<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bazar Murah Perindo di Kupang, Liliana Tanoesoedibjo: Beri Masyarakat Kail Agar Bisa Berusaha Jadi Sejahtera</title><description>NTT merupakan provinsi yang memiliki angka stunting tertinggi jika dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera"/><item><title>Bazar Murah Perindo di Kupang, Liliana Tanoesoedibjo: Beri Masyarakat Kail Agar Bisa Berusaha Jadi Sejahtera</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 23:51 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera-dkjFJmuQRm.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/606/2040797/bazar-murah-perindo-di-kupang-liliana-tanoesoedibjo-beri-masyarakat-kail-agar-bisa-berusaha-jadi-sejahtera-dkjFJmuQRm.jpeg</image><title>Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</title></images><description>KUPANG - Meningkatkan kualitas hidup manusia, termasuk dalam memenuhi kebutuhan gizinya akan diperjuangkan Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo di Parlemen nanti.
&amp;ldquo;Kalau kita melihat di seluruh wilayah Indonesia, angka stunting di NTT tinggi. Kita harus peduli, khususnya untuk anak-anak gizi buruk,&amp;rdquo; kata Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II itu, seusai melayani masyarakat di Bazar murah Kartini Perindo di Kupang, Sabtu 1 April 2019.
Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang memiliki angka stunting tertinggi jika dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Stunting merupakan sebuah kasus kurang gizi kronis, sehingga daya tumbuh kembang anak tidak mengalami peningkatan dengan ditandai dengan postur tubuh pendek.
Bahkan, tingkat kecerdasan anak penderita stunting di bawah normal, mereka juga rentan terhadap penyakit dan tingkat aktivitasnya pun rendah.  Isu stunting penting untuk diperhatikan, karena akan berdampak pada kualitas generasi penerus.
Baca Juga: Liliana Tanaja Tanoesoedibjo: Caleg Perindo Berjuang untuk Masyarakat

Liliana mengatakan untuk mengatasi ini, kesejahteraan masyarakat harus ditingkatkan. Lapangan kerja, lanjutnya, harus tersedia bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di NTT. Hal itu bisa diwujudkan dengan kebijakan tepat sasaran.
&quot;Masyarakat harus diberi kail, seperti ketika Perindo dengan program Gerobak, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,&quot; kata Liliana.
Dengan lebih sejahtera, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan gizinya. Di Parlemen, Partai Perindo akan memperjuangkan regulasi-regulasi yang memberikan daya dorong bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Dari bawah menjadi menengah, dari tengah ke atas.
Tanpa regulasi yang tepat, masyarakat akan kesulitan bila harus berjuang sendiri mengubah nasibnya. Regulasi tersebut a.l. kemudahan untuk mendapatkan modal atau pendanaan murah, pelatihan agar mereka terampil dan proteksi dari persaingan, utamanya pasar bebas.
Bazar murah yang selama ini diadakan oleh Kartini Perindo bertujuan untuk membantu masyrakat. Tujuannya, agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga terjangkau. Acara tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat Kupang.</description><content:encoded>KUPANG - Meningkatkan kualitas hidup manusia, termasuk dalam memenuhi kebutuhan gizinya akan diperjuangkan Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo di Parlemen nanti.
&amp;ldquo;Kalau kita melihat di seluruh wilayah Indonesia, angka stunting di NTT tinggi. Kita harus peduli, khususnya untuk anak-anak gizi buruk,&amp;rdquo; kata Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta II itu, seusai melayani masyarakat di Bazar murah Kartini Perindo di Kupang, Sabtu 1 April 2019.
Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi yang memiliki angka stunting tertinggi jika dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Stunting merupakan sebuah kasus kurang gizi kronis, sehingga daya tumbuh kembang anak tidak mengalami peningkatan dengan ditandai dengan postur tubuh pendek.
Bahkan, tingkat kecerdasan anak penderita stunting di bawah normal, mereka juga rentan terhadap penyakit dan tingkat aktivitasnya pun rendah.  Isu stunting penting untuk diperhatikan, karena akan berdampak pada kualitas generasi penerus.
Baca Juga: Liliana Tanaja Tanoesoedibjo: Caleg Perindo Berjuang untuk Masyarakat

Liliana mengatakan untuk mengatasi ini, kesejahteraan masyarakat harus ditingkatkan. Lapangan kerja, lanjutnya, harus tersedia bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di NTT. Hal itu bisa diwujudkan dengan kebijakan tepat sasaran.
&quot;Masyarakat harus diberi kail, seperti ketika Perindo dengan program Gerobak, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,&quot; kata Liliana.
Dengan lebih sejahtera, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan gizinya. Di Parlemen, Partai Perindo akan memperjuangkan regulasi-regulasi yang memberikan daya dorong bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Dari bawah menjadi menengah, dari tengah ke atas.
Tanpa regulasi yang tepat, masyarakat akan kesulitan bila harus berjuang sendiri mengubah nasibnya. Regulasi tersebut a.l. kemudahan untuk mendapatkan modal atau pendanaan murah, pelatihan agar mereka terampil dan proteksi dari persaingan, utamanya pasar bebas.
Bazar murah yang selama ini diadakan oleh Kartini Perindo bertujuan untuk membantu masyrakat. Tujuannya, agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan harga terjangkau. Acara tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat Kupang.</content:encoded></item></channel></rss>
