<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Sedang Meraba Penari Telanjang Beredar, Caleg di Australia Mengundurkan Diri</title><description>Dickson sangat menyesali ucapannya yang tidak senonoh terhadap wanita.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri"/><item><title>Video Sedang Meraba Penari Telanjang Beredar, Caleg di Australia Mengundurkan Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri</guid><pubDate>Selasa 30 April 2019 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>ABC News</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri-efIP6ig45f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Politikus Australia Steve Dickson. Foto/ABC News</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/30/18/2049744/video-sedang-meraba-penari-telanjang-beredar-caleg-di-australia-mengundurkan-diri-efIP6ig45f.jpg</image><title>Politikus Australia Steve Dickson. Foto/ABC News</title></images><description>
SYDNEY - Calon anggota legislatif (caleg) partai One Nation Australia, Steve Dickson, mengundurkan diri setelah beredar rekaman videonya saat dia melontarkan kata-kata tak senonoh dan menggerayangi penari telanjang di salah satu kelab malam di AS.
&quot;Perempuan jalang&quot; dan menyebut penari lainnya dengan, &quot;Tetek kecil&quot; dan tidak isi di balik BH-nya, seraya memegangi dada wanita tersebut.
Dickson juga terekam mengatakan: &quot;Wanita kulit putih jauh lebih bagus, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Sedangkan wanita Asia tidak.&quot;
&quot;Saya sudah melakukannya dengan banyak wanita Asia dan (mereka) tak tahu apa yang harus kulakukan,&quot; katanya.
Di bagian lain politisi Australia ini ngobrol dengan seorang penari setelah menyelipkan uang ke celana dalamnya.
Dickson terdengar meminta penari itu memegangi alat kelamin Dickson.
&quot;Sekarang juga?&quot; tanya sang penari.
&quot;Ya, tentu saja,&quot; jawab Dickson.
Penari itu menolak secara halus. &quot;Maaf saya tidak bisa melakukan itu. Mereka mungkin memperhatikan,&quot; katanya.

Di bagian lain, Dickson berdiri di depan penari di panggung sambil menyelipkan uang ke celana dalam si penari.
Baca:&amp;nbsp;Senat Australia Kecam Senatornya Atas Komentar Terkait Penembakan Masjid di Christchurh
Baca:&amp;nbsp;Senator yang Salahkan Muslim Atas Teror di Christchurch Dilempari Telur di Melbourne
Setelah videonya ditayangkan di TV, Dickson sangat menyesali ucapannya yang tidak senonoh terhadap wanita.
&quot;Saya menilai rekaman itu berat untuk ditonton karena ucapan dan tindakan saya di bawah pengaruh miras. Itu tidak mencerminkan diri saya yang sebenarnya,&quot; katanya.
Dia balik menuding rekan seperjalanannya, Rodger Muller yang mengaku sebagai aktivis pro-senjata, dan belakangan diketahui sebagai investigator untuk stasiun TV Al Jazeera.
Menanggapi hal ini pemimpin partai One Nation Pauline Hanson menyebutkan telah menerima surat pengunduran diri Steve Dickson.
&quot;Saya kesal dengan hal ini, Steve itu pria rumahan,&quot; kata Pauline Hanson.
&quot;Saya tidak akan menolerir anak-anak saya sendiri berperilaku seperti ini terhadap wanita. Saya tak bisa dan tak akan memaafkan caleg saya sendiri berurusan dengan wanita dengan cara seperti ini,&quot; ujarnya.
&quot;Saya sadar bahwa kelab penari telanjang itu bisnis yang sangat legal. Banyak pria di negara ini juga masuk ke sana. Sama juga seperti wanita yang menyewa penari telanjang,&quot; kata Hanson.
&quot;Tetapi bahasa dan perilaku Steve tidak dapat diterima dan tidak memenuhi harapan saya atau harapan publik bagi seseorang untuk menduduki jabatan publik,&quot; tambahnya.
Nama Steve Dickson saat ini sudah tercetak dalam kertas suara untuk calon senator di Dapil Queensland.
Al Jazeera menanggapi tayangan Channel Nine itu dengan menyebut pihaknya tidak menyetujui tayangan tersebut.
&quot;Materi itu diperoleh tapi Al Jazeera memutuskan untuk tidak menyiarkannya,&quot; kata Al Jazeera.
&quot;Al Jazeera tidak menganggapnya sebagai kepentingan publik untuk menyiarkan materi itu,&quot; katanya.
Sebelumnya saat menanggapi tayangan Al Jazeera soal lobi kelompok pro-senjata, tanpa ditanya jurnalis, Dickson melontarkan pernyataan soal kelab malam.
