<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bamsoet Tunggu Keterangan Resmi KPK Terkait OTT Anggota DPR</title><description>Bamsoet masih menunggu keterangan resmi KPK terkait OTT yang menjaring anggota DPR RI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr"/><item><title>Bamsoet Tunggu Keterangan Resmi KPK Terkait OTT Anggota DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2019 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr-ZOAtQWo1Ae.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/28/337/2036046/bamsoet-tunggu-keterangan-resmi-kpk-terkait-ott-anggota-dpr-ZOAtQWo1Ae.jpg</image><title>Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. </title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengaku belum mengetahui pasti adanya anggota dewan dari Fraksi Golkar yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap di Jakarta, pada Rabu, 27 Maret 2019 malam.

Ia mengaku akan mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut. &quot;Masih ada berita simpang siur. Saya akan cek kebenarannya,&quot; katanya saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Saat ini, dirinya masih menunggu keterangan resmi dari KPK terkait OTT tersebut. &quot;Penegak hukum masih punya waktu 1x24 jam jadi tunggu secara resmi,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 8 orang terjaring OTT tim Satgas KPK pada Rabu 27 Maret malam hingga Kamis, 28 Maret 2019 dini hari. Kedelapan orang yang terjerat operasi senyap itu berasal pihak BUMN, pihak swasta, sopir, hingga salah satu anggota DPR RI.



&quot;Dini hari tadi, KPK mengamankan 1 orang anggota DPR-RI,&quot; ucap Juru Bicara KPK,. Febri Diansyah, terpisah.

Disinyalir, satu Anggota DPR RI tersebut berasal &amp;lrm;dari Komisi VI fraksi Golkar. Namun, Febri masih enggan menjelaskan lebih detail siapa oknum Anggota DPR yang ikut diamankan tersebut.

(Baca Juga : KPK Pastikan 1 Anggota DPR RI dari 8 Orang yang Terjaring OTT di Jakarta)

Operasi senyap ini disinyalir terkait dengan kasus dugaan suap jasa angkut pupuk PT Pupuk Indonesia oleh kapal milik PT Humpuss.

KPK sendiri mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum delapan orang tersebut.&amp;lrm; Rencananya, KPK akan menggelar konferensi p&amp;lrm;ers terkait OTT tersebut pada hari ini.

(Baca Juga : KPK Sita Uang Dolar Amerika dan Alphard dari OTT Direksi BUMN)

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengaku belum mengetahui pasti adanya anggota dewan dari Fraksi Golkar yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap di Jakarta, pada Rabu, 27 Maret 2019 malam.

Ia mengaku akan mengecek terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut. &quot;Masih ada berita simpang siur. Saya akan cek kebenarannya,&quot; katanya saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Saat ini, dirinya masih menunggu keterangan resmi dari KPK terkait OTT tersebut. &quot;Penegak hukum masih punya waktu 1x24 jam jadi tunggu secara resmi,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 8 orang terjaring OTT tim Satgas KPK pada Rabu 27 Maret malam hingga Kamis, 28 Maret 2019 dini hari. Kedelapan orang yang terjerat operasi senyap itu berasal pihak BUMN, pihak swasta, sopir, hingga salah satu anggota DPR RI.



&quot;Dini hari tadi, KPK mengamankan 1 orang anggota DPR-RI,&quot; ucap Juru Bicara KPK,. Febri Diansyah, terpisah.

Disinyalir, satu Anggota DPR RI tersebut berasal &amp;lrm;dari Komisi VI fraksi Golkar. Namun, Febri masih enggan menjelaskan lebih detail siapa oknum Anggota DPR yang ikut diamankan tersebut.

(Baca Juga : KPK Pastikan 1 Anggota DPR RI dari 8 Orang yang Terjaring OTT di Jakarta)

Operasi senyap ini disinyalir terkait dengan kasus dugaan suap jasa angkut pupuk PT Pupuk Indonesia oleh kapal milik PT Humpuss.

KPK sendiri mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum delapan orang tersebut.&amp;lrm; Rencananya, KPK akan menggelar konferensi p&amp;lrm;ers terkait OTT tersebut pada hari ini.

(Baca Juga : KPK Sita Uang Dolar Amerika dan Alphard dari OTT Direksi BUMN)

</content:encoded></item></channel></rss>
