<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Heboh Tak Ada di DPT, Kini Wagub Sumbar Bisa Mencoblos</title><description>Sempat heboh tak masuk DPT, kini&amp;nbsp;Wagub Sumatera Barat Nasrul Abit bisa mencoblos usai masuk Daftar Pemilih Khusus (DPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos"/><item><title>Sempat Heboh Tak Ada di DPT, Kini Wagub Sumbar Bisa Mencoblos</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2019 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos-raUZINx2mF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat Hadiri Rapat Koordinasi Humas Sumbat (foto: Rus Akbar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/22/340/2033490/sempat-heboh-tak-ada-di-dpt-kini-wagub-sumbar-bisa-mencoblos-raUZINx2mF.jpg</image><title>Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat Hadiri Rapat Koordinasi Humas Sumbat (foto: Rus Akbar/Okezone)</title></images><description>PADANG - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, kini  Wagub Sumbar masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Tidak masuknya Wagub Sumbar ini di DPT sempat heboh lantaran orang nomor dua di Sumatera Barat tidak bisa memberikan hak pilihnya saat pemilu nanti.

&amp;ldquo;Soal tak terdaftar di DPT, saya tidak salahkan siapa-siapa. Sesuai hasil koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan, saya dan keluarga masuak ke DPK dan bisa memilih di TPS 5 Perumnas, Painan Timur sesuai alamat KTP antara pukul 12.00 - 13.00 WIB,&amp;rdquo; kata Nasrul, Jumat (22/3/2019).
&amp;nbsp;
Ia menduga, hal itu bisa terjadi karena petugas di lapangan mengira ia dan istri sudah pindah ke Padang setelah menjabat Wakil Gubernur. Namun, hingga saat ini ia memastikan KTP-nya masih Pesisir Selatan dan akan memberikan hak pilih di tempat tinggalnya.

&amp;ldquo;KTP saya saja masih di Kabupaten Pesisir Selatan. Nanti saya bersama istri dan satu anak saya akan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dekat rumah di Painan,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca Juga: Wagub Sumbar Tak Masuk Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019)&amp;nbsp;
Baginya persoalan sudah selesai kemarin yang terpenting, sudah seharusnya setiap masyarakat yang memiliki hak pilih juga mengurus semua ini, sehingga pelaksanaan pemilu tahun ini berjalan baik dengan tingkat partisipasi meningkat.

Wagub juga mengajak warga beramai-ramai ke TPS pada tanggal 17 April 2019 memberikan hak suara kita dalam kesinambungan pembangunan nasional.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan yang terpilih orang-orang terbaik yang mewakili kita di DPR RI, di DPD RI, DPRD provinsi dan Kabupaten/kota. Serta juga terpilih presiden dan wakil presiden republik Indonesia yang terbaik dalam memajukan pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,&amp;rdquo; katanya.

Wagub juga meminta kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat jangan sampai golput, jaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan pemilu 2019 yang jurdil, aman dan tentram tanpa tekanan dari siapa pun dilingkungan masing-masing.</description><content:encoded>PADANG - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, kini  Wagub Sumbar masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Tidak masuknya Wagub Sumbar ini di DPT sempat heboh lantaran orang nomor dua di Sumatera Barat tidak bisa memberikan hak pilihnya saat pemilu nanti.

&amp;ldquo;Soal tak terdaftar di DPT, saya tidak salahkan siapa-siapa. Sesuai hasil koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan, saya dan keluarga masuak ke DPK dan bisa memilih di TPS 5 Perumnas, Painan Timur sesuai alamat KTP antara pukul 12.00 - 13.00 WIB,&amp;rdquo; kata Nasrul, Jumat (22/3/2019).
&amp;nbsp;
Ia menduga, hal itu bisa terjadi karena petugas di lapangan mengira ia dan istri sudah pindah ke Padang setelah menjabat Wakil Gubernur. Namun, hingga saat ini ia memastikan KTP-nya masih Pesisir Selatan dan akan memberikan hak pilih di tempat tinggalnya.

&amp;ldquo;KTP saya saja masih di Kabupaten Pesisir Selatan. Nanti saya bersama istri dan satu anak saya akan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dekat rumah di Painan,&amp;rdquo; ujarnya.
(Baca Juga: Wagub Sumbar Tak Masuk Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2019)&amp;nbsp;
Baginya persoalan sudah selesai kemarin yang terpenting, sudah seharusnya setiap masyarakat yang memiliki hak pilih juga mengurus semua ini, sehingga pelaksanaan pemilu tahun ini berjalan baik dengan tingkat partisipasi meningkat.

Wagub juga mengajak warga beramai-ramai ke TPS pada tanggal 17 April 2019 memberikan hak suara kita dalam kesinambungan pembangunan nasional.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan yang terpilih orang-orang terbaik yang mewakili kita di DPR RI, di DPD RI, DPRD provinsi dan Kabupaten/kota. Serta juga terpilih presiden dan wakil presiden republik Indonesia yang terbaik dalam memajukan pembangunan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,&amp;rdquo; katanya.

Wagub juga meminta kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat jangan sampai golput, jaga keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan pemilu 2019 yang jurdil, aman dan tentram tanpa tekanan dari siapa pun dilingkungan masing-masing.</content:encoded></item></channel></rss>
