<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suara Tembakan Ganggu Penjemputan Logistik Pemilu di Mimika Papua</title><description>Helikopter yang seharusnya mmendarat di lapangan terbang Alama, mengurungkan niatnya lantaran mendengar suara tembakan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua"/><item><title>Suara Tembakan Ganggu Penjemputan Logistik Pemilu di Mimika Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua</guid><pubDate>Kamis 18 April 2019 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Saldi Hermanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua-GeUmb1jOB6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logistik pemilu di Lapas Kelas II Jambi (Foto : Ilustrasi/Okezone/Nanang Fahrurozi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/18/606/2045218/suara-tembakan-ganggu-penjemputan-logistik-pemilu-di-mimika-papua-GeUmb1jOB6.jpg</image><title>Logistik pemilu di Lapas Kelas II Jambi (Foto : Ilustrasi/Okezone/Nanang Fahrurozi)</title></images><description>TIMIKA &amp;ndash; Kelompok bersenjata kembali melancarkan aksinya di Kabupaten Mimika, Papua. Kali ini, kelompok bersenjata mengganggu proses penjemputan logistik pemilu di Distrik Alama, Kamis (18/4/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone di Timika, suara tembakan mewarnai proses penjemputan logistik pemilu di wilayah pegunungan Mimika saat Hely Bell/412 HA-5177 milik Penerbad hendak landing di lapangan terbang Alama sekitar pukul 10.00 WIT.

Hely Bell yang diawaki (Pilot) Kapten Cpn M Iqbal dan Co Pilot Letda Cpn Dwi Cahyo tersebut, take off dari lapangan Penerbad Bandara Mozes Kilangin Timika menuju lapangan terbang Alama.

Saat Hely Bell melakukan persiapan landing di lapangan terbang Alama, terdengar suara tembakan. Karena mendengar suara tembakan itu, Kapten Cpn M Iqbal akhirnya memutuskan tidak landing dan kembali menuju Timika.



Terkait peristiwa ini, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan memang terdengar adanya suara seperti tembakan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah benar yang didengar itu adalah suara tembakan.

&quot;Kita belum bisa pastikan itu tembakan atau bukan, karena jaraknya jauh. Cuma satu kali bunyi saja,&quot; ujar Aidi.

Baca Juga : Bawaslu Jateng Usut 27 Kasus Dugaan Politik Uang

&quot;Tapi sudah dilakukan pemeriksaan, semuanya aman,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Temukan Indikasi Pelanggaran, Bawaslu Pangandaran Kaji Pemungutan Suara Ulang

</description><content:encoded>TIMIKA &amp;ndash; Kelompok bersenjata kembali melancarkan aksinya di Kabupaten Mimika, Papua. Kali ini, kelompok bersenjata mengganggu proses penjemputan logistik pemilu di Distrik Alama, Kamis (18/4/2019).

Berdasarkan data yang dihimpun Okezone di Timika, suara tembakan mewarnai proses penjemputan logistik pemilu di wilayah pegunungan Mimika saat Hely Bell/412 HA-5177 milik Penerbad hendak landing di lapangan terbang Alama sekitar pukul 10.00 WIT.

Hely Bell yang diawaki (Pilot) Kapten Cpn M Iqbal dan Co Pilot Letda Cpn Dwi Cahyo tersebut, take off dari lapangan Penerbad Bandara Mozes Kilangin Timika menuju lapangan terbang Alama.

Saat Hely Bell melakukan persiapan landing di lapangan terbang Alama, terdengar suara tembakan. Karena mendengar suara tembakan itu, Kapten Cpn M Iqbal akhirnya memutuskan tidak landing dan kembali menuju Timika.



Terkait peristiwa ini, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan memang terdengar adanya suara seperti tembakan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah benar yang didengar itu adalah suara tembakan.

&quot;Kita belum bisa pastikan itu tembakan atau bukan, karena jaraknya jauh. Cuma satu kali bunyi saja,&quot; ujar Aidi.

Baca Juga : Bawaslu Jateng Usut 27 Kasus Dugaan Politik Uang

&quot;Tapi sudah dilakukan pemeriksaan, semuanya aman,&quot; ujarnya.

Baca Juga : Temukan Indikasi Pelanggaran, Bawaslu Pangandaran Kaji Pemungutan Suara Ulang

</content:encoded></item></channel></rss>
