<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tahun Politik, Menkominfo Akui Hoax Melesat Tinggi di Medsos   </title><description>Memasuki era digital produksi berita bohong atau hoax terus berkembang pesat di Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos"/><item><title> Tahun Politik, Menkominfo Akui Hoax Melesat Tinggi di Medsos   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2019 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos-tulxMMDsbY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/28/605/2036115/tahun-politik-menkominfo-akui-hoax-melesat-tinggi-di-medsos-tulxMMDsbY.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, memasuki era digital produksi berita bohong atau hoax terus berkembang pesat di Indonesia.

&quot;Pantauan kami, hoax itu meningkat cepat. Desember naik 75 persen masuk bulan Januari 350 lebih, baru yang terverifikasi dan tervalidasi. Polri juga ikut serta dalam memvalidasi hoax,&quot; kata Rudiantara di diskusi bertajuk 'Melawan Hoax untuk Menciptakan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Media Sosial', Kamis (28/3/2019).

Dikatakannya, katagori hoax paling banyak yakni hoax berkaitan tentang Politik disusul soal agama, dan seterusnya.

&quot;Paling banyak politik, baru ke agama dan lainnya. Ini mungkin karena tahun politik. Ini pesta, tapi tidak menunjukkan pesta, melainkan berantem,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Oleh karenanya, pemerintah terus berputar otak untuk meredam berita-berita hoax, sebab hoax tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat kota melainkan ke masyarakat desa.

&quot;Kami melakukan profailing, menangkap informasi publik, Kami juga bekerjasama dengan Polisi untuk melakukan tindakan di dunia nyata, karena di dunia maya semua jejaknya ada,&quot; ujarnya.

Terakhir, Rudi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berperan melawan berita hoaks yang dapat memecahkan persatuan.

&quot;Ayo kita perangi hoax, sayangilah pulsa kita jangan sampai tersedot untuk hal negatif. Bahkan sekarang banyak menghasut antar golongan, dan agama,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, memasuki era digital produksi berita bohong atau hoax terus berkembang pesat di Indonesia.

&quot;Pantauan kami, hoax itu meningkat cepat. Desember naik 75 persen masuk bulan Januari 350 lebih, baru yang terverifikasi dan tervalidasi. Polri juga ikut serta dalam memvalidasi hoax,&quot; kata Rudiantara di diskusi bertajuk 'Melawan Hoax untuk Menciptakan Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Media Sosial', Kamis (28/3/2019).

Dikatakannya, katagori hoax paling banyak yakni hoax berkaitan tentang Politik disusul soal agama, dan seterusnya.

&quot;Paling banyak politik, baru ke agama dan lainnya. Ini mungkin karena tahun politik. Ini pesta, tapi tidak menunjukkan pesta, melainkan berantem,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Oleh karenanya, pemerintah terus berputar otak untuk meredam berita-berita hoax, sebab hoax tidak hanya terjadi di kalangan masyarakat kota melainkan ke masyarakat desa.

&quot;Kami melakukan profailing, menangkap informasi publik, Kami juga bekerjasama dengan Polisi untuk melakukan tindakan di dunia nyata, karena di dunia maya semua jejaknya ada,&quot; ujarnya.

Terakhir, Rudi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berperan melawan berita hoaks yang dapat memecahkan persatuan.

&quot;Ayo kita perangi hoax, sayangilah pulsa kita jangan sampai tersedot untuk hal negatif. Bahkan sekarang banyak menghasut antar golongan, dan agama,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
