<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wiranto: Isu 70% TNI Terprovokasi Berbuat Inkonstitusional Tidak Benar!</title><description>Wiranto pun menantang siapa pun yang melontarkan pernyataan demikian untuk datang dan berbicara kepadanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar"/><item><title>Wiranto: Isu 70% TNI Terprovokasi Berbuat Inkonstitusional Tidak Benar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2019 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar-wVEKCkRXuv.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Wiranto (Foto: Sarah Hutagaol)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/06/337/2052124/wiranto-isu-70-tni-terprovokasi-berbuat-inkonstitusional-tidak-benar-wVEKCkRXuv.jpeg</image><title>Menko Polhukam Wiranto (Foto: Sarah Hutagaol)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, isu 70 persen Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah terprovokasi untuk melanggar peraturan pemerintah adalah tidak benar.&amp;nbsp;
Wiranto pun menantang siapa pun yang melontarkan pernyataan demikian untuk datang dan berbicara kepadanya. Ia melakukan itu karena mengecam pihak yang berusaha memecah belah militer dan kepolisian.
&quot;Dikatakan 70 persen TNI sudah dapat dipengaruhi untuk berpihak kepada langkah-langkah inkonstitusional itu tidak benar seperti itu,&quot; ujar Wiranto saat ditemui di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).
&quot;Siapa yang berbicara seperti itu di mana harus buktikan, karena enggak bisa buktikan harus mengambil resiko dan tanggung jawab secara hukum, enggak bisa dibiarkan saja ngomong seenaknya,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;PP Pemuda Muhammadiyah Gelar Aksi Dukung Kinerja KPU)

Wiranto berharap kepada masyarakat untuk tidak terprovakasi dengan hasutan-hasutan yang akan melakukan upaya-upaya yang dapat melanggar hukum dan melawan peraturan pemerintah yang telah ditetapkan.
&quot;Terakhir kita harapakan msyarakat tudak terprovokasi dengan hasutan dan anjuran untuk melawan pemerintah yang sah dengan cara-cara inkonstitusional dan melanggar hukum,&quot; kata Wiranto.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Menhan: Sekarang Mari Kita Bersatu, Enggak Ada 01-02)
Jika hal tersebut terjadi, Menko Polhukam mengungkapkan aparat hukum akan melakukan tindakan yang tegas kepada mereka yang berusaha menghasut atau mengajak masyarakat melakukan sesuatu yang melanggar hukum dan undang-undang yang ditetapkan.
&quot;Aparat akan melakukan langkah tegas, mengingatkan, dan mengajak masyarakat untuk tidak terhasut, semata-mata hanya kita ingin agar suasana bulan Ramadan yang sakral ini jangan dinodai dengan hal-hal negatif, dengan hal-hal yang mengingkari hukum dan undang-undang yang berlaku,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menegaskan, isu 70 persen Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah terprovokasi untuk melanggar peraturan pemerintah adalah tidak benar.&amp;nbsp;
Wiranto pun menantang siapa pun yang melontarkan pernyataan demikian untuk datang dan berbicara kepadanya. Ia melakukan itu karena mengecam pihak yang berusaha memecah belah militer dan kepolisian.
&quot;Dikatakan 70 persen TNI sudah dapat dipengaruhi untuk berpihak kepada langkah-langkah inkonstitusional itu tidak benar seperti itu,&quot; ujar Wiranto saat ditemui di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).
&quot;Siapa yang berbicara seperti itu di mana harus buktikan, karena enggak bisa buktikan harus mengambil resiko dan tanggung jawab secara hukum, enggak bisa dibiarkan saja ngomong seenaknya,&quot; ujarnya.
(Baca Juga:&amp;nbsp;PP Pemuda Muhammadiyah Gelar Aksi Dukung Kinerja KPU)

Wiranto berharap kepada masyarakat untuk tidak terprovakasi dengan hasutan-hasutan yang akan melakukan upaya-upaya yang dapat melanggar hukum dan melawan peraturan pemerintah yang telah ditetapkan.
&quot;Terakhir kita harapakan msyarakat tudak terprovokasi dengan hasutan dan anjuran untuk melawan pemerintah yang sah dengan cara-cara inkonstitusional dan melanggar hukum,&quot; kata Wiranto.
(Baca Juga:&amp;nbsp;Menhan: Sekarang Mari Kita Bersatu, Enggak Ada 01-02)
Jika hal tersebut terjadi, Menko Polhukam mengungkapkan aparat hukum akan melakukan tindakan yang tegas kepada mereka yang berusaha menghasut atau mengajak masyarakat melakukan sesuatu yang melanggar hukum dan undang-undang yang ditetapkan.
&quot;Aparat akan melakukan langkah tegas, mengingatkan, dan mengajak masyarakat untuk tidak terhasut, semata-mata hanya kita ingin agar suasana bulan Ramadan yang sakral ini jangan dinodai dengan hal-hal negatif, dengan hal-hal yang mengingkari hukum dan undang-undang yang berlaku,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
