<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU Minta Semua Pihak Jangan Berlebihan Respons Quick Count Pilpres 2019</title><description>Hasil akhir perolehan suara pilpres adalah yang kelak ditetapkan dan diumumkan KPU pada Mei 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019"/><item><title>PBNU Minta Semua Pihak Jangan Berlebihan Respons Quick Count Pilpres 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019</guid><pubDate>Rabu 17 April 2019 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019-sBNjg1TJ4w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/17/605/2044810/pbnu-minta-semua-pihak-jangan-berlebihan-respons-quick-count-pilpres-2019-sBNjg1TJ4w.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 sudah selesai dilakukan. Hasil hitung cepat (quick count) sudah terlihat. Untuk Pilpres, sejumlah lembaga survei merilis Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin unggul sementara dari Prabowo-Sandiaga.
Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta semua pihak jangan berlebihan merespons quick count.
Robikin Emhas, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU mengatakan, secara akademis, hasil exit poll dan quick count merupakan cerminan hasil pemilu.
&amp;ldquo;Namun bukan merupakan hasil akhir pemilu yang secara legal dapat dijadikan dasar penetapan perolehan suara caprer-cawapres,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulis kepada media, Rabu (17/4/2019).
Hasil akhir perolehan suara pilpres adalah yang kelak ditetapkan dan diumumkan KPU pada Mei 2019.
&amp;ldquo;Untuk itu saya berharap masyarakat tidak merespons hasil pilpres yang dirilis oleh berbagai lembaga survey secara berlebihan. Kita sambut rilis hasil exit poll, quick count bahkan real count yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei secara lumrah layaknya masyarakat terdidik meresponnya, yakni merespon dengan mengedepankan budaya saling menghargai dan menghormati yang cukup tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.
Robikin percaya bangsa Indonesia sudah maju dalam berdemokrasi, sehingga tidak akan ada yang mempertaruhkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa hanya karena merespon hasil pemilu yang dirilis lembaga survei secara emosional dan tak berbudaya.
&amp;ldquo;Masyarakat kita sudah cerdas. Pemilu akan berlangsung damai. Saya yakin itu. Betapa pun kita yakin, siapa pun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden dalam pilpres adalah pilihan terbaik rakyat yang sekaigus harus kita yakini sebagai yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.&amp;rdquo;

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 sudah selesai dilakukan. Hasil hitung cepat (quick count) sudah terlihat. Untuk Pilpres, sejumlah lembaga survei merilis Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin unggul sementara dari Prabowo-Sandiaga.
Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta semua pihak jangan berlebihan merespons quick count.
Robikin Emhas, Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU mengatakan, secara akademis, hasil exit poll dan quick count merupakan cerminan hasil pemilu.
&amp;ldquo;Namun bukan merupakan hasil akhir pemilu yang secara legal dapat dijadikan dasar penetapan perolehan suara caprer-cawapres,&amp;rdquo; katanya dalam keterangan tertulis kepada media, Rabu (17/4/2019).
Hasil akhir perolehan suara pilpres adalah yang kelak ditetapkan dan diumumkan KPU pada Mei 2019.
&amp;ldquo;Untuk itu saya berharap masyarakat tidak merespons hasil pilpres yang dirilis oleh berbagai lembaga survey secara berlebihan. Kita sambut rilis hasil exit poll, quick count bahkan real count yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei secara lumrah layaknya masyarakat terdidik meresponnya, yakni merespon dengan mengedepankan budaya saling menghargai dan menghormati yang cukup tinggi,&amp;rdquo; ujarnya.
Robikin percaya bangsa Indonesia sudah maju dalam berdemokrasi, sehingga tidak akan ada yang mempertaruhkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa hanya karena merespon hasil pemilu yang dirilis lembaga survei secara emosional dan tak berbudaya.
&amp;ldquo;Masyarakat kita sudah cerdas. Pemilu akan berlangsung damai. Saya yakin itu. Betapa pun kita yakin, siapa pun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden dalam pilpres adalah pilihan terbaik rakyat yang sekaigus harus kita yakini sebagai yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia.&amp;rdquo;

</content:encoded></item></channel></rss>
