<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPU dan KPK Rapat Bersama Bahas Pemilu 2019 Berintegritas</title><description>Salah satunya dukungan KPK melalui pelaksanaan tugas Pencegahan Korupsi, yaitu: pelaporan LHKPN di sektor legislatif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas"/><item><title>KPU dan KPK Rapat Bersama Bahas Pemilu 2019 Berintegritas</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 10:40 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas-DHbxuTQdwx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPU dan KPK rapat bersama bahas Pemilu berintegritas (Foto: Putera/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/606/2040418/kpu-dan-kpk-rapat-bersama-bahas-pemilu-2019-berintegritas-DHbxuTQdwx.jpg</image><title>KPU dan KPK rapat bersama bahas Pemilu berintegritas (Foto: Putera/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas kerjasama demi menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berintegritas.
&quot;Salah satunya dukungan KPK melalui pelaksanaan tugas Pencegahan Korupsi, yaitu: pelaporan LHKPN di sektor legislatif,&quot; kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Senin (8/4/2019).
Febri menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari program politik berintegritas KPK dan perwujudan slogan &quot;Pilih yang Jujur&quot;. Pasalnya, hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam pemimpinnya yang bersih dan antikorupsi.
(Baca Juga: Jokowi: Pesta Demokrasi Jangan Diisi Kemarahan atau Ciptakan Ketakutan)
&quot;Ini kami harap dapat menjadi ikhtiar bersama menjaga proses Pemilu 2019 agar lebih berpeluang menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritras,&quot; tutur Febri.
Setelah pertemuan tersebut, KPK bersama KPU akan mengumumkan secara resmi nama-nama Caleg DPR, DPD dan DPRD yang telah melaporkan secara tepat waktu dan yang melakukan pelaporan secara terlambat.
Bahkan, KPK juga akan umumkan nama-nama yang belum melaporkan sama sekali LHKPN untuk pelaporan periodik 2018 yang dilaporkan pada rentang waktu 1 Januari-31 Maret 2019.
&quot;Total nama yang akan diumumkan adalah sekitar 18.353 orang Penyelenggara Negara. Diharapkan Informasi ini dapat membantu masyarakat untuk memilih pada 17 April 2019 nanti,&quot; tutup Febri. (aky)</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas kerjasama demi menciptakan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berintegritas.
&quot;Salah satunya dukungan KPK melalui pelaksanaan tugas Pencegahan Korupsi, yaitu: pelaporan LHKPN di sektor legislatif,&quot; kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Senin (8/4/2019).
Febri menjelaskan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian dari program politik berintegritas KPK dan perwujudan slogan &quot;Pilih yang Jujur&quot;. Pasalnya, hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam pemimpinnya yang bersih dan antikorupsi.
(Baca Juga: Jokowi: Pesta Demokrasi Jangan Diisi Kemarahan atau Ciptakan Ketakutan)
&quot;Ini kami harap dapat menjadi ikhtiar bersama menjaga proses Pemilu 2019 agar lebih berpeluang menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritras,&quot; tutur Febri.
Setelah pertemuan tersebut, KPK bersama KPU akan mengumumkan secara resmi nama-nama Caleg DPR, DPD dan DPRD yang telah melaporkan secara tepat waktu dan yang melakukan pelaporan secara terlambat.
Bahkan, KPK juga akan umumkan nama-nama yang belum melaporkan sama sekali LHKPN untuk pelaporan periodik 2018 yang dilaporkan pada rentang waktu 1 Januari-31 Maret 2019.
&quot;Total nama yang akan diumumkan adalah sekitar 18.353 orang Penyelenggara Negara. Diharapkan Informasi ini dapat membantu masyarakat untuk memilih pada 17 April 2019 nanti,&quot; tutup Febri. (aky)</content:encoded></item></channel></rss>
