<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penyebab Gempa Magnitudo 5,1 Mengguncang Garut</title><description>Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Garut, Jawa Barat, dini hari tadi. Apa penyebabnya?</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut"/><item><title>Ini Penyebab Gempa Magnitudo 5,1 Mengguncang Garut</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut</guid><pubDate>Kamis 11 April 2019 08:31 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut-yGQb1sX1ic.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/11/525/2041876/ini-penyebab-gempa-magnitudo-5-1-mengguncang-garut-yGQb1sX1ic.jpg</image><title>ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019) pukul 00.37 WIB dini hari tadi. Gempa itu berpusat di 132 kilometer sebelah barat daya Garut pada kedalaman 12 Km.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan, pusat gempa berada di Samudera Indonesia di sebelah selatan Pulau Jawa.
Berdasarkan tatanan tektonik perairan selatan Jawa dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Jawa.
&amp;ldquo;Wilayah di sekitar pusat gempa bumi disusun oleh batuan sedimen dan batuan gunungapi berumur Tersier serta batuan gunungapi berumur Kuarter. Batuan Tersier yang terlapukan serta batuan berumur muda dan bersifat urai bersifat mengamplifikasi guncangan gempa bumi,&amp;rdquo; sebut PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
Penyebab Gempa
Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi tersebut berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa Barat.
Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Cibaduyut, Pangalengan, Garut, Cianjur, Ciamis, Sukabumi, dan Bandung dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).
Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi mengenai kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019) pukul 00.37 WIB dini hari tadi. Gempa itu berpusat di 132 kilometer sebelah barat daya Garut pada kedalaman 12 Km.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan, pusat gempa berada di Samudera Indonesia di sebelah selatan Pulau Jawa.
Berdasarkan tatanan tektonik perairan selatan Jawa dipengaruhi oleh zona tunjaman lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia, sehingga memberikan kontribusi tektonik di laut maupun di daratan Pulau Jawa.
&amp;ldquo;Wilayah di sekitar pusat gempa bumi disusun oleh batuan sedimen dan batuan gunungapi berumur Tersier serta batuan gunungapi berumur Kuarter. Batuan Tersier yang terlapukan serta batuan berumur muda dan bersifat urai bersifat mengamplifikasi guncangan gempa bumi,&amp;rdquo; sebut PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
Penyebab Gempa
Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi tersebut berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa Barat.
Berdasarkan BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan di Cibaduyut, Pangalengan, Garut, Cianjur, Ciamis, Sukabumi, dan Bandung dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity).
Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk menyebabkan deformasi di bawah laut. Hingga tanggapan ini dibuat, belum ada informasi mengenai kerusakan yang diakibatkan gempa bumi ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
