<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejumlah Parpol Walk Out dari Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Jakarta</title><description>Saya merasa ini sudah tidak ada gunanya dilanjutkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta"/><item><title>Sejumlah Parpol Walk Out dari Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2019 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta-g81ODryfyH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Antaranews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/10/606/2054137/sejumlah-parpol-walk-out-dari-proses-rekapitulasi-suara-pemilu-di-jakarta-g81ODryfyH.jpg</image><title>(Foto: Antaranews)</title></images><description>JAKARTA - Saksi dari PKS, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP memutuskan &quot;walk out&quot; dari rapat pleno rekapitulasi suara pemilu di DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019) sore.
Hal tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas keputusan forum yang melanjutkan rapat, sementara menurut mereka, masalah terkait dugaan selisih suara belum diselesaikan.
&amp;ldquo;Saya merasa ini sudah tidak ada gunanya (dilanjutkan),&amp;rdquo; kata saksi PKS Agung Setiarso seperti yang dikutip dari Antaranews.
Sebelumnya, saksi PKS diikuti saksi Partai Hanura mengemukakan adanya temuan selisih perolehan suara DPRD Provinsi di daerah pemilihan 7 dan 8 pada formulir DB1 dan data internal masing-masing partai tersebut.
(Baca Juga: Kampanye di Tempat Ibadah, Caleg PKB Divonis 3 Bulan Penjara)
Menurut Agung, terdapat kesalahan-kesalahan yang terjadi pada tingkat kecamatan dan kota, namun baru terlihat pada data rekapitulasi tingkat provinsi.
&amp;ldquo;Kondisinya tidak memungkinkan untuk dia (saksi di tingkat kota) mengecek suara kembali, makanya ketika kami menemukan adanya kesalahan di sini, adanya perbedaan yang cukup banyak, ya kami tidak bisa diam,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, saksi Partai Perindo, Rimhot Turnip mengatakan pihaknya juga mempunyai data terkait perbedaan perolehan suara yang tidak bisa diselesaikan di pleno tingkat kota.
&amp;ldquo;Di Jakarta Selatan kami 'walk out' juga, karena kami minta penghitungan suara ulang,&amp;rdquo; kata Rimhot.
Menanggapi aksi &quot;walk out&quot; tersebut, Komisioner KPU DKI Jakarta, Partono menyebutkan bahwa rapat pleno akan terus berlanjut. &amp;ldquo;Tidak masalah, karena tanpa ada tanda tangan saksi itu rekapitulasi tetap sah, di undang-undang seperti itu,&amp;rdquo; ujar dia. (aky)</description><content:encoded>JAKARTA - Saksi dari PKS, Partai Hanura, Partai Perindo dan PPP memutuskan &quot;walk out&quot; dari rapat pleno rekapitulasi suara pemilu di DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019) sore.
Hal tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas keputusan forum yang melanjutkan rapat, sementara menurut mereka, masalah terkait dugaan selisih suara belum diselesaikan.
&amp;ldquo;Saya merasa ini sudah tidak ada gunanya (dilanjutkan),&amp;rdquo; kata saksi PKS Agung Setiarso seperti yang dikutip dari Antaranews.
Sebelumnya, saksi PKS diikuti saksi Partai Hanura mengemukakan adanya temuan selisih perolehan suara DPRD Provinsi di daerah pemilihan 7 dan 8 pada formulir DB1 dan data internal masing-masing partai tersebut.
(Baca Juga: Kampanye di Tempat Ibadah, Caleg PKB Divonis 3 Bulan Penjara)
Menurut Agung, terdapat kesalahan-kesalahan yang terjadi pada tingkat kecamatan dan kota, namun baru terlihat pada data rekapitulasi tingkat provinsi.
&amp;ldquo;Kondisinya tidak memungkinkan untuk dia (saksi di tingkat kota) mengecek suara kembali, makanya ketika kami menemukan adanya kesalahan di sini, adanya perbedaan yang cukup banyak, ya kami tidak bisa diam,&amp;rdquo; kata dia.
Sementara itu, saksi Partai Perindo, Rimhot Turnip mengatakan pihaknya juga mempunyai data terkait perbedaan perolehan suara yang tidak bisa diselesaikan di pleno tingkat kota.
&amp;ldquo;Di Jakarta Selatan kami 'walk out' juga, karena kami minta penghitungan suara ulang,&amp;rdquo; kata Rimhot.
Menanggapi aksi &quot;walk out&quot; tersebut, Komisioner KPU DKI Jakarta, Partono menyebutkan bahwa rapat pleno akan terus berlanjut. &amp;ldquo;Tidak masalah, karena tanpa ada tanda tangan saksi itu rekapitulasi tetap sah, di undang-undang seperti itu,&amp;rdquo; ujar dia. (aky)</content:encoded></item></channel></rss>
