<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dengar Kabar Hoaks Ratna Sarumpaet, Amien Rais Buru-Buru Cari Prabowo</title><description>Saya juga shock bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo"/><item><title>Dengar Kabar Hoaks Ratna Sarumpaet, Amien Rais Buru-Buru Cari Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo</guid><pubDate>Kamis 04 April 2019 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo-0WJbvRN2x2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Amien Rais</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/04/337/2038968/dengar-kabar-hoaks-ratna-sarumpaet-amien-rais-buru-buru-cari-prabowo-0WJbvRN2x2.jpg</image><title>Amien Rais</title></images><description>JAKARTA - Politikus senior PAN Amien Rais mengaku langsung menghubungi calon Presiden Prabowo Subianto setelah menerima kabar awal penganiyaan yang menimpa Ratna Sarumpaet. Hal tersebut dilakukan sebelum mengetahui bahwa perkara itu merupakan hoaks.

Amien menjelaskan, awalnya sangat kaget dan syok mendengar Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal. Oleh sebab itu, dia berinisiatif menghubungi Prabowo Subianto.

&quot;Saya juga shock (kaget) bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo,&quot; kata Amien Rais saat dihadirkan menjadi saksi sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Ketika itu, Amien menyebut, dalam pertemuan di Hambalang, Ratna tak menghadiri rapat lantara sakit. Akhirnya, pada kesempatan itu kronologi kejadian tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.

&quot;Beliau (Ratna) hanya menyatakan sakit, tidak bisa bicara, kemudian Nanik (Nanik S Deyang) bilang ada 2-3 gigi rampal,&quot; ungkap Amien.


(Baca Juga: Tangis Ratna Sarumpet Pecah Dengarkan Kesaksian Nanik S Deyang)

Menurut Amien, pertama kali mendengar kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet diketahui lewat pemberitaan dan media sosial Youtube pada 2 Oktober.

Hingga akhirnya pada hari yang sama, Ratna Sarumpaet bertemu Prabowo dan sejumlah orang lainnya di lapangan Polo Nusantara, Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan tersebut, Amien menyatakan kasus penganiayaan yang diklaim Ratna saat itu harus ditindaklanjuti.

&quot;Saya bilang ini harus diangkat ke permukaan, ini penganiayaan tim pemenangan pilpres. Kemudian dia memang pas ditanya sudah lapor polisi belum? (Dia jawab) belum, kan memang enggak salah itu harus lapor dan sebaiknya lapor,&quot; papar Amien.

Amien saat itu menyarankan Ratna Sarumpaet melapor ke polisi agar ada proses hukum.

&quot;Karena saya lihat keadaan seperti itu, justru saya mengangkat keadaan ini supaya tahu ada penganiayaan dan proses hukum agar adil dan transparan,&quot; ujar Amien.

Pasca pertemuan di Hambalang, Prabowo pada malam harinya bersama sejumlah orang menggelar jumpa pers soal penganiayaan Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

&quot;Pak Prabowo sebagai pimpinan koalisi, merasa ada kewajiban moril setelah mendengar laporan BU Ratna untuk memberi tahu khalayak bahwa telah terjadi penganiayaan. Jadi ini menurut saya otomatis lah untuk pemimpin,&quot; ucap Amien.



Namun belakangan, hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar. Amien Rais mengaku terkejut. Prabowo, kata Amien, langsung melakukan jumpa pers kembali dan meminta maaf.

&quot;Kami kaget ada keterangan kepolisian (soal) klinik kecantikan, ada nama dokter, rekening dan lain-lain. Loh kalau gitu kemarin nggak seperti yang kita sampaikan. Paginya Mba Ratna sudah dikepung wartawan, beliau katakan 'ya saya salah, maaf saya sudah lakukan hoax',&quot; tutup Amien.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus senior PAN Amien Rais mengaku langsung menghubungi calon Presiden Prabowo Subianto setelah menerima kabar awal penganiyaan yang menimpa Ratna Sarumpaet. Hal tersebut dilakukan sebelum mengetahui bahwa perkara itu merupakan hoaks.

Amien menjelaskan, awalnya sangat kaget dan syok mendengar Ratna Sarumpaet dianiaya oleh orang tak dikenal. Oleh sebab itu, dia berinisiatif menghubungi Prabowo Subianto.

&quot;Saya juga shock (kaget) bagaimana mungkin seorang tokoh aktivis perempuan teraniaya terduga pelanggaran sehingga saya buru-buru mencari Prabowo,&quot; kata Amien Rais saat dihadirkan menjadi saksi sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).

Ketika itu, Amien menyebut, dalam pertemuan di Hambalang, Ratna tak menghadiri rapat lantara sakit. Akhirnya, pada kesempatan itu kronologi kejadian tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.

&quot;Beliau (Ratna) hanya menyatakan sakit, tidak bisa bicara, kemudian Nanik (Nanik S Deyang) bilang ada 2-3 gigi rampal,&quot; ungkap Amien.


(Baca Juga: Tangis Ratna Sarumpet Pecah Dengarkan Kesaksian Nanik S Deyang)

Menurut Amien, pertama kali mendengar kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet diketahui lewat pemberitaan dan media sosial Youtube pada 2 Oktober.

Hingga akhirnya pada hari yang sama, Ratna Sarumpaet bertemu Prabowo dan sejumlah orang lainnya di lapangan Polo Nusantara, Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan tersebut, Amien menyatakan kasus penganiayaan yang diklaim Ratna saat itu harus ditindaklanjuti.

&quot;Saya bilang ini harus diangkat ke permukaan, ini penganiayaan tim pemenangan pilpres. Kemudian dia memang pas ditanya sudah lapor polisi belum? (Dia jawab) belum, kan memang enggak salah itu harus lapor dan sebaiknya lapor,&quot; papar Amien.

Amien saat itu menyarankan Ratna Sarumpaet melapor ke polisi agar ada proses hukum.

&quot;Karena saya lihat keadaan seperti itu, justru saya mengangkat keadaan ini supaya tahu ada penganiayaan dan proses hukum agar adil dan transparan,&quot; ujar Amien.

Pasca pertemuan di Hambalang, Prabowo pada malam harinya bersama sejumlah orang menggelar jumpa pers soal penganiayaan Ratna Sarumpaet di Jalan Kertanegera, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

&quot;Pak Prabowo sebagai pimpinan koalisi, merasa ada kewajiban moril setelah mendengar laporan BU Ratna untuk memberi tahu khalayak bahwa telah terjadi penganiayaan. Jadi ini menurut saya otomatis lah untuk pemimpin,&quot; ucap Amien.



Namun belakangan, hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar. Amien Rais mengaku terkejut. Prabowo, kata Amien, langsung melakukan jumpa pers kembali dan meminta maaf.

&quot;Kami kaget ada keterangan kepolisian (soal) klinik kecantikan, ada nama dokter, rekening dan lain-lain. Loh kalau gitu kemarin nggak seperti yang kita sampaikan. Paginya Mba Ratna sudah dikepung wartawan, beliau katakan 'ya saya salah, maaf saya sudah lakukan hoax',&quot; tutup Amien.</content:encoded></item></channel></rss>
