<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LSI Denny JA: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim, Katagori Usia &amp; Pendidikan</title><description>Paparan angka elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range elektabilitas</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan"/><item><title>LSI Denny JA: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim, Katagori Usia &amp; Pendidikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan-y9nMVgLxDy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038297/lsi-denny-ja-jokowi-ma-ruf-unggul-di-pemilih-muslim-katagori-usia-pendidikan-y9nMVgLxDy.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memastikan pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo dan calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin masih unggul di pemilih muslim ketimbang pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

&quot;Jika pemilih muslim dipilah lagi ke dalam asosiasi/kedekatan mereka terhadap organisasi keagamaan, maka Jokowi-Maruf masih unggul dipemilih yang merasa dekat dengan NU dan pemilih yang merasa tak menjadi bagian dari organisasi manapun,&quot; kata Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Adrian memaparkan, pada pemilih muslim yang merasa bagian dari Muhammadiyah, PA 212, FPI, dan ormas Islam lainnya, memang cenderung diungguli oleh pasangan Prabowo-Sandi.

&quot;Di pemilih yang merasa bagian dari NU 49.4%, Jokowi-Maruf unggul telak. Rentang elektabitas Jokowi-Maruf di segmen pemilih NU sebesar 62.4% - 68.8%. Sementara rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 31.2% - 37.6%,&quot; lanjut dia.

&quot;Sebaliknya di pemilih yang merasa bagian dari Muhammadiyah, rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 51.3% - 57.7%. Sementara dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 42.3% - 48.7%,&quot; tambah Adrian.

Paparan angka elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range elektabilitas, karena LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing capres dengan margin of error survei dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional.



LSI Denny JA juga menilai diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput dalam melakukan survei hasil Pilpres 2019.

Adrian melanjutkan, pada segmen usia, mereka yang usianya dibawah 19 tahun, pasangan Prabowo-Sandi saat ini mengungguli pasangan Jokowi-Maruf. Pada segmen usia dibawah 19 tahun, dukungan Jokowi-Maruf sebesar 43.1% - 49.5%, sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 50.5% - 56.9%.

Kemudian dipemilih usia 20-29 tahun, kedua pasangan calon bersaing ketat. Dukungan terhadap pasangan Jokowi-Maruf pada segmen ini yaitu sebesar 48.3% - 54.7%. Sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 45.3% - 51.7 %.

&quot;Di segmen usia diatas 30 tahun (30-39, 40-49, diatas 50 tahun), Jokowi-Maruf unggul jauh. Misalnya di pemilih yang berusia 30-39 tahun, Jokowi- Maruf memeproleh dukungan sebesar 56.3% - 62.7 %, sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi di pemilih usia ini sebesar 37.3% - 43.7 %,&quot; ujarnya.

Pada segmen pendidikan, pasangan Jokowi-Maruf unggul di segmen pendidikan menengah ke bawah. Sementara, Prabowo-Sandi unggul disegmen pemilih yang berpendidikan tinggi (pernah kuliah atau diatasnya).

&quot;Mereka yang hanya lulus SD atau dibawahnya, dukungan terhadap Jokowi- Maruf sebesar 64.6% - 71%. Dan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Sandi sebesar 29% - 35.4%,&quot; ujar Adrian.

&quot;Di kelompok terpelajar (pernah kuliah atau diatasnya), Prabowo-Sandi unggul dengan dukungan sebesar 57.8% - 64.2%. Sementara dukungan terhadap Jokowi- Maruf di segmen pemilih terpelajar sebesar 35.8% - 42.2%,&quot; tandasnya.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 18 - 26 Maret 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode mul-stage random sampling.

Adapun wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memastikan pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo dan calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin masih unggul di pemilih muslim ketimbang pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

&quot;Jika pemilih muslim dipilah lagi ke dalam asosiasi/kedekatan mereka terhadap organisasi keagamaan, maka Jokowi-Maruf masih unggul dipemilih yang merasa dekat dengan NU dan pemilih yang merasa tak menjadi bagian dari organisasi manapun,&quot; kata Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Adrian memaparkan, pada pemilih muslim yang merasa bagian dari Muhammadiyah, PA 212, FPI, dan ormas Islam lainnya, memang cenderung diungguli oleh pasangan Prabowo-Sandi.

&quot;Di pemilih yang merasa bagian dari NU 49.4%, Jokowi-Maruf unggul telak. Rentang elektabitas Jokowi-Maruf di segmen pemilih NU sebesar 62.4% - 68.8%. Sementara rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 31.2% - 37.6%,&quot; lanjut dia.

&quot;Sebaliknya di pemilih yang merasa bagian dari Muhammadiyah, rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 51.3% - 57.7%. Sementara dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 42.3% - 48.7%,&quot; tambah Adrian.

Paparan angka elektabilitas masing-masing capres dibuat dalam bentuk range elektabilitas, karena LSI telah memperhitungkan angka elektabilitas masing-masing capres dengan margin of error survei dan asumsi golput yang terjadi secara proporsional.



LSI Denny JA juga menilai diperlukan proyeksi elektabilitas dengan mempertimbangkan angka margin of error survei dan asumsi golput dalam melakukan survei hasil Pilpres 2019.

Adrian melanjutkan, pada segmen usia, mereka yang usianya dibawah 19 tahun, pasangan Prabowo-Sandi saat ini mengungguli pasangan Jokowi-Maruf. Pada segmen usia dibawah 19 tahun, dukungan Jokowi-Maruf sebesar 43.1% - 49.5%, sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 50.5% - 56.9%.

Kemudian dipemilih usia 20-29 tahun, kedua pasangan calon bersaing ketat. Dukungan terhadap pasangan Jokowi-Maruf pada segmen ini yaitu sebesar 48.3% - 54.7%. Sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi sebesar 45.3% - 51.7 %.

&quot;Di segmen usia diatas 30 tahun (30-39, 40-49, diatas 50 tahun), Jokowi-Maruf unggul jauh. Misalnya di pemilih yang berusia 30-39 tahun, Jokowi- Maruf memeproleh dukungan sebesar 56.3% - 62.7 %, sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi di pemilih usia ini sebesar 37.3% - 43.7 %,&quot; ujarnya.

Pada segmen pendidikan, pasangan Jokowi-Maruf unggul di segmen pendidikan menengah ke bawah. Sementara, Prabowo-Sandi unggul disegmen pemilih yang berpendidikan tinggi (pernah kuliah atau diatasnya).

&quot;Mereka yang hanya lulus SD atau dibawahnya, dukungan terhadap Jokowi- Maruf sebesar 64.6% - 71%. Dan dukungan terhadap pasangan Prabowo-Sandi sebesar 29% - 35.4%,&quot; ujar Adrian.

&quot;Di kelompok terpelajar (pernah kuliah atau diatasnya), Prabowo-Sandi unggul dengan dukungan sebesar 57.8% - 64.2%. Sementara dukungan terhadap Jokowi- Maruf di segmen pemilih terpelajar sebesar 35.8% - 42.2%,&quot; tandasnya.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada tanggal 18 - 26 Maret 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan metode mul-stage random sampling.

Adapun wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2.8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

</content:encoded></item></channel></rss>
