<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>100 Kios Pasar Lawang Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik</title><description>Muhammad Anwar mengatakan, kebakaran terjadi mulai pukul 19.00 WIB, saat itu tiba - tiba dari sisi belakang pasar muncul asap hitam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik"/><item><title>100 Kios Pasar Lawang Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik</guid><pubDate>Kamis 18 April 2019 00:37 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik-fu86n6AvYp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Lawang, Malang, Jawa Timur kebakaran (Foto: Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/18/519/2044951/100-kios-pasar-lawang-terbakar-diduga-akibat-korsleting-listrik-fu86n6AvYp.jpg</image><title>Pasar Lawang, Malang, Jawa Timur kebakaran (Foto: Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Sekira 100 kios di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur terbakar pada Rabu (17/4/2019) sekira pukul 19.00 WIB. Kebakaran pertama kali terjadi dari lantai 2 bagian belakang pasar yang diduga dari korsleting listrik.
Warga sekitar Pasar Lawang, Muhammad Anwar mengatakan, kebakaran terjadi mulai pukul 19.00 WIB, saat itu tiba - tiba dari sisi belakang pasar muncul asap hitam.
&quot;Ada asap hitam muncul pertama kali pukul 19. 00 WIB. Diduga dari salah satu kios warung makan yang ada di belakang,&quot; ujar Anwar.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Gudang Sembako di Jalan Raya Bogor Ludes Terbakar)&amp;nbsp;

Para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangannya yang belum terbakar. Beberapa kali api membesar lantaran terkena barang cepat terbakar.&amp;nbsp;
&quot;Petugas pemadam kebakaran datangnya telat. Mereka datang pukul 20.30 WIB, itu pun hanya 2 unit Damkar dulu yang datang. Jadi sudah merambat ke mana - mana,&quot; kata Sukirno, salah satu pedagang.
Tampak 4 unit mobil Damkar dari Kabupaten Malang dan PT Bentoel, 1 unit mobil Damkar dari Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu dikerahkan untuk memadamkan api.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pasar Youtefa Terbakar, Pedagang Kesal Warga Hanya Sibuk Ambil Foto)&amp;nbsp;

Hingga pukul 00.15 WIB petugas kebakaran masih belum dapat memadamkan lantaran banyaknya kios yang terbakar dan adanya barang - barang yang mudah terbakar.
&quot;Fokus pemadaman dulu, untuk kerugian belum kita hitung masih menunggu penyelidikan,&quot; kata Camat Lawang Eko Wahyu Widodo.</description><content:encoded>MALANG - Sekira 100 kios di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur terbakar pada Rabu (17/4/2019) sekira pukul 19.00 WIB. Kebakaran pertama kali terjadi dari lantai 2 bagian belakang pasar yang diduga dari korsleting listrik.
Warga sekitar Pasar Lawang, Muhammad Anwar mengatakan, kebakaran terjadi mulai pukul 19.00 WIB, saat itu tiba - tiba dari sisi belakang pasar muncul asap hitam.
&quot;Ada asap hitam muncul pertama kali pukul 19. 00 WIB. Diduga dari salah satu kios warung makan yang ada di belakang,&quot; ujar Anwar.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Gudang Sembako di Jalan Raya Bogor Ludes Terbakar)&amp;nbsp;

Para pedagang yang panik berusaha menyelamatkan barang dagangannya yang belum terbakar. Beberapa kali api membesar lantaran terkena barang cepat terbakar.&amp;nbsp;
&quot;Petugas pemadam kebakaran datangnya telat. Mereka datang pukul 20.30 WIB, itu pun hanya 2 unit Damkar dulu yang datang. Jadi sudah merambat ke mana - mana,&quot; kata Sukirno, salah satu pedagang.
Tampak 4 unit mobil Damkar dari Kabupaten Malang dan PT Bentoel, 1 unit mobil Damkar dari Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu dikerahkan untuk memadamkan api.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Pasar Youtefa Terbakar, Pedagang Kesal Warga Hanya Sibuk Ambil Foto)&amp;nbsp;

Hingga pukul 00.15 WIB petugas kebakaran masih belum dapat memadamkan lantaran banyaknya kios yang terbakar dan adanya barang - barang yang mudah terbakar.
&quot;Fokus pemadaman dulu, untuk kerugian belum kita hitung masih menunggu penyelidikan,&quot; kata Camat Lawang Eko Wahyu Widodo.</content:encoded></item></channel></rss>
