<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seorang Guru TK di China Ditahan Setelah Diduga Racuni 23 Muridnya</title><description>Zat kimia natrium nitrit diduga sebagai penyebab para siswa keracunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya"/><item><title>Seorang Guru TK di China Ditahan Setelah Diduga Racuni 23 Muridnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya-F6w6akD8H6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: South China Morning Post.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/18/2038136/seorang-guru-tk-di-china-ditahan-setelah-diduga-racuni-23-muridnya-F6w6akD8H6.jpg</image><title>Foto: South China Morning Post.</title></images><description>JIAOZUO - Dua puluh tiga siswa di sebuah taman kanak-kanak di bagian tengah China dilarikan ke rumah sakit pekan lalu setelah seorang guru diduga meracuni sarapan bubur mereka.
Kantor berita Xinhua dengan mengutip pejabat setempat melaporkan bahwa seorang guru di sekolah yang terletak di Kota Jiaozuo Provinsi Henan yang diidentifikasi dengan marga Wang telah ditahan setelah insiden tersebut.
Laporan dari Beijing News menyebutkan bahwa pada 27 Maret para siswa mulai muntah-muntah dan pingsan setelah sarapan. Salah seorang orangtua murid mengatakan bahwa dia bergegas ke rumah sakit setelah mendapat panggilan dari sekolah dan menemukan dokter telah memompa perut anaknya.
Salah satu murid masih berada di rumah sakit dengan gejala keracunan yang &amp;ldquo;parah&amp;rdquo;, sementara tujuh lainnya masih mendapat pengawasan. Demikain diwartakan AFP, Selasa (2/4/2019).
Laporan Xinhua tidak menyebutkan usai murid yang keracunan, tetapi biasanya siswa taman kanak-kanak di China berusia antara tiga sampai enam tahun.
Penyelidikan awal telah mengungkapkan bahwa keracunan disebabkan oleh natrium nitrit, sebuah zat kimia yang digunakan untuk mengawetkan daging. Dalam jumlah besar, zat tersebut dapat menyebabkan keracunan.
Insiden di Jiaozuo itu terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Beijing menetapkan aturan agar pejabat sekolah ikut makan bersama siswa di kantin guna memastikan keamanan makanan yang di9konsumsi.
Sekolah di China sekarang juga diwajibkan untuk secara terbuka mengidentifikasi sumber dan pemasok makanan, serta membuat sistem pencegahan dan pengendalian risiko.
</description><content:encoded>JIAOZUO - Dua puluh tiga siswa di sebuah taman kanak-kanak di bagian tengah China dilarikan ke rumah sakit pekan lalu setelah seorang guru diduga meracuni sarapan bubur mereka.
Kantor berita Xinhua dengan mengutip pejabat setempat melaporkan bahwa seorang guru di sekolah yang terletak di Kota Jiaozuo Provinsi Henan yang diidentifikasi dengan marga Wang telah ditahan setelah insiden tersebut.
Laporan dari Beijing News menyebutkan bahwa pada 27 Maret para siswa mulai muntah-muntah dan pingsan setelah sarapan. Salah seorang orangtua murid mengatakan bahwa dia bergegas ke rumah sakit setelah mendapat panggilan dari sekolah dan menemukan dokter telah memompa perut anaknya.
Salah satu murid masih berada di rumah sakit dengan gejala keracunan yang &amp;ldquo;parah&amp;rdquo;, sementara tujuh lainnya masih mendapat pengawasan. Demikain diwartakan AFP, Selasa (2/4/2019).
Laporan Xinhua tidak menyebutkan usai murid yang keracunan, tetapi biasanya siswa taman kanak-kanak di China berusia antara tiga sampai enam tahun.
Penyelidikan awal telah mengungkapkan bahwa keracunan disebabkan oleh natrium nitrit, sebuah zat kimia yang digunakan untuk mengawetkan daging. Dalam jumlah besar, zat tersebut dapat menyebabkan keracunan.
Insiden di Jiaozuo itu terjadi hanya berselang beberapa hari setelah Beijing menetapkan aturan agar pejabat sekolah ikut makan bersama siswa di kantin guna memastikan keamanan makanan yang di9konsumsi.
Sekolah di China sekarang juga diwajibkan untuk secara terbuka mengidentifikasi sumber dan pemasok makanan, serta membuat sistem pencegahan dan pengendalian risiko.
</content:encoded></item></channel></rss>
