<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPN Prabowo-Sandi Harap KPU Segera Selesaikan Masalah DPT Pemilu 2019</title><description>Kubu Prabowo-Sandi harap KPU segera selesaikan masalah DPT Pemilu 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019"/><item><title>BPN Prabowo-Sandi Harap KPU Segera Selesaikan Masalah DPT Pemilu 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019</guid><pubDate>Senin 01 April 2019 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019-XPW6k9j47G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Harits Tryan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/01/605/2037779/bpn-prabowo-sandi-harap-kpu-segera-selesaikan-masalah-dpt-pemilu-2019-XPW6k9j47G.jpg</image><title>(Foto: Harits Tryan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, pihaknya akan terus mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyempurnakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.
Hal itu, kata Hashim, sebagai bentuk kepedulian BPN agar Pemilu 2019 berjalan dengan adil dan berkualitas bagi masyarakat.
&quot;BPN punya kepedulian yang tinggi agar pemilu serentak 2019 terselenggara dengan adil dan berkualitas. Ini untuk kepentingan negara dan juga kepentingan rakyat Indonesia,&quot; ujar Hashim saat menggelar konferensi pers terkait DPT 2019 di Ayana Hotel Midplaz, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).
Adik kandung Prabowo Subianto itu mengatakan adanya berbagai persoalan serius, seperti dugaan jutaan data invalid sehingga dikhawatirkan membuat pemilu berpotensi memiliki masalah.

Untuk itulah, BPN dan semua pihak sangat berharap berbagai persoalan tersebut bisa diatasi, khususnya oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu. Mengingat pihaknya sudah beberapa kali mendatangi KPU terkait masalah DPT.
&quot;Dari semua masalah tersebut, berapa banyak persoalan yang bisa teratasi, dan apakah yang bermasalah tersebut sudah dicoret dari DPT sehingga ada perbaikan DPT, atau apa langkah kongkret KPU menyelesaikan masalah masalah tersebut?&quot; kata Hashim.
(Baca juga: Disebut Prabowo 'Terlalu Lemah', Seberapa Kuat Sistem Pertahanan Indonesia?)
Terkait waktu pemilu serentak yang kurang lebih 16 hari lagi, Hashim mendorong KPU untuk bekerja secara maksimal agar DPT di TPS-TPS yang berpotensi bermasalah mendapat perhatian yang sangat khusus, daftar ganda yang ada agar dicoret.
&quot;Misalnya usia yang di bawah 17 tahun, perlu diverifikasi di lapangan dan usia 90 tahun ke atas juga perlu dilakukan banyak sampling terhadap persoalan di atas. Semua persoalan ini juga perlu dilaporkan secara terbuka kepada partai peserta pemilu, agar kelak sebelum pemilu serentak terjadi, berbagai persoalan ini bisa diselesaikan oleh pihak pihak terkait,&quot; ujar Hashim.
Selain itu, Hashim menilai Pemilu 2019 berpotensi menjadi kurang berkualitas karena masih banyak masalah dalam DPT yang belum terselesaikan.
&quot;Dan BPN Prabowo-Sandi sudah melaporkan berbagai masalah tersebut ke KPU dan Bawaslu, namun hingga hari ini berbagai persoalan tersebut masih belum terselesaikan dengan baik. Sementara waktu menjelang pemilu tinggal beberapa hari lagi,&quot; kata dia.
Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada KPU yang sudah mau menerima masukan dari BPN mengenai DPT yang bermasalah itu.
&quot;Tapi kami sangat mengapresiasi KPU yang terus melakukan perbaikan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo menyatakan, pihaknya akan terus mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyempurnakan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.
Hal itu, kata Hashim, sebagai bentuk kepedulian BPN agar Pemilu 2019 berjalan dengan adil dan berkualitas bagi masyarakat.
&quot;BPN punya kepedulian yang tinggi agar pemilu serentak 2019 terselenggara dengan adil dan berkualitas. Ini untuk kepentingan negara dan juga kepentingan rakyat Indonesia,&quot; ujar Hashim saat menggelar konferensi pers terkait DPT 2019 di Ayana Hotel Midplaz, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2019).
Adik kandung Prabowo Subianto itu mengatakan adanya berbagai persoalan serius, seperti dugaan jutaan data invalid sehingga dikhawatirkan membuat pemilu berpotensi memiliki masalah.

Untuk itulah, BPN dan semua pihak sangat berharap berbagai persoalan tersebut bisa diatasi, khususnya oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu. Mengingat pihaknya sudah beberapa kali mendatangi KPU terkait masalah DPT.
&quot;Dari semua masalah tersebut, berapa banyak persoalan yang bisa teratasi, dan apakah yang bermasalah tersebut sudah dicoret dari DPT sehingga ada perbaikan DPT, atau apa langkah kongkret KPU menyelesaikan masalah masalah tersebut?&quot; kata Hashim.
(Baca juga: Disebut Prabowo 'Terlalu Lemah', Seberapa Kuat Sistem Pertahanan Indonesia?)
Terkait waktu pemilu serentak yang kurang lebih 16 hari lagi, Hashim mendorong KPU untuk bekerja secara maksimal agar DPT di TPS-TPS yang berpotensi bermasalah mendapat perhatian yang sangat khusus, daftar ganda yang ada agar dicoret.
&quot;Misalnya usia yang di bawah 17 tahun, perlu diverifikasi di lapangan dan usia 90 tahun ke atas juga perlu dilakukan banyak sampling terhadap persoalan di atas. Semua persoalan ini juga perlu dilaporkan secara terbuka kepada partai peserta pemilu, agar kelak sebelum pemilu serentak terjadi, berbagai persoalan ini bisa diselesaikan oleh pihak pihak terkait,&quot; ujar Hashim.
Selain itu, Hashim menilai Pemilu 2019 berpotensi menjadi kurang berkualitas karena masih banyak masalah dalam DPT yang belum terselesaikan.
&quot;Dan BPN Prabowo-Sandi sudah melaporkan berbagai masalah tersebut ke KPU dan Bawaslu, namun hingga hari ini berbagai persoalan tersebut masih belum terselesaikan dengan baik. Sementara waktu menjelang pemilu tinggal beberapa hari lagi,&quot; kata dia.
Meski begitu, ia tetap memberikan apresiasi kepada KPU yang sudah mau menerima masukan dari BPN mengenai DPT yang bermasalah itu.
&quot;Tapi kami sangat mengapresiasi KPU yang terus melakukan perbaikan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
