<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemberontak Bersenjata Kembali Serang Rumah Sakit Ebola di Kongo </title><description>Pemberontak dilaporkan juga berupaya membakar Rumah Sakit Ebola.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo"/><item><title>Pemberontak Bersenjata Kembali Serang Rumah Sakit Ebola di Kongo </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo</guid><pubDate>Minggu 21 April 2019 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo-3s3OFMnls3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pusat perawatan Ebola di Butembo, Kongo (AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/21/18/2046047/pemberontak-bersenjata-kembali-serang-rumah-sakit-ebola-di-kongo-3s3OFMnls3.jpg</image><title>Pusat perawatan Ebola di Butembo, Kongo (AFP)</title></images><description>BENI, KONGO &amp;mdash; Pemberontak bersenjata menyerang pusat perawatan Ebola pada Sabtu 20 April 2019 di dekat Kota Butembo, hanya beberapa jam setelah serangan lain di rumah sakit itu menewaskan ahli epidemiologi Kamerun.
Kepala Polisi Paul Ngoma mengatalan, seorang anggota milisi tewas dalam serangan itu di Rumah Sakit Katwa, di mana staf medis berusaha mengatasi wabah Ebola di bagian timur Republik Demokratik Kongo. Ia menambahkan, empat pemberontak ditangkap.
Wakil Wali Kota Patrick Kambale Tsiko mengatakan penyerang berusaha membakar rumah sakit tersebut.
Penanganan kasus ebola di Kongo (AP)
Serangan terbaru itu terjadi setelah Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) melaporkan ahli epidemiologi Richard Mouzoko tewas pada Jumat 19 April, ketika beberapa orang bersenjata dari milisi lokal menyerbu rumah sakit.
Aksi-aksi kekerasan menyulitkan upaya mengatasi wabah kedua virus Ebola yang paling mematikan dalam sejarah, sementara jumlah kasus baru naik setiap kali pengobatan dan pekerjaan pencegahan terganggu.
Menurut WHO, dari wabah terbaru itu tercatat 1.300 kasus yang dikukuhkan dan kemungkinan serta 855 kematian sejak wabah diumumkan Agustus lalu.
</description><content:encoded>BENI, KONGO &amp;mdash; Pemberontak bersenjata menyerang pusat perawatan Ebola pada Sabtu 20 April 2019 di dekat Kota Butembo, hanya beberapa jam setelah serangan lain di rumah sakit itu menewaskan ahli epidemiologi Kamerun.
Kepala Polisi Paul Ngoma mengatalan, seorang anggota milisi tewas dalam serangan itu di Rumah Sakit Katwa, di mana staf medis berusaha mengatasi wabah Ebola di bagian timur Republik Demokratik Kongo. Ia menambahkan, empat pemberontak ditangkap.
Wakil Wali Kota Patrick Kambale Tsiko mengatakan penyerang berusaha membakar rumah sakit tersebut.
Penanganan kasus ebola di Kongo (AP)
Serangan terbaru itu terjadi setelah Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) melaporkan ahli epidemiologi Richard Mouzoko tewas pada Jumat 19 April, ketika beberapa orang bersenjata dari milisi lokal menyerbu rumah sakit.
Aksi-aksi kekerasan menyulitkan upaya mengatasi wabah kedua virus Ebola yang paling mematikan dalam sejarah, sementara jumlah kasus baru naik setiap kali pengobatan dan pekerjaan pencegahan terganggu.
Menurut WHO, dari wabah terbaru itu tercatat 1.300 kasus yang dikukuhkan dan kemungkinan serta 855 kematian sejak wabah diumumkan Agustus lalu.
</content:encoded></item></channel></rss>
