<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Salah Satu Terduga Teroris JAD Bekasi Ternyata Atlet Karate Nasional</title><description>Sebelum terpapar paham radikal, YM merupakan altet karate dengan prestasi tingkat nasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional"/><item><title>Salah Satu Terduga Teroris JAD Bekasi Ternyata Atlet Karate Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional</guid><pubDate>Kamis 09 Mei 2019 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional-pHZxtqTcWK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto : Feri Usmawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/09/337/2053651/salah-satu-terduga-teroris-jad-bekasi-ternyata-atlet-karate-nasional-pHZxtqTcWK.jpg</image><title>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto : Feri Usmawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; YM alias Kausar, anak didik dari pimpinan atau amir kelompok terorisme Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi, EY, ternyata atlet karate berprestasi di tingkat nasional, sebelum terpapar paham radikalisme.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, YM yang saat ini masih berusia 18 tahun merupakan lulusan SMA negeri di Bekasi. YM pertama kali direkrut dan didoktrin paham terorisme oleh EY.

&quot;Dia baru lulus tahun kemarin dan anak ini punya prestasi di bidang olahraga khususnya karate yang sudah mencapai tingkat nasional,&quot; kata Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Bahkan, YM pernah menjadi juara kejuaraan karate nasional di Bali dan Kalimantan Selatan. Hal ini diketahui dari pengakuan orang tua YM.



&quot;Ini kita sayangkan dan kita sesalkan karena anak-anak muda sekarang ini mudah sekali terpapar paham radikalisme,&quot; ujar Dedi.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap dua terduga teroris pemilik bom pipa yang ditemukan di toko handphone bernama Wanky Cell di Jln Muchtar Tabrabi, Bekasi Barat, Jawa Barat, pada Rabu (9/5/2019).&amp;nbsp;

Baca Juga : Polisi Temukan 3 Koper Bukti Baru Hasil Olah TKP di Toko Milik Terduga Teroris

Salah satu yang tertangkap merupakan pimpinan atau amir Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi yakni EY. Sementara satu terduga teroris lagi, Kausar alias YM.

Baca Juga : Pimpinan JAD Bekasi sebagai Penyandang Dana, Perakit Bom dan Perekrut Anak Muda



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; YM alias Kausar, anak didik dari pimpinan atau amir kelompok terorisme Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi, EY, ternyata atlet karate berprestasi di tingkat nasional, sebelum terpapar paham radikalisme.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan, YM yang saat ini masih berusia 18 tahun merupakan lulusan SMA negeri di Bekasi. YM pertama kali direkrut dan didoktrin paham terorisme oleh EY.

&quot;Dia baru lulus tahun kemarin dan anak ini punya prestasi di bidang olahraga khususnya karate yang sudah mencapai tingkat nasional,&quot; kata Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Bahkan, YM pernah menjadi juara kejuaraan karate nasional di Bali dan Kalimantan Selatan. Hal ini diketahui dari pengakuan orang tua YM.



&quot;Ini kita sayangkan dan kita sesalkan karena anak-anak muda sekarang ini mudah sekali terpapar paham radikalisme,&quot; ujar Dedi.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap dua terduga teroris pemilik bom pipa yang ditemukan di toko handphone bernama Wanky Cell di Jln Muchtar Tabrabi, Bekasi Barat, Jawa Barat, pada Rabu (9/5/2019).&amp;nbsp;

Baca Juga : Polisi Temukan 3 Koper Bukti Baru Hasil Olah TKP di Toko Milik Terduga Teroris

Salah satu yang tertangkap merupakan pimpinan atau amir Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi yakni EY. Sementara satu terduga teroris lagi, Kausar alias YM.

Baca Juga : Pimpinan JAD Bekasi sebagai Penyandang Dana, Perakit Bom dan Perekrut Anak Muda



</content:encoded></item></channel></rss>
