<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan di Brasil Runtuh Setelah Tiang Penyangganya Ditabrak Kapal Feri  </title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri"/><item><title>Jembatan di Brasil Runtuh Setelah Tiang Penyangganya Ditabrak Kapal Feri  </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri-ueHE5KT5r8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: YouTube/RedeTV.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/18/2040523/jembatan-di-brasil-runtuh-setelah-tiang-penyangganya-ditabrak-kapal-feri-ueHE5KT5r8.jpg</image><title>Foto: YouTube/RedeTV.</title></images><description>BELEM - Tim penyelamat berusaha mencari korban yang masih hilang setelah sebuah jembatan di Negara Bagian Para di utara Brasil runtuh. Sebuah satuan tugas telah dibentuk untuk menangani dampak dari bencana tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Gubernur Para, Helder Barbalh runtuhnya jembatan sepanjang 860 meter itu terjadi setelah salah satu pilar penyangganya ditabrak oleh sebuah kapal feri. Akibatnya, bagian jembatan sepanjang 200 meter runtuh.
&quot;Prioritas kami adalah mencari korban dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga mereka,&quot; katanya sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (8/4/2019).
Pihak berwenang bekerja untuk membersihkan puing-puing dari sungai dan telah menyiapkan sejumlah tongkang untuk mengangkut penduduk melintasi air sampai dapat diperbaiki, sementara menempatkan rambu peringatan pada pilar jembatan lain di dekatnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Kc0N9g5M2CE&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/ReDeTV.
Media lokal melaporkan bahwa inspeksi jembatan awal tahun ini mengungkapkan adanya korosi pada pilar penyangga jembatan. Meski pemerintah telah meminta dana darurat untuk memperbaiki masalah itu, mereka tidak menganggap masalah tersebut cukup serius untuk menutup rute yang melalui jembatan.
Associated Press melaporkan bahwa polisi sedang menyelidiki apakah kapal itu terdaftar secara resmi.
Pihak berwenang mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa keruntuhan itu dapat memengaruhi pengiriman produk melalui pelabuhan utara.
Pada 2014, sebuah kapal bertabrakan dengan pilar jembatan lain di dekatnya, menyebabkan sekitar 50 meter bagian jembatan runtuh ke dalam air.
</description><content:encoded>BELEM - Tim penyelamat berusaha mencari korban yang masih hilang setelah sebuah jembatan di Negara Bagian Para di utara Brasil runtuh. Sebuah satuan tugas telah dibentuk untuk menangani dampak dari bencana tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Gubernur Para, Helder Barbalh runtuhnya jembatan sepanjang 860 meter itu terjadi setelah salah satu pilar penyangganya ditabrak oleh sebuah kapal feri. Akibatnya, bagian jembatan sepanjang 200 meter runtuh.
&quot;Prioritas kami adalah mencari korban dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga mereka,&quot; katanya sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (8/4/2019).
Pihak berwenang bekerja untuk membersihkan puing-puing dari sungai dan telah menyiapkan sejumlah tongkang untuk mengangkut penduduk melintasi air sampai dapat diperbaiki, sementara menempatkan rambu peringatan pada pilar jembatan lain di dekatnya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/Kc0N9g5M2CE&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Video: YouTube/ReDeTV.
Media lokal melaporkan bahwa inspeksi jembatan awal tahun ini mengungkapkan adanya korosi pada pilar penyangga jembatan. Meski pemerintah telah meminta dana darurat untuk memperbaiki masalah itu, mereka tidak menganggap masalah tersebut cukup serius untuk menutup rute yang melalui jembatan.
Associated Press melaporkan bahwa polisi sedang menyelidiki apakah kapal itu terdaftar secara resmi.
Pihak berwenang mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa keruntuhan itu dapat memengaruhi pengiriman produk melalui pelabuhan utara.
Pada 2014, sebuah kapal bertabrakan dengan pilar jembatan lain di dekatnya, menyebabkan sekitar 50 meter bagian jembatan runtuh ke dalam air.
</content:encoded></item></channel></rss>
