<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Jatuh dari Motor, Petugas Pemilu di Sorong Meninggal Akibat Kelelahan</title><description>Salah seorang keluarga Suso, Yohanes Bara, mengatakan kerabatnya itu memang sempat mengaku kelelahan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan"/><item><title>Sempat Jatuh dari Motor, Petugas Pemilu di Sorong Meninggal Akibat Kelelahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan</guid><pubDate>Minggu 28 April 2019 06:43 WIB</pubDate><dc:creator>Chanry Andrew S</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan-Z5ctLiyan6.JPG" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/28/340/2048947/sempat-jatuh-dari-motor-petugas-pemilu-di-sorong-meninggal-akibat-kelelahan-Z5ctLiyan6.JPG</image><title>ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>SORONG - Petugas Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Suso Topayung dikabarkan meninggal dunia akibat kelelahan usai proses perhitungan suara di wilayah setempat pada Jumat, 26 April 2019.
Salah seorang keluarga Suso, Yohanes Bara, mengatakan kerabatnya itu memang sempat mengaku kelelahan saat melakukan perhitungan suara di PPD Salawati.
&quot;Saya koordinasikan teman-teman PPD-nya, ternyata untuk menulis satu suara saja beliau harus minta jeda beberapa menit, karena memang sudah kecapekan,&quot; ujar Yohanes, Sabtu, 27 April 2019 kemarin.
Menurut Yohanes, dirinya sempat menghubungi korban untuk menanyakan kondisinya.
&amp;ldquo;Tiga hari sebelumnya saya telefon (almarhum), kakak posisi di mana, dia bilang ada di PPD, trus saya tanya kegiatannya, beliau bilang iya dek ini kecapekan rasanya terlalu capek tapi namanya tugas, terus saya sampaikan, iya tugas tapi kalau sampai kecapekan kan harus istirahat, almarhum bilang iya dek,&quot; tuturnya menirukan omongan Suso kala itu.

Sehari sebelum wafat lanjut Yohanes, Suso meminta pulang ke rumah lebih dulu lantaran sudah tidak sanggup meneruskan pekerjaannya. &quot;Di perjalanan jatuh dengan motor dua kali, tapi dia berusaha untuk sampai ke rumah. Saya firasat tidak enak, saya telefon kembali, almarhum bilang ada di rumah, pulang duluan karena kecapekan,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sorong, Adomince Pandori menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke KPU Papua Barat agar dilanjutkan ke KPU pusat sehingga korban segera mendapat santunan.
&amp;ldquo;Namun, KPU Kabupaten Sorong juga akan berpartisipasi dalam kedudukan ini karena sesuai informasi jenazah almarhum akan diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja,&amp;rdquo; ucap Pandori.</description><content:encoded>SORONG - Petugas Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Suso Topayung dikabarkan meninggal dunia akibat kelelahan usai proses perhitungan suara di wilayah setempat pada Jumat, 26 April 2019.
Salah seorang keluarga Suso, Yohanes Bara, mengatakan kerabatnya itu memang sempat mengaku kelelahan saat melakukan perhitungan suara di PPD Salawati.
&quot;Saya koordinasikan teman-teman PPD-nya, ternyata untuk menulis satu suara saja beliau harus minta jeda beberapa menit, karena memang sudah kecapekan,&quot; ujar Yohanes, Sabtu, 27 April 2019 kemarin.
Menurut Yohanes, dirinya sempat menghubungi korban untuk menanyakan kondisinya.
&amp;ldquo;Tiga hari sebelumnya saya telefon (almarhum), kakak posisi di mana, dia bilang ada di PPD, trus saya tanya kegiatannya, beliau bilang iya dek ini kecapekan rasanya terlalu capek tapi namanya tugas, terus saya sampaikan, iya tugas tapi kalau sampai kecapekan kan harus istirahat, almarhum bilang iya dek,&quot; tuturnya menirukan omongan Suso kala itu.

Sehari sebelum wafat lanjut Yohanes, Suso meminta pulang ke rumah lebih dulu lantaran sudah tidak sanggup meneruskan pekerjaannya. &quot;Di perjalanan jatuh dengan motor dua kali, tapi dia berusaha untuk sampai ke rumah. Saya firasat tidak enak, saya telefon kembali, almarhum bilang ada di rumah, pulang duluan karena kecapekan,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sorong, Adomince Pandori menyatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke KPU Papua Barat agar dilanjutkan ke KPU pusat sehingga korban segera mendapat santunan.
&amp;ldquo;Namun, KPU Kabupaten Sorong juga akan berpartisipasi dalam kedudukan ini karena sesuai informasi jenazah almarhum akan diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja,&amp;rdquo; ucap Pandori.</content:encoded></item></channel></rss>
