<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Selandia Baru Telah Identifikasi 21 Korban Penembakan Masjid Christchurch</title><description>Keluarga korban telah menyampaikan rasa frustasi mereka atas penundaan dalam proses identifikasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch"/><item><title>Polisi Selandia Baru Telah Identifikasi 21 Korban Penembakan Masjid Christchurch</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2019 10:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch-n2tUFsl3dB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prosesi pemakaman korban penembakan masjid di Christchurch, 20 Maret 2019. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/20/18/2032493/polisi-selandia-baru-telah-identifikasi-21-korban-penembakan-masjid-christchurch-n2tUFsl3dB.jpg</image><title>Prosesi pemakaman korban penembakan masjid di Christchurch, 20 Maret 2019. (Foto: Reuters)</title></images><description>CHRISTCHURCH &amp;ndash; Kepolisian Selandia Baru pada Rabu telah merilis nama dari enam korban tewas insiden penembakan di Masjid Al Noor. Polisi juga mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi 21 korban dari serangan teror yang menewaskan 50 warga Muslim di dua masjid di Christchurch tersebut.
Komisioner Polisi Mike Bush mengatakan, 21 jasad yang telah diidentifikasi telah diserahkan kembali kepada keluarga mereka untuk dimakamkan. Autopsi jasad semua korban tewas telah selesai dan identifikasi terakhir akan selesai pada Rabu malam.
BACA JUGA: Pemakaman Korban Serangan Teroris Christchurch Mulai Digelar
Meski begitu, keluarga beberapa korban mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas tertundanya proses identifikasi yang terjadi. Dalam Islam, jasad orang yang meninggal biasanya dimakamkan dalam waktu 24 jam.
Bush mengatakan, polisi membutuhkan proses autopsi dan identifikasi untuk membuktikan penyebab kematian kepada koroner dan hakim yang menyidangkan kasus penembakan yang dianggap sebagai sebuah aksi terorisme itu.
Brenton Tarrant, pelaku penembakan di Masjid Al Noor dan Linwood telah dijatuhi tuntutan pembunuhan oleh pengadilan dan akan kembali disidangkan pada 5 April.
&quot;Anda tidak bisa dihukum karena pembunuhan tanpa sebab kematian itu. Jadi ini adalah proses yang sangat komprehensif yang harus diselesaikan dengan standar tertinggi, &amp;rdquo;kata Bush sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (20/3/2019).
BACA JUGA: Indonesia Akan Fasilitasi Perjalanan Keluarga WNI Korban Serangan Teror Christchurch ke Selandia Baru
Sampai hari ini, 29 korban yang terluka dalam penembakan Jumat pekan lalu itu masih dirawat di rumah sakit. Delapan orang di antara mereka dirawat di unit perawatan intensif, dan harus menjalani beberapa kali operasi karena luka tembak yang dialami.
Pemakaman dua korban penembakan telah digelar pada Rabu, dengan dihadiri ratusan pelayat dan sukarelawan yang datang dari daerah-daerah lain di Selandia Baru.
</description><content:encoded>CHRISTCHURCH &amp;ndash; Kepolisian Selandia Baru pada Rabu telah merilis nama dari enam korban tewas insiden penembakan di Masjid Al Noor. Polisi juga mengatakan bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi 21 korban dari serangan teror yang menewaskan 50 warga Muslim di dua masjid di Christchurch tersebut.
Komisioner Polisi Mike Bush mengatakan, 21 jasad yang telah diidentifikasi telah diserahkan kembali kepada keluarga mereka untuk dimakamkan. Autopsi jasad semua korban tewas telah selesai dan identifikasi terakhir akan selesai pada Rabu malam.
BACA JUGA: Pemakaman Korban Serangan Teroris Christchurch Mulai Digelar
Meski begitu, keluarga beberapa korban mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas tertundanya proses identifikasi yang terjadi. Dalam Islam, jasad orang yang meninggal biasanya dimakamkan dalam waktu 24 jam.
Bush mengatakan, polisi membutuhkan proses autopsi dan identifikasi untuk membuktikan penyebab kematian kepada koroner dan hakim yang menyidangkan kasus penembakan yang dianggap sebagai sebuah aksi terorisme itu.
Brenton Tarrant, pelaku penembakan di Masjid Al Noor dan Linwood telah dijatuhi tuntutan pembunuhan oleh pengadilan dan akan kembali disidangkan pada 5 April.
&quot;Anda tidak bisa dihukum karena pembunuhan tanpa sebab kematian itu. Jadi ini adalah proses yang sangat komprehensif yang harus diselesaikan dengan standar tertinggi, &amp;rdquo;kata Bush sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (20/3/2019).
BACA JUGA: Indonesia Akan Fasilitasi Perjalanan Keluarga WNI Korban Serangan Teror Christchurch ke Selandia Baru
Sampai hari ini, 29 korban yang terluka dalam penembakan Jumat pekan lalu itu masih dirawat di rumah sakit. Delapan orang di antara mereka dirawat di unit perawatan intensif, dan harus menjalani beberapa kali operasi karena luka tembak yang dialami.
Pemakaman dua korban penembakan telah digelar pada Rabu, dengan dihadiri ratusan pelayat dan sukarelawan yang datang dari daerah-daerah lain di Selandia Baru.
</content:encoded></item></channel></rss>
