<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Pihak Mengimbau Rekonsiliasi, BPN: Emang Sekarang Ada Konflik?</title><description>Sejumlah tokoh mengimbau kepada kubu capres-cawapres Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin dan Prabowo-Sandi untuk tetap menjaga kerukunan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik"/><item><title>Banyak Pihak Mengimbau Rekonsiliasi, BPN: Emang Sekarang Ada Konflik?</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik</guid><pubDate>Senin 22 April 2019 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik-JkV10G5pPJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahnil Anzar (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/22/605/2046398/banyak-pihak-mengimbau-rekonsiliasi-bpn-emang-sekarang-ada-konflik-JkV10G5pPJ.jpg</image><title>Dahnil Anzar (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah tokoh mengimbau kepada kubu capres-cawapres Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin dan Prabowo-Sandi untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan tali silatuhrami, pasca gelaran pemungutan suara Pemilu 2019.

Menilai hal itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Simajuntak menilai seruan tersebut sejauh ini tidak terdapat urgensi dalam melaksanakan rekonsiliasi. Sebab menurutnya pilpres sejauh ini tak ada konflik.
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Dikabarkan Utus Luhut untuk Bertemu Prabowo, BPN: Ya untuk Apa?
&amp;ldquo;Rekonsiliasi itu dilakukan kalau ada konflik. Emang sekarang ada konflik? Kan nggak ada. Jadi justru cara berpikirnya yang harusnya diperbaiki,&amp;rdquo; kata Dahnil di Medcen Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Lebih jauh, Dahnil menilai jika dalam perhelatan pilpres dan pemilu berjalan lancar tanpa adanya konflik. Tetapi adanya perdebatan itu biasa di dalam pesta demokrasi tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: Relawan Jokowi Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Jaga Keutuhan NKRI Usai Pemilu 2019
&amp;ldquo;Ini nggak ada konflik sama sekali. Yang muncul adalah perdebatan biasa saja antara perbedaan hasil yang muncul,&amp;rdquo; tutur dia.

&amp;ldquo;Dan itu biasa saja dalam setiap kompetisi. Jadi rekonsiliasi itu bisa dilakukan kalau ada konflik,&amp;rdquo; tambah Dahnil.
&amp;nbsp;Baca juga: KPU Sulut Bakal Gelar PSU Khusus Pemilihan Presiden Pada 25 April
Untuk terkait situasi panas yang terjadi di kedua pendukung baik Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin dan Prabowo-Sandi, Dahnil melihat hal tersebut ada dikarenakan banyaknya kecurangan yang terstruktur, sistematik, dan massif (TSM).

&quot;Panas karena ada TSM itu. Kecurangan yang TSM. Panas karena ada ketidakadilan. Kalau semuanya baik-baik saja ya tidak masalah. Kuncinya penegakan hukum yang adil. Jadi perhatian khusus kita itu di situ,&quot; tutur Dahnil.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah tokoh mengimbau kepada kubu capres-cawapres Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin dan Prabowo-Sandi untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan tali silatuhrami, pasca gelaran pemungutan suara Pemilu 2019.

Menilai hal itu, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Simajuntak menilai seruan tersebut sejauh ini tidak terdapat urgensi dalam melaksanakan rekonsiliasi. Sebab menurutnya pilpres sejauh ini tak ada konflik.
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Dikabarkan Utus Luhut untuk Bertemu Prabowo, BPN: Ya untuk Apa?
&amp;ldquo;Rekonsiliasi itu dilakukan kalau ada konflik. Emang sekarang ada konflik? Kan nggak ada. Jadi justru cara berpikirnya yang harusnya diperbaiki,&amp;rdquo; kata Dahnil di Medcen Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019).

Lebih jauh, Dahnil menilai jika dalam perhelatan pilpres dan pemilu berjalan lancar tanpa adanya konflik. Tetapi adanya perdebatan itu biasa di dalam pesta demokrasi tersebut.
&amp;nbsp;Baca juga: Relawan Jokowi Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Jaga Keutuhan NKRI Usai Pemilu 2019
&amp;ldquo;Ini nggak ada konflik sama sekali. Yang muncul adalah perdebatan biasa saja antara perbedaan hasil yang muncul,&amp;rdquo; tutur dia.

&amp;ldquo;Dan itu biasa saja dalam setiap kompetisi. Jadi rekonsiliasi itu bisa dilakukan kalau ada konflik,&amp;rdquo; tambah Dahnil.
&amp;nbsp;Baca juga: KPU Sulut Bakal Gelar PSU Khusus Pemilihan Presiden Pada 25 April
Untuk terkait situasi panas yang terjadi di kedua pendukung baik Jokowi-Ma&amp;rsquo;ruf Amin dan Prabowo-Sandi, Dahnil melihat hal tersebut ada dikarenakan banyaknya kecurangan yang terstruktur, sistematik, dan massif (TSM).

&quot;Panas karena ada TSM itu. Kecurangan yang TSM. Panas karena ada ketidakadilan. Kalau semuanya baik-baik saja ya tidak masalah. Kuncinya penegakan hukum yang adil. Jadi perhatian khusus kita itu di situ,&quot; tutur Dahnil.
</content:encoded></item></channel></rss>
