<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Minta Semua Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan</title><description>MUI meminta kepada para penyelenggara jasa hiburan malam seperti singing hall, karaoke, sauna, spa, massage untuk tutup selama ramadan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-semua-hiburan-malam-tutup-selama-ramadan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-semua-hiburan-malam-tutup-selama-ramadan"/><item><title>MUI Minta Semua Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-semua-hiburan-malam-tutup-selama-ramadan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-semua-hiburan-malam-tutup-selama-ramadan</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2019 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-pengusaha-hiburan-malam-yang-buka-usahanya-di-bulan-ramadan-MIAQP3NTwa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/07/337/2052369/mui-minta-pengusaha-hiburan-malam-yang-buka-usahanya-di-bulan-ramadan-MIAQP3NTwa.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) &amp;lrm;mengultimatum pengusaha hiburan malam yang masih membuka usahanya di seluruh Indonesia untuk menghormati pelaksanaan bulan suci Ramadan 1440 hijriah. MUI meminta semua usaha hiburan malam tutup selama Ramadan.
&quot;MUI meminta kepada para penyelenggara jasa hiburan malam seperti singing hall, karaoke, sauna, spa, massage, dan biliar untuk tutup selama Ramadan,&quot; terang Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada Okezone, Selasa (7/5/2019).

Tak hanya itu, MUI juga mengimbau pemilik rumah makan agar mengatur jam operasional selama Ramadan. Bisa juga, kata Zainut, para pemilik rumah makan tidak terang-terangan menyajikan makanannya pada siang hari.
&quot;Kepada para pengusaha jasa restoran dan warung makan untuk mengatur waktu operasionalnya dan/atau membuka usahanya dengan tidak secara terbuka, atraktif, dan terang-terangan,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut MUI juga meminta lembaga penyiaran meningkatkan kepatuhan pada Undang-Undang Penyiaran serta Pedoman Perilaku dan Standar Program Siaran yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama Ramadan.
&quot;Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau stasiun televisi selama Ramadan tidak mengganggu dengan siaran-siaran yang kurang baik, seperti tayangan yang mengandung kekerasan, perilaku seks menyimpang, hal-hal gaib, paranormal, klenik, dan candaan yang berlebihan,&quot; pungkas Zainut. (aky)</description><content:encoded>JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) &amp;lrm;mengultimatum pengusaha hiburan malam yang masih membuka usahanya di seluruh Indonesia untuk menghormati pelaksanaan bulan suci Ramadan 1440 hijriah. MUI meminta semua usaha hiburan malam tutup selama Ramadan.
&quot;MUI meminta kepada para penyelenggara jasa hiburan malam seperti singing hall, karaoke, sauna, spa, massage, dan biliar untuk tutup selama Ramadan,&quot; terang Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada Okezone, Selasa (7/5/2019).

Tak hanya itu, MUI juga mengimbau pemilik rumah makan agar mengatur jam operasional selama Ramadan. Bisa juga, kata Zainut, para pemilik rumah makan tidak terang-terangan menyajikan makanannya pada siang hari.
&quot;Kepada para pengusaha jasa restoran dan warung makan untuk mengatur waktu operasionalnya dan/atau membuka usahanya dengan tidak secara terbuka, atraktif, dan terang-terangan,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut MUI juga meminta lembaga penyiaran meningkatkan kepatuhan pada Undang-Undang Penyiaran serta Pedoman Perilaku dan Standar Program Siaran yang dikeluarkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama Ramadan.
&quot;Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau stasiun televisi selama Ramadan tidak mengganggu dengan siaran-siaran yang kurang baik, seperti tayangan yang mengandung kekerasan, perilaku seks menyimpang, hal-hal gaib, paranormal, klenik, dan candaan yang berlebihan,&quot; pungkas Zainut. (aky)</content:encoded></item></channel></rss>
