<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebih dari 25 Ribu Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2019</title><description>Lebih dari 25 ribu pengendara terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2019.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019"/><item><title>Lebih dari 25 Ribu Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Keselamatan Jaya 2019</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2019 19:48 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019-KkqytDiPQl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penilangan pengendara bermotor. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/04/338/2051571/lebih-dari-25-ribu-pelanggar-lalu-lintas-terjaring-operasi-keselamatan-jaya-2019-KkqytDiPQl.jpg</image><title>Ilustrasi penilangan pengendara bermotor. (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Puluhan ribu pengendara yang diduga melanggar aturan lalu lintas terjaring selama lima hari Operasi Keselamatan Jaya 2019 oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
&quot;Sampai dengan tanggal 3 Mei atau selama lima hari operasi keselamatan, ada lebih dari 25 ribu pengendara terjaring operasi,&quot; kata Kasubtit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir dalam keterangannya kepada Antaranews, di Jakarta, Sabtu (4/5/2019).
(Baca juga:   Polda Metro Jaya Aktifkan Tim Antibandit Jelang Ramadan 1440H) 
 
Jumlah tersebut, jelas Nasir, terbagi dalam 20.855 pelanggaran yang dikenakan tindakan teguran dan 4.637 pelanggaran dikenakan sanksi tilang. &quot;Pelanggaran tertinggi dilakukan oleh sepeda motor dengan jenis pelanggaran adalah melawan arus,&quot; ucapnya.
Kemudian pada hari kelima, polisi menjaring 6.261 pelanggaran dengan rincian 1.014 ditilang dan 5.247 lainnya dikenakan teguran. Dari kendaraan yang melanggar dan ditilang tersebut, kendaraan jenis sepeda motor terbanyak dengan 725 unit, diikuti mobil penumpang 228 unit, mobil barang 45 unit, dan bus 16 unit.

Terkait jenis pelanggaran, kata Nasir, pengendara roda dua terbanyak ditindak karena melawan arus sebanyak 204 perkara, tidak menggunakan helm sebanyak 75 perkara, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 51 perkara, dan membonceng lebih dari satu orang sebanyak 4 perkara.
Sementara pengendara kendaraan roda empat atau lebih nihil jenis pelanggaran untuk kategori melawan arus, berkendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alcohol, dan melebihi batas kecepatan.
&quot;Akan tetapi ada pelanggaran yang juga jadi sasaran operasi kali ini, yaitu penggunaan ponsel saat berkendara sebanyak tujuh perkara,&quot; ungkap Nasir.
(Baca juga: Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2019) 
 
Ia juga menyebut saat operasi pada 2 Mei 2019 terjadi satu kasus kecelakaan lalu lintas, tanpa korban jiwa, hanya luka ringan satu orang dengan total kerugian materi Rp2 juta.
Operasi Keselamatan Jaya 2019 digelar selama 14 hari mulai Senin 29 April hingga Minggu 12 Mei. Giat ini dilakukan di beberapa titik, di antaranya sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Jalan Perintis Kemerdekaan Simpang Coca-Cola, dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto.
Sebanyak 2.771 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait dikerahkan dalam operasi kali ini.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Puluhan ribu pengendara yang diduga melanggar aturan lalu lintas terjaring selama lima hari Operasi Keselamatan Jaya 2019 oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
&quot;Sampai dengan tanggal 3 Mei atau selama lima hari operasi keselamatan, ada lebih dari 25 ribu pengendara terjaring operasi,&quot; kata Kasubtit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir dalam keterangannya kepada Antaranews, di Jakarta, Sabtu (4/5/2019).
(Baca juga:   Polda Metro Jaya Aktifkan Tim Antibandit Jelang Ramadan 1440H) 
 
Jumlah tersebut, jelas Nasir, terbagi dalam 20.855 pelanggaran yang dikenakan tindakan teguran dan 4.637 pelanggaran dikenakan sanksi tilang. &quot;Pelanggaran tertinggi dilakukan oleh sepeda motor dengan jenis pelanggaran adalah melawan arus,&quot; ucapnya.
Kemudian pada hari kelima, polisi menjaring 6.261 pelanggaran dengan rincian 1.014 ditilang dan 5.247 lainnya dikenakan teguran. Dari kendaraan yang melanggar dan ditilang tersebut, kendaraan jenis sepeda motor terbanyak dengan 725 unit, diikuti mobil penumpang 228 unit, mobil barang 45 unit, dan bus 16 unit.

Terkait jenis pelanggaran, kata Nasir, pengendara roda dua terbanyak ditindak karena melawan arus sebanyak 204 perkara, tidak menggunakan helm sebanyak 75 perkara, tidak menyalakan lampu utama sebanyak 51 perkara, dan membonceng lebih dari satu orang sebanyak 4 perkara.
Sementara pengendara kendaraan roda empat atau lebih nihil jenis pelanggaran untuk kategori melawan arus, berkendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alcohol, dan melebihi batas kecepatan.
&quot;Akan tetapi ada pelanggaran yang juga jadi sasaran operasi kali ini, yaitu penggunaan ponsel saat berkendara sebanyak tujuh perkara,&quot; ungkap Nasir.
(Baca juga: Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2019) 
 
Ia juga menyebut saat operasi pada 2 Mei 2019 terjadi satu kasus kecelakaan lalu lintas, tanpa korban jiwa, hanya luka ringan satu orang dengan total kerugian materi Rp2 juta.
Operasi Keselamatan Jaya 2019 digelar selama 14 hari mulai Senin 29 April hingga Minggu 12 Mei. Giat ini dilakukan di beberapa titik, di antaranya sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Jalan Perintis Kemerdekaan Simpang Coca-Cola, dan sekitar Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto.
Sebanyak 2.771 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait dikerahkan dalam operasi kali ini.</content:encoded></item></channel></rss>
