<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peneliti Litbang Kompas Prediksi Jokowi Raih 56% Suara</title><description>Jadi batas atas (suara Jokowi) menurut prediksi kami sebesar 56 persen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/25/605/2034732/peneliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/25/605/2034732/peneliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara"/><item><title>Peneliti Litbang Kompas Prediksi Jokowi Raih 56% Suara</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/25/605/2034732/peneliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/25/605/2034732/peneliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2019 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/25/605/2034732/peneiliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara-9KloqN0vE0.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Joko Widodo saat menghadiri konvensi rakyat (dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/25/605/2034732/peneiliti-litbang-kompas-prediksi-jokowi-raih-56-suara-9KloqN0vE0.JPG</image><title>Joko Widodo saat menghadiri konvensi rakyat (dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp; - Peneliti dari Litbang Kompas, Toto Suryaningtyas meramalkan raihan suara Paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak akan lebih dari 60 persen.
Toto mengatakan, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan lembaganya, perluasan data di luar data yang tersedia menyebutkan raihan suara Jokowi-Ma'ruf harus puas di angka 56 persen.
&quot;Kalau dari angka ekstrapolasi kami 56 persen. Jadi batas atas (suara Jokowi) menurut prediksi kami sebesar 56 persen,&quot; ujar Toto, di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).
Diungkapkan Toto, pada saat Jokowi memasang target meraih suara sebesar 58 hingga 62 persen di Pilpres 2019 ini. Hal itu dianggapnya kurang realistis. &quot;Angka itu agak sedikit tidak realistis,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga: Survei JSI Sebut Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Meroket)
Untuk diketahui, sebelumnya Litbang Kompas merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019. Hasilnya, elektabilitas antara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, semakin tipis. Yakni Jokowi-Ma'ruf berada di angka 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen. Adapun, 13,4 persen responden menyatakan rahasia.
Angka tersebut berbeda ketimbang survei Litbang Kompas pada Oktober 2018. Saat itu jarak elektabilitas keduanya 19,9 persen. Pasangan Jokowi-Ma'ruf mengantongi 52,6 persen dan Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, sementara 14,7 responden menyatakan rahasia.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp; - Peneliti dari Litbang Kompas, Toto Suryaningtyas meramalkan raihan suara Paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak akan lebih dari 60 persen.
Toto mengatakan, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan lembaganya, perluasan data di luar data yang tersedia menyebutkan raihan suara Jokowi-Ma'ruf harus puas di angka 56 persen.
&quot;Kalau dari angka ekstrapolasi kami 56 persen. Jadi batas atas (suara Jokowi) menurut prediksi kami sebesar 56 persen,&quot; ujar Toto, di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/3/2019).
Diungkapkan Toto, pada saat Jokowi memasang target meraih suara sebesar 58 hingga 62 persen di Pilpres 2019 ini. Hal itu dianggapnya kurang realistis. &quot;Angka itu agak sedikit tidak realistis,&quot; ungkapnya.

(Baca Juga: Survei JSI Sebut Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Meroket)
Untuk diketahui, sebelumnya Litbang Kompas merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 22 Februari hingga 5 Maret 2019. Hasilnya, elektabilitas antara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, semakin tipis. Yakni Jokowi-Ma'ruf berada di angka 49,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga 37,4 persen. Adapun, 13,4 persen responden menyatakan rahasia.
Angka tersebut berbeda ketimbang survei Litbang Kompas pada Oktober 2018. Saat itu jarak elektabilitas keduanya 19,9 persen. Pasangan Jokowi-Ma'ruf mengantongi 52,6 persen dan Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, sementara 14,7 responden menyatakan rahasia.</content:encoded></item></channel></rss>
