<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasca-Pemilu 2019, Masyarakat Diimbau Kembali dalam Persatuan dan Kesatuan</title><description>Pasca pemilu 2019, masyarakat hingga elite politik diimbau untuk kembali dalam persatuan dan kesatuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan"/><item><title>Pasca-Pemilu 2019, Masyarakat Diimbau Kembali dalam Persatuan dan Kesatuan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan</guid><pubDate>Kamis 18 April 2019 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan-TZmS40pu1I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pemilu (foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/18/605/2045042/pasca-pemilu-2019-masyarakat-diimbau-kembali-dalam-persatuan-dan-kesatuan-TZmS40pu1I.jpg</image><title>Ilustrasi Pemilu (foto: Shutterstock)</title></images><description>BANDUNG - Ketua Relawan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin Muda Indonesia, Dwi Yulianto Wiharjo meminta seluruh relawan yang tergabung dalam Rejo, untuk mngawal tahapan perhitungan suara.

Meskipun pasangan Jokowi-Ma'ruf menang dalam quick count atau perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga, Dwi meminta seluruh relawan untuk menunggu hasil ketetapan resmi dari KPU.
Baca Juga:&amp;nbsp;Elite Politik Harus Berperan Turunkan Tensi Pendukung Capres&amp;nbsp;
Dwi mengatakan, pasca Pemilu ini, ia meminta seluruh pihak untuk kembali dalam persatuan dan kesatuan. Perbedaan pilihan dan pandangan politik adalah sebuah dinamika pendewasaan demokrasi, masing-masing akan diuji ketika yang menang mampu berbuat bijak dan yang kalah mampu berlapang dada, pemenuhan rasa keadilan dalam prosesnya bisa ditempuh dengan jalan konstitusional.

&quot;Sangat disayangkan beberapa elite yang dalam statementnya malah membakar dan memprovokasi masyarakat dengan kalimat &quot;people power&quot; sebagai rujukan pemenuhan rasa keadilan, sungguh kalimat yang kekanak-kanakan dan cerminan sebuah tindakan yang tidak mengakomodir nalar dan intelektual dalam berdemokrasi,&quot; terangnya di Bandung, Kamis (18/4/2019).

Dirinya berharap, semua pihak mampu melihat semua persoalan dalam takaran proposional dan penuh rasa tanggung jawab.

&quot;Meletakkannya dalam bingkai persatuan dan persaudaraan demi memajukan negeri tercinta ini, Milenial Militan Menang,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Prabowo Sesalkan Adanya Penggiringan Opini Melalui Quick Count</description><content:encoded>BANDUNG - Ketua Relawan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin Muda Indonesia, Dwi Yulianto Wiharjo meminta seluruh relawan yang tergabung dalam Rejo, untuk mngawal tahapan perhitungan suara.

Meskipun pasangan Jokowi-Ma'ruf menang dalam quick count atau perhitungan cepat yang dilakukan sejumlah lembaga, Dwi meminta seluruh relawan untuk menunggu hasil ketetapan resmi dari KPU.
Baca Juga:&amp;nbsp;Elite Politik Harus Berperan Turunkan Tensi Pendukung Capres&amp;nbsp;
Dwi mengatakan, pasca Pemilu ini, ia meminta seluruh pihak untuk kembali dalam persatuan dan kesatuan. Perbedaan pilihan dan pandangan politik adalah sebuah dinamika pendewasaan demokrasi, masing-masing akan diuji ketika yang menang mampu berbuat bijak dan yang kalah mampu berlapang dada, pemenuhan rasa keadilan dalam prosesnya bisa ditempuh dengan jalan konstitusional.

&quot;Sangat disayangkan beberapa elite yang dalam statementnya malah membakar dan memprovokasi masyarakat dengan kalimat &quot;people power&quot; sebagai rujukan pemenuhan rasa keadilan, sungguh kalimat yang kekanak-kanakan dan cerminan sebuah tindakan yang tidak mengakomodir nalar dan intelektual dalam berdemokrasi,&quot; terangnya di Bandung, Kamis (18/4/2019).

Dirinya berharap, semua pihak mampu melihat semua persoalan dalam takaran proposional dan penuh rasa tanggung jawab.

&quot;Meletakkannya dalam bingkai persatuan dan persaudaraan demi memajukan negeri tercinta ini, Milenial Militan Menang,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;BPN Prabowo Sesalkan Adanya Penggiringan Opini Melalui Quick Count</content:encoded></item></channel></rss>
