<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Banjir Jakarta, Anggota DPRD DKI Minta Anies Tiru Langkah Ahok</title><description>Gubernur Anies Baswedan diminta meniru langkah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam mengatasi persoalan banjir di Ibu Kota.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok"/><item><title>Atasi Banjir Jakarta, Anggota DPRD DKI Minta Anies Tiru Langkah Ahok</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2019 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok-b25WwzIII3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/27/338/2048872/atasi-banjir-jakarta-anggota-dprd-dki-minta-anies-tiru-langkah-ahok-b25WwzIII3.jpg</image><title>Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota DPRD DKI, William Yani mengimbau kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan untuk meniru langkah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjadi orang nomor satu di Ibu Kota dalam mengatasi persoalan banjir.

Menurut dia, program yang sudah berjalan baik di era pemerintahan sebelumnya harus dilanjutkan dan ditingkatkan. Sehingga, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang sama, meski berganti kepemimpinan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/04/26/56991/289961_medium.jpg&quot; alt=&quot;Potret Kawasan Kampung Pulo yang Terendam Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Baca Juga:&amp;nbsp;Update Laporan BPBD DKI: 14 Wilayah di Jakarta Masih Terendam Banjir&amp;nbsp;
&quot;Tidak salahnya program apa yang bagus dari Ahok diteruskan. Bahkan ditingkatkan,&quot; kata William kepada wartawan, Sabtu (27/4/2019).

Ia mengaku tidak heran jika banjir di Ibu Kota lama surutnya. Sebab, kini Pemprov DKI seperti tak siap dalam menghadapi kiriman air dari Bogor, Jawa Barat.

&amp;ldquo;Zaman Ahok saat datangnya musim hujan, kita sudah bisa melihat bagaimana masifnya pengerjaan pengerukan saluran. Di mana-mana dengan mudah alat berat terlihat di sisi-sisi sungai dan saluran,&amp;rdquo; katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, proyek naturalisasi sungai yang digadang Anies dalam mengatasi banjir, sejauh ini hanya sekadar teori dan wacana. Buktinya banjir kembali merendam permukiman warga.

&amp;ldquo;Jakarta saat ini seperti auto pilot. Bergerak tanpa koordinasi antara instansi satu dengan yang lain. Sehingga saya sebenarnya tidak heran bila banjir kembali melanda,&amp;rdquo; kata dia.

Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi Banjir Jakarta, Anies Akan Remajakan Pompa Air yang Sudah Tua&amp;nbsp;
Seperti diketahui, sebanyak 14 wilayah di Jakarta masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung pada Jumat, 26 April 2019 lalu. Data itu berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Sabtu (27/4/2019) pukul 18.00 WIB.&amp;nbsp;

&quot;Pada pukul 18.00 WIB masih terdapat titik lokasi banjir sebanyak 14 titik yang terdiri dari 3 titik di Jakarta Selatan, 8 titik di Jakarta Timur dan 3 titik di Jakarta Barat,&quot; Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Muhammad Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, hari ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNC8yNi8xLzExOTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota DPRD DKI, William Yani mengimbau kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan untuk meniru langkah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menjadi orang nomor satu di Ibu Kota dalam mengatasi persoalan banjir.

Menurut dia, program yang sudah berjalan baik di era pemerintahan sebelumnya harus dilanjutkan dan ditingkatkan. Sehingga, masyarakat dapat merasakan pelayanan yang sama, meski berganti kepemimpinan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/04/26/56991/289961_medium.jpg&quot; alt=&quot;Potret Kawasan Kampung Pulo yang Terendam Banjir&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Baca Juga:&amp;nbsp;Update Laporan BPBD DKI: 14 Wilayah di Jakarta Masih Terendam Banjir&amp;nbsp;
&quot;Tidak salahnya program apa yang bagus dari Ahok diteruskan. Bahkan ditingkatkan,&quot; kata William kepada wartawan, Sabtu (27/4/2019).

Ia mengaku tidak heran jika banjir di Ibu Kota lama surutnya. Sebab, kini Pemprov DKI seperti tak siap dalam menghadapi kiriman air dari Bogor, Jawa Barat.

&amp;ldquo;Zaman Ahok saat datangnya musim hujan, kita sudah bisa melihat bagaimana masifnya pengerjaan pengerukan saluran. Di mana-mana dengan mudah alat berat terlihat di sisi-sisi sungai dan saluran,&amp;rdquo; katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, proyek naturalisasi sungai yang digadang Anies dalam mengatasi banjir, sejauh ini hanya sekadar teori dan wacana. Buktinya banjir kembali merendam permukiman warga.

&amp;ldquo;Jakarta saat ini seperti auto pilot. Bergerak tanpa koordinasi antara instansi satu dengan yang lain. Sehingga saya sebenarnya tidak heran bila banjir kembali melanda,&amp;rdquo; kata dia.

Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi Banjir Jakarta, Anies Akan Remajakan Pompa Air yang Sudah Tua&amp;nbsp;
Seperti diketahui, sebanyak 14 wilayah di Jakarta masih terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung pada Jumat, 26 April 2019 lalu. Data itu berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Sabtu (27/4/2019) pukul 18.00 WIB.&amp;nbsp;

&quot;Pada pukul 18.00 WIB masih terdapat titik lokasi banjir sebanyak 14 titik yang terdiri dari 3 titik di Jakarta Selatan, 8 titik di Jakarta Timur dan 3 titik di Jakarta Barat,&quot; Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Muhammad Ridwan dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, hari ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wNC8yNi8xLzExOTQwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
