<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Sebut Fakta Kasus Audrey Tak Seperti yang Dihebohkan di Medsos</title><description>Luhut menyebut fakta di kasus Audrey tak seperti yang dihebohkan di medsos.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos"/><item><title>Luhut Sebut Fakta Kasus Audrey Tak Seperti yang Dihebohkan di Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos</guid><pubDate>Jum'at 12 April 2019 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Prihatini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos-6A7dYilcNT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Pandjaitan.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/12/337/2042498/luhut-sebut-fakta-kasus-audrey-tak-seperti-yang-dihebohkan-di-medsos-6A7dYilcNT.jpg</image><title>Luhut Binsar Pandjaitan.</title></images><description>PONTIANAK - Menko Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan masyarakat untuk menghentikan berita bohong terkait kasus penganiayaan siswi SMP, Audrey.
&quot;Contoh kasus penganiayaan yang sudah viral, sementara yang terjadi tidak seperti yang dihebohkan,&quot; tegas Luhut kepada wartawan usai Silaturahmi dan Apel Kebangsaan Menuju Pemilu Damai  di Rumah Radangk Kota Pontianak, Jumat (12/4/2019).
&quot;Tidak ada perlakuan yang tidak senonoh, hanya satu lawan satu dan sudah saya konfirmasi ke Kapolda Kalbar dan Gubernur Sutarmidji,&quot; ujarnya.
Luhut meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan mudah menyebarkan berita yang belum tentu jelas kebenarannya. Terutama menjelang pesta demokrasi pada 17 April 2019.
(Baca juga: Kak Seto Kritik Youtubers dan Artis yang Datangi Audrey, Sebut Bisa Jadi 'Senjata Makan Tuan')
&quot;Mari berkampanye dengan baik, saya datang ke Pontianak untuk menjelaskan kepada masyarakat agar jangan menyebarkan berita-berita bohong,&quot; ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyetujui proses hukum bagi pihak yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap AU. &quot;Bukan berarti kita akan menghukum, proses tetap ada, namun harus diupayakan mediasi antar kedua belah pihak,&quot; kata Bang Midji.
Mantan Wakil Wali Kota Pontianak dua periode itu menambahkan, dengan situasi seperti saat ini, justru ia kasihan terhadap pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku.
&quot;Jika dilihat dari pemaparan pihak kepolisian bahwa kasus AU merupakan perkelahian anak biasa saja. Hanya siapa pertama kali yang buat informasi bahwa ada ini itu dan sebagainya yang bombastis itu siapa, yang harus diketahui. Kita serahkan ke pihak berwajib,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>PONTIANAK - Menko Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan masyarakat untuk menghentikan berita bohong terkait kasus penganiayaan siswi SMP, Audrey.
&quot;Contoh kasus penganiayaan yang sudah viral, sementara yang terjadi tidak seperti yang dihebohkan,&quot; tegas Luhut kepada wartawan usai Silaturahmi dan Apel Kebangsaan Menuju Pemilu Damai  di Rumah Radangk Kota Pontianak, Jumat (12/4/2019).
&quot;Tidak ada perlakuan yang tidak senonoh, hanya satu lawan satu dan sudah saya konfirmasi ke Kapolda Kalbar dan Gubernur Sutarmidji,&quot; ujarnya.
Luhut meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan mudah menyebarkan berita yang belum tentu jelas kebenarannya. Terutama menjelang pesta demokrasi pada 17 April 2019.
(Baca juga: Kak Seto Kritik Youtubers dan Artis yang Datangi Audrey, Sebut Bisa Jadi 'Senjata Makan Tuan')
&quot;Mari berkampanye dengan baik, saya datang ke Pontianak untuk menjelaskan kepada masyarakat agar jangan menyebarkan berita-berita bohong,&quot; ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kalbar Sutarmidji menyetujui proses hukum bagi pihak yang diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap AU. &quot;Bukan berarti kita akan menghukum, proses tetap ada, namun harus diupayakan mediasi antar kedua belah pihak,&quot; kata Bang Midji.
Mantan Wakil Wali Kota Pontianak dua periode itu menambahkan, dengan situasi seperti saat ini, justru ia kasihan terhadap pihak-pihak yang diduga sebagai pelaku.
&quot;Jika dilihat dari pemaparan pihak kepolisian bahwa kasus AU merupakan perkelahian anak biasa saja. Hanya siapa pertama kali yang buat informasi bahwa ada ini itu dan sebagainya yang bombastis itu siapa, yang harus diketahui. Kita serahkan ke pihak berwajib,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
