<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKN Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Form C1 di Menteng</title><description>Jadi, bukan hanya memeriksa kertas, saya harap polisi juga meneliti siapa sebetulnya mastermindnya dan maksudnya apa tujuannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng"/><item><title>TKN Minta Polisi Usut Tuntas Temuan Form C1 di Menteng</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2019 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng-hiENeFNxON.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penghitungan suara Pemilu di Pakistan (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/07/605/2052374/tkn-minta-polisi-usut-tuntas-temuan-form-c1-di-menteng-hiENeFNxON.jpeg</image><title>Ilustrasi penghitungan suara Pemilu di Pakistan (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Eva Kusuma Sundari mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus temuan formulir C1 di daerah Menteng, Jakarta Pusat, ke pihak Kepolisian.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut meminta agar pihak Kepolisian mengusut tuntas temuan form C1 Pemilu 2019 yang diduga menguntungkan paslon capres-cawapres nomor urut 02 tersebut. Diduga, ada dalang dalam ribuan form C1 tersebut.

&amp;lrm;&quot;Jadi, bukan hanya memeriksa kertas, saya harap polisi juga meneliti siapa sebetulnya mastermindnya dan maksudnya apa tujuannya,&quot; tegas Eva kepada Okezone, Selasa (7/5/2019).


(Baca Juga: Formulir C1 yang Diamankan Polisi di Menteng Untungkan Prabowo-Sandiaga)
(Baca Juga: BPN Bantah Kirim Ribuan C1 yang Diamankan Polisi di Menteng)

Eva berharap pihak Kepolisian dapat meneliti betul keaslian formulir C1 tersebut. Sebab, ada perbedaan hasil C1 yang disita dengan perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Nah tapi kalau bikinan, maka ini sesuatu yang luar biasa karena ini dokumen negara kok dijiplak dan ditiru dan ternyata hasilnya tidak sama dengan yang ada di real count yang ada di catatan KPU,&quot; ungkapnya.

&quot;Tapi mudah-mudahan ini tidak mengganggu proses realcount yang sedang berjalan dan polisi mampu mencari kebenaran dari kasus ini,&quot; sambung Eva.

Berdasarkan hasil penelusuran awal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), salah satu formulir C1 yang disita berasal dari TPS 09 Gandon, Kalorang, Temanggung, Jawa Timur. Namun, C1 tersebut berbeda dengan hasil penghitungan suara KPU.
</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Eva Kusuma Sundari mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus temuan formulir C1 di daerah Menteng, Jakarta Pusat, ke pihak Kepolisian.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut meminta agar pihak Kepolisian mengusut tuntas temuan form C1 Pemilu 2019 yang diduga menguntungkan paslon capres-cawapres nomor urut 02 tersebut. Diduga, ada dalang dalam ribuan form C1 tersebut.

&amp;lrm;&quot;Jadi, bukan hanya memeriksa kertas, saya harap polisi juga meneliti siapa sebetulnya mastermindnya dan maksudnya apa tujuannya,&quot; tegas Eva kepada Okezone, Selasa (7/5/2019).


(Baca Juga: Formulir C1 yang Diamankan Polisi di Menteng Untungkan Prabowo-Sandiaga)
(Baca Juga: BPN Bantah Kirim Ribuan C1 yang Diamankan Polisi di Menteng)

Eva berharap pihak Kepolisian dapat meneliti betul keaslian formulir C1 tersebut. Sebab, ada perbedaan hasil C1 yang disita dengan perhitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

&quot;Nah tapi kalau bikinan, maka ini sesuatu yang luar biasa karena ini dokumen negara kok dijiplak dan ditiru dan ternyata hasilnya tidak sama dengan yang ada di real count yang ada di catatan KPU,&quot; ungkapnya.

&quot;Tapi mudah-mudahan ini tidak mengganggu proses realcount yang sedang berjalan dan polisi mampu mencari kebenaran dari kasus ini,&quot; sambung Eva.

Berdasarkan hasil penelusuran awal Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), salah satu formulir C1 yang disita berasal dari TPS 09 Gandon, Kalorang, Temanggung, Jawa Timur. Namun, C1 tersebut berbeda dengan hasil penghitungan suara KPU.
</content:encoded></item></channel></rss>
