<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelajar Bonyok Dikeroyok Temannya Buntut Saling Ejek di Medsos </title><description>Seorang remaja berinisial EA babak belur dikeroyok temannya sendiri, hanya karena saling ejek di media sosial.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos"/><item><title>Pelajar Bonyok Dikeroyok Temannya Buntut Saling Ejek di Medsos </title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2019 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos-wooMIQKZ19.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/05/525/2051777/pelajar-bonyok-dikeroyok-temannya-buntut-saling-ejek-di-medsos-wooMIQKZ19.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>BANDUNG - Seorang remaja berinisial EA babak belur dikeroyok temannya sendiri, hanya karena saling ejek di media sosial, pada Jumat 3 Mei 2019. Kejadian itu bermula saat korban saling ejek di dunia maya.

Tak terima atas ejekan korban, pelaku berinisial P yang merupakan satu rekan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung, pelaku sempat meneror dengan media sosial kepada korban.

Keesokan harinya, korban bersama dengan pelaku dan rekan-rekannya bertemu di kawasan Pasirkaliki, Bandung. Pelaku pun langsung mengeksekusi korban. Sementara rekan pelaku lainnya, hanya menonton.

&quot;Korban dianiaya disitu. Dia dikepung juga oleh teman-teman pelaku,&quot; ujar Pengacara korban EA, Robby Kurnia, saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Menteri PPPA: Kasus AU Akibat Munculnya Industri Digital)&amp;nbsp;

Pasca-pemukulan, pelaku dan teman temannya meninggalkan korban begitu saja. Kondisi korban menderita luka-luka, lebam dan pendarahan dalam di mata dan mengalami sesak nafas.

&quot;Kita akan melakukan upaya hukum yang dianggap perlu,&quot; katanya.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M.Rifai membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.

&quot;Sedang kita dalami saat ini. Kita tengah lidik,&quot; katanya.</description><content:encoded>BANDUNG - Seorang remaja berinisial EA babak belur dikeroyok temannya sendiri, hanya karena saling ejek di media sosial, pada Jumat 3 Mei 2019. Kejadian itu bermula saat korban saling ejek di dunia maya.

Tak terima atas ejekan korban, pelaku berinisial P yang merupakan satu rekan di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung, pelaku sempat meneror dengan media sosial kepada korban.

Keesokan harinya, korban bersama dengan pelaku dan rekan-rekannya bertemu di kawasan Pasirkaliki, Bandung. Pelaku pun langsung mengeksekusi korban. Sementara rekan pelaku lainnya, hanya menonton.

&quot;Korban dianiaya disitu. Dia dikepung juga oleh teman-teman pelaku,&quot; ujar Pengacara korban EA, Robby Kurnia, saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2019).
(Baca Juga:&amp;nbsp;Menteri PPPA: Kasus AU Akibat Munculnya Industri Digital)&amp;nbsp;

Pasca-pemukulan, pelaku dan teman temannya meninggalkan korban begitu saja. Kondisi korban menderita luka-luka, lebam dan pendarahan dalam di mata dan mengalami sesak nafas.

&quot;Kita akan melakukan upaya hukum yang dianggap perlu,&quot; katanya.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M.Rifai membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut.

&quot;Sedang kita dalami saat ini. Kita tengah lidik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
