<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> PDIP Sebut Pesta Demokrasi saat Ini Berbeda dengan Zaman Orde Baru   </title><description>Partai Demokarasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya, alias tidak golput.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru"/><item><title> PDIP Sebut Pesta Demokrasi saat Ini Berbeda dengan Zaman Orde Baru   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru</guid><pubDate>Selasa 16 April 2019 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru-NN26kwZTjW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PDIP, Hasto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/16/606/2044182/pdip-sebut-pesta-demokrasi-saat-ini-berbeda-dengan-zaman-orde-baru-NN26kwZTjW.jpg</image><title>Sekjen PDIP, Hasto (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Partai Demokarasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya, alias tidak golput pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, besok, Rabu (17/4/2019).

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat termasuk relawan untuk menunaikan kewajibannya sebagai warga negara untuk mencoblos.

&quot;Kami terus melakukan edukasi dengan seluruh partai, relawan, bahwa kali ini dan seterusnya, hak untuk memilih harus digunakan sebagai kewjiban warga negara,&quot; kata Hasto di DPP PDIP, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).
&amp;nbsp;
Hasto menuturkan, pesta demokrasi pasca reformasi berbeda dengan zaman Orde Baru, di mana seluruh tahapan pemilu bisa direkayasa sehingga hasilnya bisa diperkirakan.

&quot;Dan saat itu kita melihat banyak yang tidak netral, ada mono-loyalitas, sekarang kan berbeda. Apapun dengan tanggung jawab kita sebagai warga negara akan menentukan arah masa depan bangsa. Karena itulah kami mengharapkan jangan sampai ada yang golput,&quot; tutur Hasto.

Sejurus dengan itu, Hasto memastikan saksi dari PDIP untuk hari H pencoblosan sudah disiapkan. Pasalnya partai berlogo banteng moncong putih itu memiliki gugus tugas Badan Saksi Pemilu Nasional.

&quot;Kemudian TKN juga punya sistem sehingga kami saling bekerjasama satu sama lain,&quot; imbuhnya.

&quot;Kami meyakini bahwa seluruh target-target, baik hitung cepat, rekapitulasi, akan dapat dilaksanakn dengan baik. Bahkan untuk koordinator di tingkat kecamatan pun sudah kami lakukan pelatihan,&quot; pungkas Hasto.
&amp;nbsp;
</description><content:encoded>
JAKARTA - Partai Demokarasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengimbau masyarakat menggunakan hak pilihnya, alias tidak golput pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, besok, Rabu (17/4/2019).

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat termasuk relawan untuk menunaikan kewajibannya sebagai warga negara untuk mencoblos.

&quot;Kami terus melakukan edukasi dengan seluruh partai, relawan, bahwa kali ini dan seterusnya, hak untuk memilih harus digunakan sebagai kewjiban warga negara,&quot; kata Hasto di DPP PDIP, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).
&amp;nbsp;
Hasto menuturkan, pesta demokrasi pasca reformasi berbeda dengan zaman Orde Baru, di mana seluruh tahapan pemilu bisa direkayasa sehingga hasilnya bisa diperkirakan.

&quot;Dan saat itu kita melihat banyak yang tidak netral, ada mono-loyalitas, sekarang kan berbeda. Apapun dengan tanggung jawab kita sebagai warga negara akan menentukan arah masa depan bangsa. Karena itulah kami mengharapkan jangan sampai ada yang golput,&quot; tutur Hasto.

Sejurus dengan itu, Hasto memastikan saksi dari PDIP untuk hari H pencoblosan sudah disiapkan. Pasalnya partai berlogo banteng moncong putih itu memiliki gugus tugas Badan Saksi Pemilu Nasional.

&quot;Kemudian TKN juga punya sistem sehingga kami saling bekerjasama satu sama lain,&quot; imbuhnya.

&quot;Kami meyakini bahwa seluruh target-target, baik hitung cepat, rekapitulasi, akan dapat dilaksanakn dengan baik. Bahkan untuk koordinator di tingkat kecamatan pun sudah kami lakukan pelatihan,&quot; pungkas Hasto.
&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
