<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luka Bakar Parah, Sori Ditolong Satgas Yonmek 741</title><description>Satgas Yonmek 741 menolong warga yang mengalami luka bakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741"/><item><title>Luka Bakar Parah, Sori Ditolong Satgas Yonmek 741</title><link>https://news.okezone.com/read/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2019 05:40 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741-kUU8vMaOhd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satgas Yonmek 741 bantu warga menderita luka bakar. (Foto: Dispenad)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/12/340/2054610/luka-bakar-parah-sori-ditolong-satgas-yonmek-741-kUU8vMaOhd.jpg</image><title>Satgas Yonmek 741 bantu warga menderita luka bakar. (Foto: Dispenad)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmek 741/GN dengan sigap lakukan pertolongan pertama dan evakuasi seorang anak berusia 8 tahun bernama Aloysius Sori ke Rumah Sakit Betun. Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra pada keterangan persnya di Miomaffo Barat, Kabupaten Timur Tengah Utara, NTT, Jumat 10 Mei 2019.
Disampaikan Dansatgas, kejadian tersebut berawal dari laporan seorang warga Desa Alas Selatan, Andrean (41), kepada personel  Pos Satgas di Motamasin bahwa anaknya (Aloysius Sori) mengalami luka bakar  akibat drum bekas bensin yang disimpan di rumahnya  terbakar akibat percikan api.
&quot;Berdasarkan laporan tersebut, Dankipur 3 segera memerintahkan Bakes (Bintara Kesehatan),  Serda Hebron Yoga Pangestu untuk memberikan pertolongan pertama terhadap korban,&quot; ujar Dansatgas.
&quot;Setelah tiba di lokasi, ternyata korban mengalami luka parah dan perlu penanganan lebih lanjut,&quot; tambahnya.

Sementara memberikan pertolongan pertama terhadap korban, lanjut Hendra, Bintara kesehatan Satgas  melaporkan kepada Danki-3 (Kapten Inf Sulaiman) bahwa korban harus mendapatkan penanganan dokter spesialis yaitu di Rumah Sakit Betun.
&quot;Sesuai prosedur, setiap pelaporan dari warga harus segera di respon pada kesempatan pertama, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan anggota juga tentunya,&quot; tegas Hendra.
&quot;Demikian juga, jika ada kendala maka dilaporkan secara hierarkis untuk pertolongan atau tindakan lebih lanjut,&quot; tambahnya.
Terpisah, dikatakan Serda Hebron, setelah menerima laporan orang tua korban,  dirinya diperintahkan Dankinya  untuk segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit, agar segera diberikan tindakan medis.
&quot;Setelah menerima perintah, kami berempat langsung mengevakuasi korban ke  Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) di Betun dan kini korban telah mendapatkan penanganan dokter,&quot; jelas Hebron.
&quot;Semoga Sori dapat segera sembuh, serta lukanya pun pulih seperti sedia kala dan dapat segera bersekolah kembali,&quot; harapnya.

Setelah anaknya mendapatkan perawatan dokter, Andrean pun mengucapkan terima kasih  kepada anggota Pos Motamasin Satgas Yonif 741/GN, karena berkat kesigapannya memberikan pertolongan kepada anaknya.
&quot;Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang telah membantu anak kami dengan cepat dan tanggap, sekarang kondisi anak kami sudah jauh lebih baik,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Satgas Pamtas RI-RDTL Yonmek 741/GN dengan sigap lakukan pertolongan pertama dan evakuasi seorang anak berusia 8 tahun bernama Aloysius Sori ke Rumah Sakit Betun. Hal tersebut seperti disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra pada keterangan persnya di Miomaffo Barat, Kabupaten Timur Tengah Utara, NTT, Jumat 10 Mei 2019.
Disampaikan Dansatgas, kejadian tersebut berawal dari laporan seorang warga Desa Alas Selatan, Andrean (41), kepada personel  Pos Satgas di Motamasin bahwa anaknya (Aloysius Sori) mengalami luka bakar  akibat drum bekas bensin yang disimpan di rumahnya  terbakar akibat percikan api.
&quot;Berdasarkan laporan tersebut, Dankipur 3 segera memerintahkan Bakes (Bintara Kesehatan),  Serda Hebron Yoga Pangestu untuk memberikan pertolongan pertama terhadap korban,&quot; ujar Dansatgas.
&quot;Setelah tiba di lokasi, ternyata korban mengalami luka parah dan perlu penanganan lebih lanjut,&quot; tambahnya.

Sementara memberikan pertolongan pertama terhadap korban, lanjut Hendra, Bintara kesehatan Satgas  melaporkan kepada Danki-3 (Kapten Inf Sulaiman) bahwa korban harus mendapatkan penanganan dokter spesialis yaitu di Rumah Sakit Betun.
&quot;Sesuai prosedur, setiap pelaporan dari warga harus segera di respon pada kesempatan pertama, dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan anggota juga tentunya,&quot; tegas Hendra.
&quot;Demikian juga, jika ada kendala maka dilaporkan secara hierarkis untuk pertolongan atau tindakan lebih lanjut,&quot; tambahnya.
Terpisah, dikatakan Serda Hebron, setelah menerima laporan orang tua korban,  dirinya diperintahkan Dankinya  untuk segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit, agar segera diberikan tindakan medis.
&quot;Setelah menerima perintah, kami berempat langsung mengevakuasi korban ke  Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) di Betun dan kini korban telah mendapatkan penanganan dokter,&quot; jelas Hebron.
&quot;Semoga Sori dapat segera sembuh, serta lukanya pun pulih seperti sedia kala dan dapat segera bersekolah kembali,&quot; harapnya.

Setelah anaknya mendapatkan perawatan dokter, Andrean pun mengucapkan terima kasih  kepada anggota Pos Motamasin Satgas Yonif 741/GN, karena berkat kesigapannya memberikan pertolongan kepada anaknya.
&quot;Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang telah membantu anak kami dengan cepat dan tanggap, sekarang kondisi anak kami sudah jauh lebih baik,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
