<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elektoral Tertinggi, PDIP Genjot Kerja Maksimum Menangkan Jokowi-KH Maruf Amin</title><description>Hasto Kristiyanto meminta kepada seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai untuk terus berjuang semakin militan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin"/><item><title>Elektoral Tertinggi, PDIP Genjot Kerja Maksimum Menangkan Jokowi-KH Maruf Amin</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin</guid><pubDate>Kamis 21 Maret 2019 10:29 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin-OPiFigUhuS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/21/605/2032957/elektoral-tertinggi-pdip-genjot-kerja-maksimum-menangkan-jokowi-kh-maruf-amin-OPiFigUhuS.jpg</image><title>Foto Istimewa</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meminta kepada seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai untuk terus berjuang semakin militan, meski survey menempatkan PDIP dengan elektoral tertinggi antara 24.6 % sampai 29.2%, dan terakhir survey Kompas 26.9%.
&quot;PDIP sangat berkepentingan pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin kuat, efektif dan solid. Karena itulah dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi nomor 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB nomor 3,&quot; kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (21/3/2019).
Selain itu, kata Hasto, pihaknya akan terus meningkatkan kerjasama agar elektoral seluruh Parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bisa meningkat.
&quot;Momentum Gerindra untuk turun drastis terbuka lebar karena mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial. Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Disini tokoh-tokoh NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi,&quot; tuturnya.

Kata Hasto, Gerindra bisa turun karena berdasarkan survey Kompas, dalam waktu kampanye selama enam (6) bulan, Prabowo-Sandi HANYA mampu naik 4%. Itupun lengkap dengan tarian Pak Prabowo, hoax, dan  fitnah, serta dengan metode strategi pemenangan yang diimpor dari asing seperti fire hose of false hood.
&quot;Bayangkan saja, dilengkapi dengan fitnah dan hoax, Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4% dalam waktu 6 bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami opsimis Jokowi-KH Maruf Amin menang semakin tebal. Elektoral PDIP yang tinggi akan jadi  daya dorong maksimum bagi Jokowi-KH Maruf Amin. Terlebih kami bersama Parpol KIK lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dll memiliki  basis  kultural dan tradisional yang kuat. Survey Kompas kami tempatkan sebagai hasil bawah kemenangan Jokowi-KH Maruf Amin sebesar 56.8% sebagai target pesimis, sementara target realistis adalah 63.4%,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto meminta kepada seluruh simpatisan, anggota, dan kader partai untuk terus berjuang semakin militan, meski survey menempatkan PDIP dengan elektoral tertinggi antara 24.6 % sampai 29.2%, dan terakhir survey Kompas 26.9%.
&quot;PDIP sangat berkepentingan pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin kuat, efektif dan solid. Karena itulah dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi nomor 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB nomor 3,&quot; kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (21/3/2019).
Selain itu, kata Hasto, pihaknya akan terus meningkatkan kerjasama agar elektoral seluruh Parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bisa meningkat.
&quot;Momentum Gerindra untuk turun drastis terbuka lebar karena mengandalkan efek ekor jas, tanpa dukungan kekuatan teritorial. Dengan demikian kaki-kaki Gerindra bisa diminimkan kerjanya di lapangan. Disini tokoh-tokoh NU, PKB, dan PPP bisa bergerak bersama membendung gerak HTI yang berada di belakang Prabowo-Sandi,&quot; tuturnya.

Kata Hasto, Gerindra bisa turun karena berdasarkan survey Kompas, dalam waktu kampanye selama enam (6) bulan, Prabowo-Sandi HANYA mampu naik 4%. Itupun lengkap dengan tarian Pak Prabowo, hoax, dan  fitnah, serta dengan metode strategi pemenangan yang diimpor dari asing seperti fire hose of false hood.
&quot;Bayangkan saja, dilengkapi dengan fitnah dan hoax, Prabowo-Sandi hanya mampu naik 4% dalam waktu 6 bulan, dan sekarang tinggal 26 hari, Maka kami opsimis Jokowi-KH Maruf Amin menang semakin tebal. Elektoral PDIP yang tinggi akan jadi  daya dorong maksimum bagi Jokowi-KH Maruf Amin. Terlebih kami bersama Parpol KIK lainnya seperti Golkar, PKB, PPP dll memiliki  basis  kultural dan tradisional yang kuat. Survey Kompas kami tempatkan sebagai hasil bawah kemenangan Jokowi-KH Maruf Amin sebesar 56.8% sebagai target pesimis, sementara target realistis adalah 63.4%,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
