<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggapi Survei Kompas, Kiai Ma'ruf: Ambil Tengah Aja</title><description>Kiai Ma'ruf pun mendorong TKN dan relawan sayap pendukung pasangan nomor urut 01 untuk digerakkan lebih efektif lagi</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja"/><item><title>Tanggapi Survei Kompas, Kiai Ma'ruf: Ambil Tengah Aja</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja</guid><pubDate>Rabu 20 Maret 2019 23:07 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja-pq7lVokfvs.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/20/605/2032843/tanggapi-survei-kompas-kiai-ma-ruf-ambil-tengah-aja-pq7lVokfvs.jpg</image><title></title></images><description>BALIKPAPAN - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin menanggapi hasil Survei Litbang Kompas tentang elektabilitas capres-cawapres 2019 yang menyatakan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11,8 persen.

&quot;Survei kan banyak kalau SMRC itu bedanya 26 (persen), itu kan 58 (persen) sana (Prabowo-Sandiaga) cuma 31 (persen) dan Kompas ya 11 (persen),&quot; ujar Kiai Ma'ruf saat ditanya wartawan di sela-sela sarafi politiknya ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (20/3/2019) malam.

Karena adanya perbedaan itu, lanjutnya, selelisih survei itu diambil jalan tengahnya saja, yaitu sekitar 20 persen.

&quot;Sekarang kita ambil tengah aja, sekitar 20 (persen) kan. Jadi ada 26, 20, ada 11. Sementara ini kita ambil yang tengah aja,&quot; kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Kiai Ma'ruf pun mendorong TKN dan relawan sayap pendukung pasangan nomor urut 01 untuk digerakkan lebih efektif lagi sehingga bisa mendongkrak elektabilitasnya.

&quot;TKN dan TKD tentu kita dorong, tapi sayap-sayap itu juga, di bawah banyak sayap. Ini relawan sayap ini juga diefektifkan,&quot; ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 37,4 persen. Selisihnya hanya 11,8 persen.

Survei tersebut dilakukan sejak 22 Februari hingga 5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia.

</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH. Ma'ruf Amin menanggapi hasil Survei Litbang Kompas tentang elektabilitas capres-cawapres 2019 yang menyatakan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11,8 persen.

&quot;Survei kan banyak kalau SMRC itu bedanya 26 (persen), itu kan 58 (persen) sana (Prabowo-Sandiaga) cuma 31 (persen) dan Kompas ya 11 (persen),&quot; ujar Kiai Ma'ruf saat ditanya wartawan di sela-sela sarafi politiknya ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (20/3/2019) malam.

Karena adanya perbedaan itu, lanjutnya, selelisih survei itu diambil jalan tengahnya saja, yaitu sekitar 20 persen.

&quot;Sekarang kita ambil tengah aja, sekitar 20 (persen) kan. Jadi ada 26, 20, ada 11. Sementara ini kita ambil yang tengah aja,&quot; kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Kiai Ma'ruf pun mendorong TKN dan relawan sayap pendukung pasangan nomor urut 01 untuk digerakkan lebih efektif lagi sehingga bisa mendongkrak elektabilitasnya.

&quot;TKN dan TKD tentu kita dorong, tapi sayap-sayap itu juga, di bawah banyak sayap. Ini relawan sayap ini juga diefektifkan,&quot; ucapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 49,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 37,4 persen. Selisihnya hanya 11,8 persen.

Survei tersebut dilakukan sejak 22 Februari hingga 5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia.

</content:encoded></item></channel></rss>
