<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditjen PAS Upayakan 262 Ribu Napi Bisa Mencoblos di Pemilu 2019</title><description>Hingga saat ini, pihaknya masih berusaha mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penghuni lapas atau rutan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019"/><item><title>Ditjen PAS Upayakan 262 Ribu Napi Bisa Mencoblos di Pemilu 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 19:55 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019-kJRMCKdRvu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/605/2040727/ditjen-pas-upayakan-262-ribu-napi-bisa-mencoblos-di-pemilu-2019-kJRMCKdRvu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS), Sri Puguh Budi Utami mengaku terus berkoordinasi dengan Dukcapil dalam persoalan perekaman KTP-elektronik (e-KTP) bagi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan). Ditjen PAS berupaya semua napi dapat ikut mencoblos di Pemilu 2019.
&quot;Sekarang terus dilakukan rekam cetak kemudian masih koordinasi terus dengan dukcapil supaya jumlah (napi) yang ada kecuali yang hak pilihnya dicabut bisa didata,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Eksponen Muda Muhammadiyah Buktikan 62% Milenial Muhammadiyah Pilih Jokowi)&amp;nbsp;

Hingga saat ini, pihaknya masih berusaha mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penghuni lapas atau rutan.  &quot;Karena memang masih sulit dapat NIK-nya karena memang lokasi (alamat asal napi) jauh, kan harus ada surat keterangan dari RT/RW,&quot; ucapnya.
Puguh menambahkan, saat ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Lapas dan Rutan sebanyak 116.234 pemilih. Kemudian, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ada sekira 11.511.
&quot;Sampai hari ini, DPT 116.234, DPS-nya 40.898, DPTb 11.511. Datanya masih terus bergerak. Ini masih ada dua provinsi yang belum update Sulawesi Tenggara sama Papua Barat. Total napi 262 ribuan. Total lapas rutas 522,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Timses Jokowi Sebut Ekonomi Terbukti Maju)
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS), Sri Puguh Budi Utami mengaku terus berkoordinasi dengan Dukcapil dalam persoalan perekaman KTP-elektronik (e-KTP) bagi penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan). Ditjen PAS berupaya semua napi dapat ikut mencoblos di Pemilu 2019.
&quot;Sekarang terus dilakukan rekam cetak kemudian masih koordinasi terus dengan dukcapil supaya jumlah (napi) yang ada kecuali yang hak pilihnya dicabut bisa didata,&quot; katanya kepada wartawan di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Eksponen Muda Muhammadiyah Buktikan 62% Milenial Muhammadiyah Pilih Jokowi)&amp;nbsp;

Hingga saat ini, pihaknya masih berusaha mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) penghuni lapas atau rutan.  &quot;Karena memang masih sulit dapat NIK-nya karena memang lokasi (alamat asal napi) jauh, kan harus ada surat keterangan dari RT/RW,&quot; ucapnya.
Puguh menambahkan, saat ini Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Lapas dan Rutan sebanyak 116.234 pemilih. Kemudian, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ada sekira 11.511.
&quot;Sampai hari ini, DPT 116.234, DPS-nya 40.898, DPTb 11.511. Datanya masih terus bergerak. Ini masih ada dua provinsi yang belum update Sulawesi Tenggara sama Papua Barat. Total napi 262 ribuan. Total lapas rutas 522,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Timses Jokowi Sebut Ekonomi Terbukti Maju)
</content:encoded></item></channel></rss>
