<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersiap Jadi Negara Mitra, Delegasi Indonesia Hadiri Hannover Messe 2019</title><description>Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM), Thomas Lembong menghadiri Hanover Messe 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019"/><item><title>Bersiap Jadi Negara Mitra, Delegasi Indonesia Hadiri Hannover Messe 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 06:42 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019-xzD4m1Frmw.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM, Thomas Lembong beserta delegasi Indonesia hadiri Hannover Messe 2019 (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/18/2038062/bersiap-jadi-negara-mitra-delegasi-indonesia-hadiri-hannover-messe-2019-xzD4m1Frmw.JPG</image><title>Kepala BKPM, Thomas Lembong beserta delegasi Indonesia hadiri Hannover Messe 2019 (Foto: Ist)</title></images><description>HANNOVER - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM), Thomas Lembong didampingi Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno beserta delegasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menghadiri pameran teknologi industri terbesar di dunia, Hannover Messe 2019.
Pameran tahun ini dibuka langsung oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Perdana Menteri Swedia, Stean L&amp;ouml;fven, pada 31 Maret 2019 lalu. Swedia merupakan negara Mitra Hannover Messe 2019.
Membuka ameran, Kanselir Merkel menggarisbawahi pentingnya peranan artificial intelligence (AI) untuk kemajuan industri 4.0. &amp;ldquo;AI akan menopang Revolusi Industri Keempatdan untuk itu strateginya perlu terus dikembangkan,&quot; kata Merkel, dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (2/4/2019).
Selain AI, peran jaringan 5G bagi Industri 4.0 menurutnya juga menjadi perhatian Jerman. Bagi Jerman, standard 5G harus dikaji secara utuh dan menyeluruh terutama dari sisi keamanannya. Adapun pabrikan atau penyedia teknologinya bisa dari negara manasaja. Jerman dan UE saat ini tengah menyusun standard jaringan 5G yang tepat bagi Eropa.
Sementara itu, PM Lofven memuji kecanggihan industri Jerman yang berhasil mengembangkan teknik otomasi, sistem siber dan cognitive computing. &amp;ldquo;Dahulu teknologi-teknologi ini hanya sebatas kemungkinan. Tapi saat ini menjadi syarat standard bagi para perusahaan yang ingin memertahankan posisinya di dunia industri global,&quot; kata PM Lofven.

Sebagai negara mitra Hannover Messe 2019, Swedia membawa 160 perusahaan untuk menjalin kemitraan bisnis dengan perusahaan dari negara lainnya. Setiap tahunnya, pameran ini rata-rata dihadiri sekitar 6.500 peserta dan 300 ribu pengunjung dari 75 negara.
Kehadiran Kepala BKPM pada Hannover Messe 2019 yang mewakili Menteri Perindustrian RI memiliki arti tersendiri bagi Indonesia. Di sela pameran yang berlangsung hingga 5 April 2019 ini, akan dilakukan serah terima negara mitra Hannover Messe dari Swedia ke Indonesia. Indonesia telah terpilih menjadi negara mitra untuk penyelenggaraan pameran tahun 2020 dan menjadi negara pertama di ASEAN.
Menghadiri pameran tahun ini, Kepala BKPM, Thomas Lembong melihat secara langsung banyaknya inovasi teknologi di bidang energi, teknologi berkelanjutan dan otomasi produksi. Selain tu, Kepala BKPM, Thomas Lembong juga bertemu dengan Dirjen United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) yang membahas kerjasama investasi dan industri.
Kepala BKPM menyatakan bahwa Indonesia siap bekerjasama dengan UNIDO di bidang peningkatan kemampuan sumber daya manusia, industri dan teknologi. Kerjasama tersebut antara lain diwujudkan melalui pengembangan pendidikan vokasi. Bak gayung bersambut, Dirjen UNIDO pun mendukung gagasan ini dan berjanji akan menindaklanjutinya.</description><content:encoded>HANNOVER - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM), Thomas Lembong didampingi Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno beserta delegasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menghadiri pameran teknologi industri terbesar di dunia, Hannover Messe 2019.
Pameran tahun ini dibuka langsung oleh Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Perdana Menteri Swedia, Stean L&amp;ouml;fven, pada 31 Maret 2019 lalu. Swedia merupakan negara Mitra Hannover Messe 2019.
Membuka ameran, Kanselir Merkel menggarisbawahi pentingnya peranan artificial intelligence (AI) untuk kemajuan industri 4.0. &amp;ldquo;AI akan menopang Revolusi Industri Keempatdan untuk itu strateginya perlu terus dikembangkan,&quot; kata Merkel, dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (2/4/2019).
Selain AI, peran jaringan 5G bagi Industri 4.0 menurutnya juga menjadi perhatian Jerman. Bagi Jerman, standard 5G harus dikaji secara utuh dan menyeluruh terutama dari sisi keamanannya. Adapun pabrikan atau penyedia teknologinya bisa dari negara manasaja. Jerman dan UE saat ini tengah menyusun standard jaringan 5G yang tepat bagi Eropa.
Sementara itu, PM Lofven memuji kecanggihan industri Jerman yang berhasil mengembangkan teknik otomasi, sistem siber dan cognitive computing. &amp;ldquo;Dahulu teknologi-teknologi ini hanya sebatas kemungkinan. Tapi saat ini menjadi syarat standard bagi para perusahaan yang ingin memertahankan posisinya di dunia industri global,&quot; kata PM Lofven.

Sebagai negara mitra Hannover Messe 2019, Swedia membawa 160 perusahaan untuk menjalin kemitraan bisnis dengan perusahaan dari negara lainnya. Setiap tahunnya, pameran ini rata-rata dihadiri sekitar 6.500 peserta dan 300 ribu pengunjung dari 75 negara.
Kehadiran Kepala BKPM pada Hannover Messe 2019 yang mewakili Menteri Perindustrian RI memiliki arti tersendiri bagi Indonesia. Di sela pameran yang berlangsung hingga 5 April 2019 ini, akan dilakukan serah terima negara mitra Hannover Messe dari Swedia ke Indonesia. Indonesia telah terpilih menjadi negara mitra untuk penyelenggaraan pameran tahun 2020 dan menjadi negara pertama di ASEAN.
Menghadiri pameran tahun ini, Kepala BKPM, Thomas Lembong melihat secara langsung banyaknya inovasi teknologi di bidang energi, teknologi berkelanjutan dan otomasi produksi. Selain tu, Kepala BKPM, Thomas Lembong juga bertemu dengan Dirjen United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) yang membahas kerjasama investasi dan industri.
Kepala BKPM menyatakan bahwa Indonesia siap bekerjasama dengan UNIDO di bidang peningkatan kemampuan sumber daya manusia, industri dan teknologi. Kerjasama tersebut antara lain diwujudkan melalui pengembangan pendidikan vokasi. Bak gayung bersambut, Dirjen UNIDO pun mendukung gagasan ini dan berjanji akan menindaklanjutinya.</content:encoded></item></channel></rss>
