<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OTT KPK terhadap Direksi BUMN terkait Distribusi Pupuk</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada malam tadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk"/><item><title>OTT KPK terhadap Direksi BUMN terkait Distribusi Pupuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2019 01:37 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk-Cm0jwTbKnF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/28/337/2035902/ott-kpk-terhadap-direksi-bumn-terkait-distribusi-pupuk-Cm0jwTbKnF.jpg</image><title>Juru Bicara KPK Febri Diansyah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada malam tadi. Mereka diduga terlibat transaksi suap terkait pendistribusian pupuk melalui kapal.
&amp;ldquo;Dugaan penyerahan diindikasikan dengan distribusi pupuk, melalui kapal menggunakan kapal,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019) dini hari.
(Baca Juga:&amp;nbsp;KPK: Tak Ada Anggota DPR, Hanya Direksi BUMN dan Swasta Terjaring OTT)&amp;nbsp;

Dari OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang yang terdiri dari direksi BUMN, pihak swasta, dan pengemudi. Febri menekankan, ketujuh orang tersebut diduga terlibat mengenai transkasi itu.
&amp;ldquo;Tentu saja pihak yang diamankan ini mereka terkait distribusi pupuk tersebut,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;KPK Tangkap 7 Orang dalam Operasi Senyap di Jakarta)&amp;nbsp;
Febri melanjutkan, pihaknya masih mempunyai waktu 1x24 jam untuk mempelajari secara intensif terkait bukti awal ini sebelum akhirnya menentukan status hukum mereka.
&amp;ldquo;Semoga bisa lebih cepat sebelum 1x24 jam, karena keputusan harus ditentukan sebelum 24 jam berakhir,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring 7 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada malam tadi. Mereka diduga terlibat transaksi suap terkait pendistribusian pupuk melalui kapal.
&amp;ldquo;Dugaan penyerahan diindikasikan dengan distribusi pupuk, melalui kapal menggunakan kapal,&amp;rdquo; ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019) dini hari.
(Baca Juga:&amp;nbsp;KPK: Tak Ada Anggota DPR, Hanya Direksi BUMN dan Swasta Terjaring OTT)&amp;nbsp;

Dari OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang yang terdiri dari direksi BUMN, pihak swasta, dan pengemudi. Febri menekankan, ketujuh orang tersebut diduga terlibat mengenai transkasi itu.
&amp;ldquo;Tentu saja pihak yang diamankan ini mereka terkait distribusi pupuk tersebut,&amp;rdquo; katanya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;KPK Tangkap 7 Orang dalam Operasi Senyap di Jakarta)&amp;nbsp;
Febri melanjutkan, pihaknya masih mempunyai waktu 1x24 jam untuk mempelajari secara intensif terkait bukti awal ini sebelum akhirnya menentukan status hukum mereka.
&amp;ldquo;Semoga bisa lebih cepat sebelum 1x24 jam, karena keputusan harus ditentukan sebelum 24 jam berakhir,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
