<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pria yang Ditangkap di Posko M Taufik Adalah Koordinator Saksi   </title><description>M Taufik mengatakan orang yang diciduk di depan Markas pemenangannya, Carles Lubis dan Jafar ternyata keduanya adalah koordinator saksinya.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi"/><item><title> Pria yang Ditangkap di Posko M Taufik Adalah Koordinator Saksi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi</guid><pubDate>Selasa 16 April 2019 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi-VKmDvnUwZ5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/16/606/2044209/pria-yang-ditangkap-di-posko-m-taufik-adalah-koordinator-saksi-VKmDvnUwZ5.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Direktur Sekretariat Nasional BPN Prabowo-Sandiaga Uno, M Taufik mengatakan dua orang yang diciduk di depan Markas Pemenangannya, Carles Lubis dan Jafar ternyata keduanya adalah koordinator saksinya.

&quot;Mereka itu saksi di tingkat RW,&quot;  kata Taufik di Seknas Prabowo- Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Ditambah Taufik yang juga Wakil DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, uang sebesar Rp500 ribu di 80 amplop itu merupakan uang konpensasi untuk para koordinator saksi.

&quot;Uang itu untuk koordinator saksi, dan itu diperbolehkan oleh undang-undang, karena masuknya ke ongkos politik,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;(Baca juga: Seorang Pria Ditangkap di Depan Posko M Taufik Diduga Mau Bagi Amplop 'Serangan Fajar')
Taufik membantah jika uang tersebut digunakan seperti apa yang ditudingkan kepadanya yakni melanggar pemilu.

&quot;Logikanya cukup dengan 80 amplop, kalau buat &quot;serangan fajar&quot; ya harus ribuan dong amplopnya,&quot; ucapnya.

Jadi, jika saksi tidak diperkenankan diberikan kompensasi, maka petugas harus melakukan penangkapan terhadap saksi-saksi partai lain.

&quot;Jadi kalau tiba-tiba seperti ini saya kira mestinya semua yang kasih uang kepada saksi ditangkap aja semua gitu, ini kan undang-undang yang membolehkan,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Direktur Sekretariat Nasional BPN Prabowo-Sandiaga Uno, M Taufik mengatakan dua orang yang diciduk di depan Markas Pemenangannya, Carles Lubis dan Jafar ternyata keduanya adalah koordinator saksinya.

&quot;Mereka itu saksi di tingkat RW,&quot;  kata Taufik di Seknas Prabowo- Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Ditambah Taufik yang juga Wakil DPRD DKI Jakarta itu mengungkapkan, uang sebesar Rp500 ribu di 80 amplop itu merupakan uang konpensasi untuk para koordinator saksi.

&quot;Uang itu untuk koordinator saksi, dan itu diperbolehkan oleh undang-undang, karena masuknya ke ongkos politik,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;(Baca juga: Seorang Pria Ditangkap di Depan Posko M Taufik Diduga Mau Bagi Amplop 'Serangan Fajar')
Taufik membantah jika uang tersebut digunakan seperti apa yang ditudingkan kepadanya yakni melanggar pemilu.

&quot;Logikanya cukup dengan 80 amplop, kalau buat &quot;serangan fajar&quot; ya harus ribuan dong amplopnya,&quot; ucapnya.

Jadi, jika saksi tidak diperkenankan diberikan kompensasi, maka petugas harus melakukan penangkapan terhadap saksi-saksi partai lain.

&quot;Jadi kalau tiba-tiba seperti ini saya kira mestinya semua yang kasih uang kepada saksi ditangkap aja semua gitu, ini kan undang-undang yang membolehkan,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
