<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ma'ruf Amin Dihadang di Pamekasan, BPN: Kami Tak Pernah Mobilisasi Massa</title><description>Ahmad Muzani menilai adanya aksi dari masyarakat itu merupakan sebuah tindakan tidak pas dalam sebuah pesta demokrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa"/><item><title> Ma'ruf Amin Dihadang di Pamekasan, BPN: Kami Tak Pernah Mobilisasi Massa</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa-Bidy9hHNeA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038187/ma-ruf-amin-dihadang-di-pamekasan-bpn-kami-tak-pernah-mobilisasi-massa-Bidy9hHNeA.jpg</image><title>Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan adanya penghadangan terhadap Calon Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin saat berkampanye di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Massa yang menghadang diketahui menggunakan Prabowo-Sandi.
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menilai adanya aksi dari masyarakat itu merupakan sebuah tindakan tidak pas dalam sebuah pesta demokrasi.
&amp;ldquo;Menurut saya boleh menunjukkan, tapi jangan sampai menghadang-hadang. Itu kan kurang pas,&amp;rdquo; kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Bravo 5 Sayangkan Aksi Pencegatan KH Ma'ruf Amin saat Hendak Ziarah di Pamekasan)

Muzani menilai seharusnya demokrasi harus dijalani dengan segala cara seperti harus saling menghargai meskipun terdapat perbedaan. &amp;ldquo;Demokrasi itu dengan segala macam perbedaanya ya kita harus menghargai perbedaan itu jangan mengganggu yang lain,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu, Muzani juga menegaskan jika BPN tak melakukan mobilisasi agar masa mengadang Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang akan melakukan kampanye.
&amp;ldquo;Kita enggak pernah melakukan mobilisasi apa-apa. Cuma diumumkan Pak Prabowo mau kampanye disini-disini nanti ada toa halo-halo ke kampung-kampung,&amp;ldquo; tutur Muzani.
(Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Akui Sudah Ada Pembicaraan Porsi Menteri dengan Partai Koalisi Prabowo-Sandiaga)
Diketahui, peristiwa penghadangan itu terjadi saat Ma'ruf Amin akan menghadiri haul sekaligus berziarah ke Makam Kiai Suhro. Namun, sebelum sampai lokasi haul, mobil tertahan.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan adanya penghadangan terhadap Calon Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin saat berkampanye di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Massa yang menghadang diketahui menggunakan Prabowo-Sandi.
Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menilai adanya aksi dari masyarakat itu merupakan sebuah tindakan tidak pas dalam sebuah pesta demokrasi.
&amp;ldquo;Menurut saya boleh menunjukkan, tapi jangan sampai menghadang-hadang. Itu kan kurang pas,&amp;rdquo; kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Bravo 5 Sayangkan Aksi Pencegatan KH Ma'ruf Amin saat Hendak Ziarah di Pamekasan)

Muzani menilai seharusnya demokrasi harus dijalani dengan segala cara seperti harus saling menghargai meskipun terdapat perbedaan. &amp;ldquo;Demokrasi itu dengan segala macam perbedaanya ya kita harus menghargai perbedaan itu jangan mengganggu yang lain,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu, Muzani juga menegaskan jika BPN tak melakukan mobilisasi agar masa mengadang Ma&amp;rsquo;ruf Amin yang akan melakukan kampanye.
&amp;ldquo;Kita enggak pernah melakukan mobilisasi apa-apa. Cuma diumumkan Pak Prabowo mau kampanye disini-disini nanti ada toa halo-halo ke kampung-kampung,&amp;ldquo; tutur Muzani.
(Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Akui Sudah Ada Pembicaraan Porsi Menteri dengan Partai Koalisi Prabowo-Sandiaga)
Diketahui, peristiwa penghadangan itu terjadi saat Ma'ruf Amin akan menghadiri haul sekaligus berziarah ke Makam Kiai Suhro. Namun, sebelum sampai lokasi haul, mobil tertahan.</content:encoded></item></channel></rss>
