<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei New Indonesia Unggulkan Prabowo, TKN: Kami Tak Ingin seperti BPN Tukang Gugat</title><description>&amp;nbsp;
Jubir TKN Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya tidak ingin menggugat hasil atau metodologi survei New Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat"/><item><title>Survei New Indonesia Unggulkan Prabowo, TKN: Kami Tak Ingin seperti BPN Tukang Gugat</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat-WEiTjbXqql.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038134/survei-new-indonesia-unggulkan-prabowo-tkn-kami-tak-ingin-seperti-bpn-tukang-gugat-WEiTjbXqql.jpg</image><title>Jubir TKN Ace Hasan Syadzily (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hasil survei New Indonesia yang mengunggulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan elektabilitas 51,8% ditanggapi datar oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf. Meski, elektabilitas pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf hanya 44,2%.
Jubir TKN Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya tidak ingin menggugat hasil atau metodologi survei New Indonesia.
&quot;Kami menyambut baik ada lembaga survei yang berbeda, ada dinamika, mungkin juga menggunakan metodologi paling mutakhir sehingga berbeda jauh dengan hasil survei mayoritas lembaga survei lainnya,&quot; kata Ace di Jakarta, Senin (1/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Hoaks Jelang Pilpres, Penebarnya Kebanyakan Kaum Ibu-Ibu)&amp;nbsp;

Ace beranggapan pasti ada metodologi survei yang dapat di pertanggungjawaban oleh New Indonesia. TKN yakin masyarakat sudah cerdas dan bisa menilai sendiri penayangan hasil survei sejenis yang mengunggulkan Prabowo-Sandiaga seperti kejar tayang.

&quot;Namun, yang pasti kami tidak akan gugat lembaga surveinya seperti yang dilakukan oleh BPN Prabowo-Sandi. Ini era demokrasi. Kami optimis pada hasil mayoritas lembaga survei lainnya,&quot; ujar politisi Partai Golkar itu.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Amien Rais Serukan People Power, AHY: Enggak Usah Terlalu Parno)&amp;nbsp;

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak lembaga survei yang hasil surveinya menunjukkan keunggulan paslon 01 Jokowi-Maruf ketimbang paslon 02 Prabowo-Sandiaga. Rata-rata selisih keunggulannya mencapai 11% hingga 20%.</description><content:encoded>JAKARTA - Hasil survei New Indonesia yang mengunggulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan elektabilitas 51,8% ditanggapi datar oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf. Meski, elektabilitas pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf hanya 44,2%.
Jubir TKN Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya tidak ingin menggugat hasil atau metodologi survei New Indonesia.
&quot;Kami menyambut baik ada lembaga survei yang berbeda, ada dinamika, mungkin juga menggunakan metodologi paling mutakhir sehingga berbeda jauh dengan hasil survei mayoritas lembaga survei lainnya,&quot; kata Ace di Jakarta, Senin (1/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Hoaks Jelang Pilpres, Penebarnya Kebanyakan Kaum Ibu-Ibu)&amp;nbsp;

Ace beranggapan pasti ada metodologi survei yang dapat di pertanggungjawaban oleh New Indonesia. TKN yakin masyarakat sudah cerdas dan bisa menilai sendiri penayangan hasil survei sejenis yang mengunggulkan Prabowo-Sandiaga seperti kejar tayang.

&quot;Namun, yang pasti kami tidak akan gugat lembaga surveinya seperti yang dilakukan oleh BPN Prabowo-Sandi. Ini era demokrasi. Kami optimis pada hasil mayoritas lembaga survei lainnya,&quot; ujar politisi Partai Golkar itu.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Amien Rais Serukan People Power, AHY: Enggak Usah Terlalu Parno)&amp;nbsp;

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak lembaga survei yang hasil surveinya menunjukkan keunggulan paslon 01 Jokowi-Maruf ketimbang paslon 02 Prabowo-Sandiaga. Rata-rata selisih keunggulannya mencapai 11% hingga 20%.</content:encoded></item></channel></rss>
