<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 21 Kali Gempa di Awal April</title><description>Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih berstatus waspada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 21 Kali Gempa di Awal April</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april-EnbW5GyhfV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/337/2038133/gunung-anak-krakatau-digoyang-21-kali-gempa-di-awal-april-EnbW5GyhfV.jpg</image><title>Gunung Anak Krakatau (Foto Dispar Banten)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami 21 kali gempa pada Senin 1 April 2019. Intensitas gempa menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang dilanda 46 kali gempa. Namun, status gunung api di Selat Sunda, Lampung itu masih waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, berdasarkan rekaman seismograf pada Senin kemarin, Gunung Anak Krakatau mengalami 15 kali gempa embusan, tiga gempa vulkanik dangkal, dua gempa low frequency dan sekali gempa tektonik jauh.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, tidak teramati asap kawah utama. Angin bertiup lemah ke utara dan arah timur laut,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (2/4/2019).
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau tingkat aktivitasnya turun menjadi waspada sejak 25 Maret 2019, setelah sebelumnya berstatus siaga sejak 18 Juni 2018.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau mengalami 21 kali gempa pada Senin 1 April 2019. Intensitas gempa menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang dilanda 46 kali gempa. Namun, status gunung api di Selat Sunda, Lampung itu masih waspada atau level II.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, berdasarkan rekaman seismograf pada Senin kemarin, Gunung Anak Krakatau mengalami 15 kali gempa embusan, tiga gempa vulkanik dangkal, dua gempa low frequency dan sekali gempa tektonik jauh.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, tidak teramati asap kawah utama. Angin bertiup lemah ke utara dan arah timur laut,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (2/4/2019).
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati dalam radius 2 kilometer dari kawah Gunung Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau tingkat aktivitasnya turun menjadi waspada sejak 25 Maret 2019, setelah sebelumnya berstatus siaga sejak 18 Juni 2018.

</content:encoded></item></channel></rss>
