<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 11 Kali Gempa saat May Day</title><description>Gunung Anak Krakatau di Selatn Sunda masih berstatus waspada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day"/><item><title>Gunung Anak Krakatau Digoyang 11 Kali Gempa saat May Day</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day</guid><pubDate>Kamis 02 Mei 2019 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day-gOyog0unSR.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Anak Krakatau (Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/02/337/2050528/gunung-anak-krakatau-digoyang-11-kali-gempa-saat-may-day-gOyog0unSR.jpeg</image><title>Gunung Anak Krakatau (Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung mengalami 11 gempa pada Rabu 1 Mei kemarin, bertepatan dengan Hari Buruh Indonesia atau May Day. Status gunung api setinggi 167 meter di atas permukaan laut itu masih level II atau waspada.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati,&amp;rdquo; lapor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Kamis (2/5/2019).
Melalui rekaman seismograf pada Rabu kemarin, Gunung Anak Krakatau tercatat dilanda dua kali gempa embusan, sekali gempa low frequency, enam gempa vulkanik dangkal dan dua kali gempa vulkanik dalam.
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo dominan 1 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Sehari sebelumnya pada Selasa 30 April 2019, Anak Krakatau tercatat hanya mengalami dua kali gempa low frequency dengan tremor menerus amplitudo dominan 1 mm.
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau tercatat terakhir erupsi pada 29 April 2019 pukul 07.32 WIB.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung mengalami 11 gempa pada Rabu 1 Mei kemarin, bertepatan dengan Hari Buruh Indonesia atau May Day. Status gunung api setinggi 167 meter di atas permukaan laut itu masih level II atau waspada.
&amp;ldquo;Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati,&amp;rdquo; lapor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Kamis (2/5/2019).
Melalui rekaman seismograf pada Rabu kemarin, Gunung Anak Krakatau tercatat dilanda dua kali gempa embusan, sekali gempa low frequency, enam gempa vulkanik dangkal dan dua kali gempa vulkanik dalam.
&amp;ldquo;Tremor menerus dengan amplitudo dominan 1 mm,&amp;rdquo; sebut PVMBG.
Sehari sebelumnya pada Selasa 30 April 2019, Anak Krakatau tercatat hanya mengalami dua kali gempa low frequency dengan tremor menerus amplitudo dominan 1 mm.
Masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau tercatat terakhir erupsi pada 29 April 2019 pukul 07.32 WIB.
</content:encoded></item></channel></rss>
