<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Busa Spring Bed di Bantagebang Ludes Terbakar</title><description>Sebuah pabrik busa yang berlokasi di Sumur Batu RT 01 RW 05 Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, ludes terbakar pada Rabu siang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar"/><item><title>Pabrik Busa Spring Bed di Bantagebang Ludes Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2019 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Wijayakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar-F7ZRQ0xUsC.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/08/338/2053164/pabrik-busa-spring-bed-di-bantagebang-ludes-terbakar-F7ZRQ0xUsC.jpg</image><title></title></images><description>BEKASI - Sebuah pabrik busa yang berlokasi di Sumur Batu RT 01 RW 05 Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, ludes terbakar pada Rabu siang. Api diduga berasal dari arus pendek listrik.
Menurut warga sekitar, pabrik cabang yang memproduksi busa untuk spring bed itu terbakar sekira pukul 14.00 WIB.
&quot;Sekitar jam dua siang tadi. Yang terbakar busa karena perusahan tersebut memproduksi busa untuk tempat tidur,&quot; kata RT setempat, Eyung kepada Okezone, Rabu (8/5/2019).
Ia menyebutkan, api dengan cepat menyambar semua material yang berada di dalam pabrik dan menyebabkan kebakaran semakin meluas.
&quot;Saya belum tahu awal api muncul. Kayanya dari arus listrik yang di mesin press busa,&quot; ujar Eyung.

Sebanyak enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah kurang lebih dua jam, api baru bisa dipadamkan petugas. &quot;Padamnya tadi sekitar jam 16.10 WIB,&quot; ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
&quot;Iya masih penyelidikan, kan baru padam. Masih minta keterangan karyawan pabrik,&quot; ujar Siswo melalui seluler.
Menurut dia, ini merupakan kesekian kalinya pabrik tersebut terbakar. &quot;Sudah sering kebakaran pabriknya,&quot; ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencaleg ratusan juta rupiah.
Dari pantauan di lokasi, para pekerja terlihat sibuk mengangkuti barang-barang yang masih bisa diselamatkan.</description><content:encoded>BEKASI - Sebuah pabrik busa yang berlokasi di Sumur Batu RT 01 RW 05 Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, ludes terbakar pada Rabu siang. Api diduga berasal dari arus pendek listrik.
Menurut warga sekitar, pabrik cabang yang memproduksi busa untuk spring bed itu terbakar sekira pukul 14.00 WIB.
&quot;Sekitar jam dua siang tadi. Yang terbakar busa karena perusahan tersebut memproduksi busa untuk tempat tidur,&quot; kata RT setempat, Eyung kepada Okezone, Rabu (8/5/2019).
Ia menyebutkan, api dengan cepat menyambar semua material yang berada di dalam pabrik dan menyebabkan kebakaran semakin meluas.
&quot;Saya belum tahu awal api muncul. Kayanya dari arus listrik yang di mesin press busa,&quot; ujar Eyung.

Sebanyak enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setelah kurang lebih dua jam, api baru bisa dipadamkan petugas. &quot;Padamnya tadi sekitar jam 16.10 WIB,&quot; ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
&quot;Iya masih penyelidikan, kan baru padam. Masih minta keterangan karyawan pabrik,&quot; ujar Siswo melalui seluler.
Menurut dia, ini merupakan kesekian kalinya pabrik tersebut terbakar. &quot;Sudah sering kebakaran pabriknya,&quot; ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencaleg ratusan juta rupiah.
Dari pantauan di lokasi, para pekerja terlihat sibuk mengangkuti barang-barang yang masih bisa diselamatkan.</content:encoded></item></channel></rss>
