<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri: Terduga Teroris Bandung Satu Jaringan dengan Abu Hamzah</title><description>Mabes Polri menyatakan bahwa terduga teroris yang ditangkap di Bandung, Jawa Barat masih satu jaringan dengan Abu Hamzah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah"/><item><title>Polri: Terduga Teroris Bandung Satu Jaringan dengan Abu Hamzah</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah</guid><pubDate>Senin 01 April 2019 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah-8WIAYcS2VQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/01/337/2037861/polri-terduga-teroris-bandung-satu-jaringan-dengan-abu-hamzah-8WIAYcS2VQ.jpg</image><title>Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mabes Polri menyatakan bahwa terduga teroris yang ditangkap di Bandung, Jawa Barat yakni Wisnu Putra alias Syahid merupakan bagian dari jaringan terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara, Husain alias Abu Hamzah (AH).
&quot;Keterkaitan dengan jaringan Sibolga mereka berkolaborasi di antara jaringan Sibolga, Lampung dan jaringan JAD di Jawa Barat,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).
Kolaborasi yang dimaksud adalah para terduga teroris ini sama-sama memiliki rencana untuk merampok uang di salah satu bank di Jawa Timur. Tujuannya, mengumpulkan dana demi kepentingan aksi kegiatan yang mereka sebut sebagai &quot;amaliyah&quot;.
&quot;Akan lakukan aksi FAI atau amaliyah di wilayah Jatim. Targetnya jelas masih kumpulkan dana dalam rangka lakukan aksi secara masif yaitu mobil pengisian ATM yang jadi sasaran mereka,&quot; tuturnya.

Dedi mengungkapkan, dari hasil pengembangan sementara, diketahui masih terdapat enam sampai delapan orang lainnya yang terlibat dalam kelompok JAD tersebut. Saat ini, Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan pengejaran terhadap para tersangka lain.
&quot;Ini masih dalam pengejaran Densus 88,&quot; ucap jenderal bintang satu polisi ini.
Menurutnya, terduga teroris di Bandung sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan aksi amaliyah. Bahkan, Syahid juga telah memberikan kode kepada para kelompok JAD lainnya mengenai kesiapan aksinya tersebut.
&quot;Informasi dari akhi Syahid mengatakan; 'kuda-kuda sudah siap' yang diasumsikan orang dan senjata untuk amaliyah sudah siap,&quot; kata Dedi.</description><content:encoded>JAKARTA - Mabes Polri menyatakan bahwa terduga teroris yang ditangkap di Bandung, Jawa Barat yakni Wisnu Putra alias Syahid merupakan bagian dari jaringan terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara, Husain alias Abu Hamzah (AH).
&quot;Keterkaitan dengan jaringan Sibolga mereka berkolaborasi di antara jaringan Sibolga, Lampung dan jaringan JAD di Jawa Barat,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019).
Kolaborasi yang dimaksud adalah para terduga teroris ini sama-sama memiliki rencana untuk merampok uang di salah satu bank di Jawa Timur. Tujuannya, mengumpulkan dana demi kepentingan aksi kegiatan yang mereka sebut sebagai &quot;amaliyah&quot;.
&quot;Akan lakukan aksi FAI atau amaliyah di wilayah Jatim. Targetnya jelas masih kumpulkan dana dalam rangka lakukan aksi secara masif yaitu mobil pengisian ATM yang jadi sasaran mereka,&quot; tuturnya.

Dedi mengungkapkan, dari hasil pengembangan sementara, diketahui masih terdapat enam sampai delapan orang lainnya yang terlibat dalam kelompok JAD tersebut. Saat ini, Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan pengejaran terhadap para tersangka lain.
&quot;Ini masih dalam pengejaran Densus 88,&quot; ucap jenderal bintang satu polisi ini.
Menurutnya, terduga teroris di Bandung sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan aksi amaliyah. Bahkan, Syahid juga telah memberikan kode kepada para kelompok JAD lainnya mengenai kesiapan aksinya tersebut.
&quot;Informasi dari akhi Syahid mengatakan; 'kuda-kuda sudah siap' yang diasumsikan orang dan senjata untuk amaliyah sudah siap,&quot; kata Dedi.</content:encoded></item></channel></rss>
