<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambut Ramadan, Peziarah Ramai Kunjungi TPU Jeruk Purut</title><description>Ia terlihat duduk cukup lama di sebuah batu nisan. Bibirnya bergetar tangannya menengadah persis di depan dada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut"/><item><title>Sambut Ramadan, Peziarah Ramai Kunjungi TPU Jeruk Purut</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2019 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut-JOY3ifC2k1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Peziarah di TPU Jerup Purut (Foto: Muhamad Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/05/338/2051749/sambut-ramadan-peziarah-ramai-kunjungi-tpu-jeruk-purut-JOY3ifC2k1.jpg</image><title>Peziarah di TPU Jerup Purut (Foto: Muhamad Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Bulan suci Ramadan 1440 H sebentar lagi akan datang. Momentum ini kerap dijadikan masyarakat untuk melakukan tradisi ziarah ke makam keluarga. Salah satunya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Para peziarah ramai mengunjungi TPU Jeruk Purut. Ada yang membersihkan makam menggunakan sapu lidi, menabur bunga, hingga duduk memanjatkan doa.
&amp;nbsp;
Seperti dilakukan Hosi (18), ia terlihat duduk cukup lama di sebuah batu nisan. Bibirnya bergetar tangannya menengadah persis di depan dada. Sesekali ia mengusap batu nisan tersebut, yang ternyata adalah makam neneknya.
&quot;Ini makam nenek saya. Saya baru dua kali ke sini, karena beliau baru meninggal sebulan yang lalu,&quot; ucapnya, Minggu (5/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ini Tahapan Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1440 H di Kemenag)
Hosi tidak datang bersama keluarganya seperti kebanyakan peziarah lainnya. Ia hanya seorang diri datang ke tempat tersebut. Baginya mendoakan neneknya jelang bulan suci Ramadan merupakan satu tradisi yang biasa dilakukan keluarganya.
&quot;Di keluarga memang biasanya datang setiap ada kegiatan agama seperti sekarang mau puasa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Hingga saat ini, para peziarah masih terus berdatangan ke lokasi. Mulai dari orangtua hingga anak-anak. Awal Ramadan sendiri akan ditentukan melalui sidang Isbat yang akan dilakukan pemerintah pada sore ini.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Sidang Isbat Awal Ramadan 1440 H, Kemenag Pantau Rukyatul Hilal di 102 Titik)</description><content:encoded>JAKARTA - Bulan suci Ramadan 1440 H sebentar lagi akan datang. Momentum ini kerap dijadikan masyarakat untuk melakukan tradisi ziarah ke makam keluarga. Salah satunya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Para peziarah ramai mengunjungi TPU Jeruk Purut. Ada yang membersihkan makam menggunakan sapu lidi, menabur bunga, hingga duduk memanjatkan doa.
&amp;nbsp;
Seperti dilakukan Hosi (18), ia terlihat duduk cukup lama di sebuah batu nisan. Bibirnya bergetar tangannya menengadah persis di depan dada. Sesekali ia mengusap batu nisan tersebut, yang ternyata adalah makam neneknya.
&quot;Ini makam nenek saya. Saya baru dua kali ke sini, karena beliau baru meninggal sebulan yang lalu,&quot; ucapnya, Minggu (5/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ini Tahapan Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1440 H di Kemenag)
Hosi tidak datang bersama keluarganya seperti kebanyakan peziarah lainnya. Ia hanya seorang diri datang ke tempat tersebut. Baginya mendoakan neneknya jelang bulan suci Ramadan merupakan satu tradisi yang biasa dilakukan keluarganya.
&quot;Di keluarga memang biasanya datang setiap ada kegiatan agama seperti sekarang mau puasa,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Hingga saat ini, para peziarah masih terus berdatangan ke lokasi. Mulai dari orangtua hingga anak-anak. Awal Ramadan sendiri akan ditentukan melalui sidang Isbat yang akan dilakukan pemerintah pada sore ini.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Sidang Isbat Awal Ramadan 1440 H, Kemenag Pantau Rukyatul Hilal di 102 Titik)</content:encoded></item></channel></rss>
