<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Meski Tertinggal di Survei, BPN Optimistis Prabowo-Sandi Menang</title><description>Suhud Alynuddin menilai, hasil survei terbaru Indo Barometer dan LSI Denny JA menunjukkan elektabikitas Jokowi stagnan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang"/><item><title>Meski Tertinggal di Survei, BPN Optimistis Prabowo-Sandi Menang</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 18:18 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang-HSVMRYzy0I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo-Sandi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/605/2038352/meski-tertinggal-di-survei-bpn-optimistis-prabowo-sandi-menang-HSVMRYzy0I.jpg</image><title>Prabowo-Sandi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dua lembaga survei merilis elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Hasilnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno elektabilitasnya masih tertinggal dari Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhud Alynuddin menilai, hasil survei terbaru Indo Barometer dan LSI Denny JA menunjukkan elektabikitas Jokowi stagnan.
&amp;ldquo;Hasil itu memperlihatkan elektabilitas Pak Jokowi sudah mentok. Hal mirip dengan survei internal kami dan juga survei litbang Kompas di mana elektabilitas Pak Jokowi di bawah 50%,&amp;rdquo; kata Suhud kepada Okezone, Selasa (2/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo: Jangan Sampai Tuyul dan Orang Mati Ikut Milih di TPS)
Suhud pun optimistis menjelang pemilihan presiden yang semakin dekat elektabilitas Prabowo-Sandi mampu menyalip dari capres-cawapres petahana.
&amp;ldquo;Kami yakin takkan bisa mendongkrak elektabikitas karena kami melihat tidak ada faktor yang menyebabkan kenaikan elektabilitas Pak Jokowi,&amp;rdquo; kata Suhud.

Selain itu, Politikus PKS semakin yakin Prabowo-Sandi akan memenangi Pilpres 2019. Apalagi, melihat massa yang besar ketika keduanya menjalani kampanye.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Melihat jumlah massa yang hadir dalam jumlah besar dalam setiap kampanye terbuka Pasangan Prabowo-Sandi. Kami yakin akan bisa memenangkan pilpres 2019,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Indo Barometer Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih unggul dengan selisih 18,8 persen jika dibandingkan Prabowo -Sandiaga Uno.
&amp;ldquo;Seandainya pilpres dilakukan hari ini, maka pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin diprediksi menang. Paslon nomor 01 memiliki elektabilitas sebesar 50,8 persen, sedangkan paslon 02 memiliki elektabilitas sebesar 32 persen,&amp;rdquo; tutur Rusli saat merilis hasil survei di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 2 April 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Soal &quot;People Power&quot; Amien Rais, KPU: Jangan Selesaikan Masalah Pemilu di Jalanan!)
Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA yang dilakukan pada 18-26 Maret 2019, elektabilitas Jokowi-Maruf juga unggul sebesar dengan range 56,8% hingga 63,2%. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 36,8% sampai 43,2%.</description><content:encoded>JAKARTA - Dua lembaga survei merilis elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Hasilnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno elektabilitasnya masih tertinggal dari Joko Widodo (Jokowi)-Ma&amp;rsquo;ruf Amin.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhud Alynuddin menilai, hasil survei terbaru Indo Barometer dan LSI Denny JA menunjukkan elektabikitas Jokowi stagnan.
&amp;ldquo;Hasil itu memperlihatkan elektabilitas Pak Jokowi sudah mentok. Hal mirip dengan survei internal kami dan juga survei litbang Kompas di mana elektabilitas Pak Jokowi di bawah 50%,&amp;rdquo; kata Suhud kepada Okezone, Selasa (2/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo: Jangan Sampai Tuyul dan Orang Mati Ikut Milih di TPS)
Suhud pun optimistis menjelang pemilihan presiden yang semakin dekat elektabilitas Prabowo-Sandi mampu menyalip dari capres-cawapres petahana.
&amp;ldquo;Kami yakin takkan bisa mendongkrak elektabikitas karena kami melihat tidak ada faktor yang menyebabkan kenaikan elektabilitas Pak Jokowi,&amp;rdquo; kata Suhud.

Selain itu, Politikus PKS semakin yakin Prabowo-Sandi akan memenangi Pilpres 2019. Apalagi, melihat massa yang besar ketika keduanya menjalani kampanye.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Melihat jumlah massa yang hadir dalam jumlah besar dalam setiap kampanye terbuka Pasangan Prabowo-Sandi. Kami yakin akan bisa memenangkan pilpres 2019,&amp;rdquo; tuturnya.
Sebelumnya, berdasarkan hasil survei Indo Barometer Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf masih unggul dengan selisih 18,8 persen jika dibandingkan Prabowo -Sandiaga Uno.
&amp;ldquo;Seandainya pilpres dilakukan hari ini, maka pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin diprediksi menang. Paslon nomor 01 memiliki elektabilitas sebesar 50,8 persen, sedangkan paslon 02 memiliki elektabilitas sebesar 32 persen,&amp;rdquo; tutur Rusli saat merilis hasil survei di Hotel Century, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa 2 April 2019.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Soal &quot;People Power&quot; Amien Rais, KPU: Jangan Selesaikan Masalah Pemilu di Jalanan!)
Berdasarkan hasil survei LSI Denny JA yang dilakukan pada 18-26 Maret 2019, elektabilitas Jokowi-Maruf juga unggul sebesar dengan range 56,8% hingga 63,2%. Sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 36,8% sampai 43,2%.</content:encoded></item></channel></rss>
