<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komentar TKN Jokowi Soal Peretasan Akun Medsos yang Dialami Said Didu Cs</title><description>TKN Jokowi-Ma'ruf berkomentar mengenai maraknya peretasan akun medsos milik anggota BPN Prabowo-Sandi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs"/><item><title>Komentar TKN Jokowi Soal Peretasan Akun Medsos yang Dialami Said Didu Cs</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs</guid><pubDate>Senin 15 April 2019 23:50 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs-iBtOl5u7VN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/15/605/2043953/komentar-tkn-jokowi-soal-peretasan-akun-medsos-yang-dialami-said-didu-cs-iBtOl5u7VN.jpg</image><title>Jubir TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) paslon 02, Ahmad Riza Patria menuding pemerintah sebagai biang keladi peretasan akun&amp;ndash;akun media sosial pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Bukan hanya Said Didu, menurut Riza, sebelumnya pesohor lain pendukung Prabowo-Sandiaga seperti Haikal Hasan dan Ferdinand, akun media sosialnya juga diretas. Riza bilang tidak lain hal itu ulah pemerintah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Akun Twitter Diretas, Mahfud MD Sarankan Said Didu &amp;amp; Dahlan Iskan Lapor Polisi&amp;nbsp;
&quot;Siapa yang bisa melakukan ini tentu orang yang punya kekuasaan, teknologi, anggaran dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan sisa waktu ini tidak terjadi lagi,&quot; kata Riza, Senin (15/4/2019).
&amp;nbsp;
Menanggapi hal ini, anggota tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Chaniago berpendapat pihak-pihak yang merasa akunnya diretas sedang playing victim untuk meraih simpati.

Menurut dia tidak menutup kemungkinan, pemilik akun sendirilah yang memposting konten-konten negatif. &quot;Soalnya platform media sosial seperti Twitter, FB, maupun Whatsapp kan sudah menggunakan pengamanan berlapis,&quot; ujar Irma.

Atau, menurut dia, aksi peretasan itu bisa juga terjadi karena kelalaian dari pengguna media sosial itu sendiri. Apalagi, mereka-mereka ini adalah influencers yang punya banyak haters, seharusnya mereka ini lebih waspada terhadap keamanan siber.

&quot;Karena platform medsos telah menggunakan pengamanan berlapis, pilihannya hanya dua. Pertama lalai atas akun sendiri, kedua yaitu sengaja playing victim,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Akun Anggotanya Diretas, BPN Duga Ada Pihak yang Kalap Jelang Pencoblosan</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) paslon 02, Ahmad Riza Patria menuding pemerintah sebagai biang keladi peretasan akun&amp;ndash;akun media sosial pendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Bukan hanya Said Didu, menurut Riza, sebelumnya pesohor lain pendukung Prabowo-Sandiaga seperti Haikal Hasan dan Ferdinand, akun media sosialnya juga diretas. Riza bilang tidak lain hal itu ulah pemerintah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Akun Twitter Diretas, Mahfud MD Sarankan Said Didu &amp;amp; Dahlan Iskan Lapor Polisi&amp;nbsp;
&quot;Siapa yang bisa melakukan ini tentu orang yang punya kekuasaan, teknologi, anggaran dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan sisa waktu ini tidak terjadi lagi,&quot; kata Riza, Senin (15/4/2019).
&amp;nbsp;
Menanggapi hal ini, anggota tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Irma Chaniago berpendapat pihak-pihak yang merasa akunnya diretas sedang playing victim untuk meraih simpati.

Menurut dia tidak menutup kemungkinan, pemilik akun sendirilah yang memposting konten-konten negatif. &quot;Soalnya platform media sosial seperti Twitter, FB, maupun Whatsapp kan sudah menggunakan pengamanan berlapis,&quot; ujar Irma.

Atau, menurut dia, aksi peretasan itu bisa juga terjadi karena kelalaian dari pengguna media sosial itu sendiri. Apalagi, mereka-mereka ini adalah influencers yang punya banyak haters, seharusnya mereka ini lebih waspada terhadap keamanan siber.

&quot;Karena platform medsos telah menggunakan pengamanan berlapis, pilihannya hanya dua. Pertama lalai atas akun sendiri, kedua yaitu sengaja playing victim,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Akun Anggotanya Diretas, BPN Duga Ada Pihak yang Kalap Jelang Pencoblosan</content:encoded></item></channel></rss>
