<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mendagri Nilai Perlu Adanya Evaluasi Pemilu Serentak   </title><description>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai perlu adanya evaluasi soal penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak"/><item><title> Mendagri Nilai Perlu Adanya Evaluasi Pemilu Serentak   </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak</guid><pubDate>Senin 22 April 2019 21:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak-UxfuZn3hvL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/22/605/2046723/mendagri-nilai-perlu-adanya-evaluasi-pemilu-serentak-UxfuZn3hvL.jpg</image><title>Mendagri, Tjahjo Kumolo (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai perlu adanya evaluasi soal penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Kendati begitu, ia memastikan bahwa tak ingin mendesak wacana evaluasi itu.

&quot;Kami tidak ingin mendesak dulu, tapi setelah pengumuman KPU resmi nanti, kemungkinan awal pemerintahan baru akan membahas bersama dengan DPR,&quot; kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019).
&amp;nbsp;
Tjahjo memastikan akan terlebih dahulu menunggu evaluasi yang akan dikeluarkan diinternal penyelenggara Pemilu dan Bawaslu. Sedangkan, Kemendagri sudah membuat evaluasi terlebih dahulu.

&quot;Kemendagri sudah membuat evaluasi yang menyangkut keputusan MK. Keserentakan itu apakah harus hari, tanggal, jam, atau bulan yang sama,&quot; imbuhnya.

Tjahjo juga menyoroti soal masa kampanye yang dinilai terlalu lama. Menurut dia, jadwal kampanye seharusnya bisa lebih diefektifkan kembali guna menjalankan Pemilu yang lebih demokratis.

&quot;Mengenai massa kampanye apakah harus sekian bulan. Itu aja. Saya kira yang penting bagaimana membangun sebuah sistem Pemilu yang demokratis, lebih efektif, lebih efisien,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai perlu adanya evaluasi soal penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Kendati begitu, ia memastikan bahwa tak ingin mendesak wacana evaluasi itu.

&quot;Kami tidak ingin mendesak dulu, tapi setelah pengumuman KPU resmi nanti, kemungkinan awal pemerintahan baru akan membahas bersama dengan DPR,&quot; kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/4/2019).
&amp;nbsp;
Tjahjo memastikan akan terlebih dahulu menunggu evaluasi yang akan dikeluarkan diinternal penyelenggara Pemilu dan Bawaslu. Sedangkan, Kemendagri sudah membuat evaluasi terlebih dahulu.

&quot;Kemendagri sudah membuat evaluasi yang menyangkut keputusan MK. Keserentakan itu apakah harus hari, tanggal, jam, atau bulan yang sama,&quot; imbuhnya.

Tjahjo juga menyoroti soal masa kampanye yang dinilai terlalu lama. Menurut dia, jadwal kampanye seharusnya bisa lebih diefektifkan kembali guna menjalankan Pemilu yang lebih demokratis.

&quot;Mengenai massa kampanye apakah harus sekian bulan. Itu aja. Saya kira yang penting bagaimana membangun sebuah sistem Pemilu yang demokratis, lebih efektif, lebih efisien,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
