<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD DKI Minta PT MRT Gencar Sosialisasikan Cara Bertransportasi yang Santun </title><description>Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta kepada PT MRT Jakarta untuk lebih gencar lakukan sosialisasi tata cara bertransportasi yang baik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun"/><item><title>DPRD DKI Minta PT MRT Gencar Sosialisasikan Cara Bertransportasi yang Santun </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun</guid><pubDate>Sabtu 30 Maret 2019 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun-M7xHP64Mmn.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Para calon penumpang MRT Jakarta (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/30/338/2036942/dprd-dki-minta-pt-mrt-gencar-sosialisasikan-cara-bertransportasi-yang-santun-M7xHP64Mmn.JPG</image><title>Para calon penumpang MRT Jakarta (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta kepada PT MRT Jakarta untuk lebih gencar lakukan sosialisasi tata cara bertransportasi yang baik kepada masyarakat Ibu Kota. Hal itu diminta agar para pengguna MRT tidak lagi bertingkah kampungan alias norak saat berada di area stasiun dan rangkaian kereta.
&quot;Kami meminta kepada PT MRT untuk lebih memperbanyak petugas di dalam stasiun dan kereta,&quot; kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, di media sosial sempat heboh soal perilaku penumpang MRT Jakarta. Dalam sebuah akun di media sosial tersebar foto seorang ibu-ibu yang bergelantungan di dalam MRT sementara ada teman yang memfotonya.
Ada juga seorang ibu juga yang justru menaruh kakinya di kursi sementara banyak kursi kosong. Netizen juga jengkel karena ada sekelompok orang yang makan bareng di lantai dalam stasiun.

Menurut dia, peristiwa itu tak akan terjadi bila PT MRT menaruh lebih banyak petugas di sana. Sehingga, mereka bisa menegur dan memberitahu etika yang baik ketika menggunakan moda transportasi massal berbasis rel itu.
&quot;Kalau banyak petugas di sana, pastinya kejadian seperti itu tidak akan terjadi,&quot; ujarnya.
Meski begitu, ia meminta kepada masyarakat atau netizen tak meperolok-olok perilaku semacam itu. Dia menilai pelanggaran itu sebagai proses pembelajaran.

Politikus PKS ini juga menambahkan, orang-orang yang makan di stasiun MRT, menginjak kursi, dan membuang sampah sembarangan tidak sepatutnya diviralkan di media sosial dengan komentar negatif, terlebih wajahnya terpampang jelas di sana.
&quot;Semua orang pasti mengalami pembelajaran. Jangan lagi ada penyebaran foto-foto seperti itu. Lebih baik ketika melihat kayak itu, langsung saja menegurnya,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta kepada PT MRT Jakarta untuk lebih gencar lakukan sosialisasi tata cara bertransportasi yang baik kepada masyarakat Ibu Kota. Hal itu diminta agar para pengguna MRT tidak lagi bertingkah kampungan alias norak saat berada di area stasiun dan rangkaian kereta.
&quot;Kami meminta kepada PT MRT untuk lebih memperbanyak petugas di dalam stasiun dan kereta,&quot; kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi kepada Okezone, beberapa waktu lalu.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, di media sosial sempat heboh soal perilaku penumpang MRT Jakarta. Dalam sebuah akun di media sosial tersebar foto seorang ibu-ibu yang bergelantungan di dalam MRT sementara ada teman yang memfotonya.
Ada juga seorang ibu juga yang justru menaruh kakinya di kursi sementara banyak kursi kosong. Netizen juga jengkel karena ada sekelompok orang yang makan bareng di lantai dalam stasiun.

Menurut dia, peristiwa itu tak akan terjadi bila PT MRT menaruh lebih banyak petugas di sana. Sehingga, mereka bisa menegur dan memberitahu etika yang baik ketika menggunakan moda transportasi massal berbasis rel itu.
&quot;Kalau banyak petugas di sana, pastinya kejadian seperti itu tidak akan terjadi,&quot; ujarnya.
Meski begitu, ia meminta kepada masyarakat atau netizen tak meperolok-olok perilaku semacam itu. Dia menilai pelanggaran itu sebagai proses pembelajaran.

Politikus PKS ini juga menambahkan, orang-orang yang makan di stasiun MRT, menginjak kursi, dan membuang sampah sembarangan tidak sepatutnya diviralkan di media sosial dengan komentar negatif, terlebih wajahnya terpampang jelas di sana.
&quot;Semua orang pasti mengalami pembelajaran. Jangan lagi ada penyebaran foto-foto seperti itu. Lebih baik ketika melihat kayak itu, langsung saja menegurnya,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