&quot;Saya pernah masuk ke klub penari telanjang, melakukan banyak hal yang mungkin dilakukan banyak pria muda di negara ini,&quot; ujarnya saat itu.
&quot;Seusai bekerja, sama seperti semua orang, saya pun memiliki hak untuk itu,&quot; katanya.
</description><content:encoded>
SYDNEY - Calon anggota legislatif (caleg) partai One Nation Australia, Steve Dickson, mengundurkan diri setelah beredar rekaman videonya saat dia melontarkan kata-kata tak senonoh dan menggerayangi penari telanjang di salah satu kelab malam di AS.
&quot;Perempuan jalang&quot; dan menyebut penari lainnya dengan, &quot;Tetek kecil&quot; dan tidak isi di balik BH-nya, seraya memegangi dada wanita tersebut.
Dickson juga terekam mengatakan: &quot;Wanita kulit putih jauh lebih bagus, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Sedangkan wanita Asia tidak.&quot;
&quot;Saya sudah melakukannya dengan banyak wanita Asia dan (mereka) tak tahu apa yang harus kulakukan,&quot; katanya.
Di bagian lain politisi Australia ini ngobrol dengan seorang penari setelah menyelipkan uang ke celana dalamnya.
Dickson terdengar meminta penari itu memegangi alat kelamin Dickson.
&quot;Sekarang juga?&quot; tanya sang penari.
&quot;Ya, tentu saja,&quot; jawab Dickson.
Penari itu menolak secara halus. &quot;Maaf saya tidak bisa melakukan itu. Mereka mungkin memperhatikan,&quot; katanya.

Di bagian lain, Dickson berdiri di depan penari di panggung sambil menyelipkan uang ke celana dalam si penari.
Baca:&amp;nbsp;Senat Australia Kecam Senatornya Atas Komentar Terkait Penembakan Masjid di Christchurh
Baca:&amp;nbsp;Senator yang Salahkan Muslim Atas Teror di Christchurch Dilempari Telur di Melbourne
Setelah videonya ditayangkan di TV, Dickson sangat menyesali ucapannya yang tidak senonoh terhadap wanita.
&quot;Saya menilai rekaman itu berat untuk ditonton karena ucapan dan tindakan saya di bawah pengaruh miras. Itu tidak mencerminkan diri saya yang sebenarnya,&quot; katanya.
Dia balik menuding rekan seperjalanannya, Rodger Muller yang mengaku sebagai aktivis pro-senjata, dan belakangan diketahui sebagai investigator untuk stasiun TV Al Jazeera.
Menanggapi hal ini pemimpin partai One Nation Pauline Hanson menyebutkan telah menerima surat pengunduran diri Steve Dickson.
&quot;Saya kesal dengan hal ini, Steve itu pria rumahan,&quot; kata Pauline Hanson.
&quot;Saya tidak akan menolerir anak-anak saya sendiri berperilaku seperti ini terhadap wanita. Saya tak bisa dan tak akan memaafkan caleg saya sendiri berurusan dengan wanita dengan cara seperti ini,&quot; ujarnya.
&quot;Saya sadar bahwa kelab penari telanjang itu bisnis yang sangat legal. Banyak pria di negara ini juga masuk ke sana. Sama juga seperti wanita yang menyewa penari telanjang,&quot; kata Hanson.
&quot;Tetapi bahasa dan perilaku Steve tidak dapat diterima dan tidak memenuhi harapan saya atau harapan publik bagi seseorang untuk menduduki jabatan publik,&quot; tambahnya.
Nama Steve Dickson saat ini sudah tercetak dalam kertas suara untuk calon senator di Dapil Queensland.
Al Jazeera menanggapi tayangan Channel Nine itu dengan menyebut pihaknya tidak menyetujui tayangan tersebut.
&quot;Materi itu diperoleh tapi Al Jazeera memutuskan untuk tidak menyiarkannya,&quot; kata Al Jazeera.
&quot;Al Jazeera tidak menganggapnya sebagai kepentingan publik untuk menyiarkan materi itu,&quot; katanya.
Sebelumnya saat menanggapi tayangan Al Jazeera soal lobi kelompok pro-senjata, tanpa ditanya jurnalis, Dickson melontarkan pernyataan soal kelab malam.
&quot;Saya pernah masuk ke klub penari telanjang, melakukan banyak hal yang mungkin dilakukan banyak pria muda di negara ini,&quot; ujarnya saat itu.
&quot;Seusai bekerja, sama seperti semua orang, saya pun memiliki hak untuk itu,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
