<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua KPU Berharap Tidak Ada Masalah Lagi Setelah PSU</title><description>Ketua&amp;nbsp;KPU Arief Budiman berharap tidak ada lagi persoalan yang muncul setelah pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa daerah di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu"/><item><title>Ketua KPU Berharap Tidak Ada Masalah Lagi Setelah PSU</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2019 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu-NXMVS2CiPR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPU Arief Budiman Bersama Capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 (foto: Arief Budiman/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/27/605/2048846/ketua-kpu-berharap-tidak-ada-masalah-lagi-setelah-psu-NXMVS2CiPR.jpg</image><title>Ketua KPU Arief Budiman Bersama Capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dalam Debat Pilpres 2019 (foto: Arief Budiman/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berharap tidak ada lagi persoalan yang muncul setelah dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa daerah di Indonesia.
&quot;PSU itu adalah salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Ketika PSU sudah dilakukan tentu saya berharap sudah tidak ada lagi persoalan yang muncul. Jadi tidak ada lagi perdebatan nanti di tahap-tahap berikutnya,&quot; kata Arief seperti dikutip Antara, Sabtu (27/4/2019).

Baca Juga:&amp;nbsp;KPU Ngaku Sudah Ajukan Asuransi untuk Petugas KPPS Tapi Ditolak&amp;nbsp;
Arief juga berharap tidak ada masalah setelah semua proses PSU berlangsung agar proses penghitungan bisa berjalan lancar.
&quot;Jadi sudah selesai kemarin, ada persoalan, lalu diputuskan diselesaikan dengan PSU. Sudah dijalankan PSU, ke depannya mudah-mudahan sesudahnya tidak ada persoalan,&quot; ucap Arief.
Sebelumnya, KPU memutuskan untuk melakukan PSU, Pemungutan Suara Susulan (PSS), dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di 2.767 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia.
Beberapa provinsi sudah melakukan proses tersebut pekan lalu. Daerah yang lain, termasuk DKI Jakarta, baru melakukannya hari ini.
Selain beberapa daerah di Indonesia, KPU juga mengadakan PSU di dua tempa pemungutan suara (TPS) luar negeri yaitu Selangor, Malaysia dan Sydney, Australia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kerap Dikritik Publik, KPU: Ini Pemilu yang Sangat Transparan</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berharap tidak ada lagi persoalan yang muncul setelah dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa daerah di Indonesia.
&quot;PSU itu adalah salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan. Ketika PSU sudah dilakukan tentu saya berharap sudah tidak ada lagi persoalan yang muncul. Jadi tidak ada lagi perdebatan nanti di tahap-tahap berikutnya,&quot; kata Arief seperti dikutip Antara, Sabtu (27/4/2019).

Baca Juga:&amp;nbsp;KPU Ngaku Sudah Ajukan Asuransi untuk Petugas KPPS Tapi Ditolak&amp;nbsp;
Arief juga berharap tidak ada masalah setelah semua proses PSU berlangsung agar proses penghitungan bisa berjalan lancar.
&quot;Jadi sudah selesai kemarin, ada persoalan, lalu diputuskan diselesaikan dengan PSU. Sudah dijalankan PSU, ke depannya mudah-mudahan sesudahnya tidak ada persoalan,&quot; ucap Arief.
Sebelumnya, KPU memutuskan untuk melakukan PSU, Pemungutan Suara Susulan (PSS), dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) di 2.767 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia.
Beberapa provinsi sudah melakukan proses tersebut pekan lalu. Daerah yang lain, termasuk DKI Jakarta, baru melakukannya hari ini.
Selain beberapa daerah di Indonesia, KPU juga mengadakan PSU di dua tempa pemungutan suara (TPS) luar negeri yaitu Selangor, Malaysia dan Sydney, Australia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kerap Dikritik Publik, KPU: Ini Pemilu yang Sangat Transparan</content:encoded></item></channel></rss>
